Berita Peristiwa

Banjir Rendam Perumahan Pondok Gede Housing 1 Bekasi Usai Hujan Deras Sore Hari

700
×

Banjir Rendam Perumahan Pondok Gede Housing 1 Bekasi Usai Hujan Deras Sore Hari

Sebarkan artikel ini

Bekasi, SniperNew.id — Senin  4 Agus­tus 2025 Hujan deras yang meng­guyur wilayah Bekasi pada Senin sore (4/8) menye­babkan ban­jir di sejum­lah titik, salah sat­un­ya di kawasan Peruma­han Pon­dok Gede Hous­ing 1, yang berlokasi di Jati­ra­hayu, Keca­matan Pon­dok Melati, Kota Bekasi. Infor­masi ini dis­am­paikan oleh akun media sosial @infojawabarat melalui ung­ga­han video yang menampilkan kon­disi terki­ni kawasan terse­but.

Dalam ung­ga­han yang dipub­likasikan 43 menit lalu dan telah diton­ton lebih dari 1.300 kali, tam­pak genan­gan air cukup ting­gi meren­dam jalan uta­ma peruma­han.

Air ter­li­hat mengge­nan­gi seba­gian besar per­mukaan jalan dan hala­man rumah war­ga, bahkan mendekati pagar-pagar rumah yang bera­da di sisi jalan. Beber­a­pa dedau­nan dan sam­pah ringan tam­pak mengam­bang, menan­dakan arus air mes­ki per­la­han masih berg­er­ak.

Berikut kuti­pan lengkap dari ung­ga­han akun @infojawabarat di Threads:

Dila­porkan ter­ja­di ban­jir di kawasan Peruma­han Pon­dok Gede Hous­ing 1, Jati­ra­hayu, Pon­dok Melati, Bekasi pas­ca hujan deras yang ter­ja­di pada Senin (4/8) sore ini.

  Tanggul Jebol 150 Meter, Banjir Lahar Semeru Rendam Lahan Pertanian di Lumajang

Ung­ga­han ini juga menandai akun peng­gu­na @nengiissiti22 seba­gai pihak yang per­ta­ma kali mem­bagikan video doku­men­tasi kon­disi ban­jir di lokasi. Video berdurasi singkat itu mem­per­li­hatkan suasana peruma­han den­gan dere­tan rumah-rumah berdind­ing tem­bok dan atap gen­teng mer­ah yang seba­gian teren­dam air. Kabel-kabel listrik ter­li­hat melin­tang di udara, semen­tara genan­gan air di bawah­nya meman­tulkan bayan­gan pagar rumah dan pepo­ho­nan di sek­i­tarnya.

Ban­jir yang melan­da kawasan terse­but tam­paknya cukup meng­gang­gu aktiv­i­tas war­ga. Meskipun belum ada lapo­ran res­mi men­ge­nai kerusakan prop­er­ti atau jum­lah rumah yang ter­dampak, dari reka­man video tam­pak jelas bah­wa genan­gan telah mema­su­ki area depan rumah. Beber­a­pa kendaraan tam­pak tidak ter­li­hat, kemu­ngk­i­nan besar telah dipin­dahkan war­ga ke tem­pat yang lebih ting­gi untuk menghin­dari kerusakan.

Belum ada keteran­gan res­mi dari pihak BPBD Kota Bekasi ataupun Dinas Peker­jaan Umum dan Penang­gu­lan­gan Ben­cana setem­pat men­ge­nai kro­nolo­gi pasti dan esti­masi ket­ing­gian air. Namun, berdasarkan visu­al­isasi yang ter­li­hat, air mengge­nang sek­i­tar 20–30 cm atau set­ing­gi mata kaki hing­ga lutut orang dewasa.

Curah Hujan Ting­gi dan Buruknya Drainase Diduga Jadi Penye­bab

Hujan deras yang berlang­sung sejak sore hari memang telah menye­babkan lua­pan air di sejum­lah wilayah di Jabodetabek. Kawasan Pon­dok Melati yang dike­nal memi­li­ki sis­tem drainase yang tidak ter­lalu opti­mal ker­ap men­ja­di lang­ganan genan­gan air jika curah hujan ting­gi. Berdasarkan pan­tauan war­ga, hujan mulai meng­guyur sejak pukul 15.30 WIB dan berlang­sung hing­ga men­je­lang Maghrib.

  Begal Subuh di Depan Tamini Square: Ojol Selamat, Motor Raib

“Air mulai naik sek­i­tar jam seten­gah enam sore. Tadinya cuma selokan yang penuh, lalu tiba-tiba air melu­ber ke jalan. Gak lama udah set­ing­gi betis,” ujar salah satu war­ga yang turut menga­mati situ­asi, namun eng­gan dise­butkan namanya.

Respons War­ga dan Media Sosial

Dalam ung­ga­han video yang viral terse­but, sejum­lah war­ganet turut menyuarakan kekhawati­ran mere­ka terkait kon­disi ban­jir yang ker­ap beru­lang seti­ap musim hujan. Beber­a­pa komen­tar menyayangkan lam­ban­nya penan­ganan salu­ran air, semen­tara lain­nya mem­inta pemer­in­tah daer­ah agar segera turun tan­gan dan mem­per­bai­ki sis­tem drainase di wilayah pemuki­man padat terse­but.

Mes­ki hujan telah reda saat beri­ta ini dit­ulis, genan­gan air belum sepenuh­nya surut. Sejum­lah war­ga mulai ber­ja­ga-jaga untuk men­gan­tisi­pasi poten­si hujan susu­lan pada malam hari yang dap­at mem­per­parah kon­disi ban­jir.

Imbauan dan Hara­pan

War­ga Pon­dok Gede Hous­ing 1 berharap adanya tin­dakan cepat dari aparat terkait. Selain pem­ber­si­han salu­ran air, pemasan­gan pom­pa porta­bel atau pem­bu­atan kolam resapan men­ja­di kebu­tuhan mende­sak agar keja­di­an seru­pa tidak teru­lang. Beber­a­pa war­ga bahkan menyam­paikan kekhawati­ran bah­wa ban­jir ini bisa men­ja­di pemicu gang­guan kese­hatan, teruta­ma bagi anak-anak dan lan­sia yang lebih rentan.

  Banjir Rendam MTs Al Masthuriyah Sukabumi, Ruang Kelas dan Laboratorium Rusak

“Kami minta per­ha­t­ian dari Pemkot Bekasi dan pihak kelu­ra­han. Ini bukan per­ta­ma kali, dan kami lelah harus sia­ga terus tiap hujan deras,” ujar seo­rang ibu rumah tang­ga sam­bil menun­jukkan kon­disi air di depan rumah­nya yang masih set­ing­gi mata kaki.

Penut­up

Peri­s­ti­wa ban­jir yang melan­da Pon­dok Gede Hous­ing 1 pada Senin sore ini men­ja­di pengin­gat bah­wa sis­tem tata kelo­la lingkun­gan perko­taan, khusus­nya man­a­je­men air hujan dan drainase, harus men­ja­di pri­or­i­tas uta­ma. Ter­lebih wilayah Bekasi meru­pakan daer­ah penyang­ga ibu kota yang semakin padat dan kom­pleks per­masala­han infra­struk­turnya.

Masyarakat diim­bau untuk tetap was­pa­da ter­hadap poten­si ban­jir susu­lan, men­ja­ga keber­si­han lingkun­gan den­gan tidak mem­buang sam­pah ke salu­ran air, dan mela­porkan kon­disi daru­rat ke pihak berwe­nang melalui layanan cepat tang­gap yang terse­dia di wilayah Kota Bekasi.

Penulis: (Dar)
Sum­ber: Threads @infojawabarat | Kon­trib­u­tor war­ga: @nengiissiti22
Video: Doku­men­tasi war­ga
Keteran­gan video: Ban­jir meren­dam jalan dan hala­man rumah di Pon­dok Gede Hous­ing 1, Bekasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *