Tebing Tinggi – Snipernew.id
Hujan deras yang tak kunjung reda selama tiga hari terakhir kembali memicu banjir besar di Kota Tebing Tinggi. Sedikitnya lima kecamatan terendam air, dengan kondisi paling memprihatinkan terjadi di Lingkungan Paya Kapar, Kelurahan Teluk Karang, Kecamatan Bajenis.
Banjir mulai meninggi pada Kamis malam (27/11/2025) sekitar pukul 19.00 WIB, merendam puluhan rumah warga yang bermukim di kawasan tangkahan pasir dekat Titik Gantung Payakapar. Tingginya debit air sungai menyebabkan luapan cepat, membuat warga tidak lagi dapat bertahan di rumah mereka.
Warga yang terdampak menyampaikan bahwa hingga berita ini diterbitkan, belum ada bantuan darurat maupun pendirian posko dari pihak pemerintah, baik dari Kelurahan Teluk Karang maupun perangkat lingkungan (Kepling).
Kondisi tanpa bantuan ini berlangsung sejak banjir mulai meningkat pada Kamis malam hingga Jumat dini hari, dan warga masih terus menunggu kehadiran aparatur setempat.
Wilayah yang paling terdampak adalah Lingkungan Paya Kapar, Kelurahan Teluk Karang, Kecamatan Bajenis, yang selama ini dikenal berada dekat bantaran sungai dan rawan banjir.
Minimnya respon pemerintah membuat warga semakin panik karena air terus naik dan mengancam keselamatan. Salah seorang warga menuturkan bahwa saat dikonfirmasi terkait absennya petugas, pihak kelurahan menyampaikan lurah sedang sakit dan akan meneruskan informasi kepada Kepling. Namun hingga saat ini, belum ada tindak lanjut nyata di lapangan.
Warga terpaksa mengamankan barang seadanya dan mencari tempat lebih tinggi sambil berharap pemerintah segera mendirikan posko pengungsian. Mereka menegaskan bahwa kondisi saat ini tidak memungkinkan untuk tetap tinggal di rumah masing-masing karena ketinggian air terus bertambah.
“Air sudah masuk sampai ruang tengah, kami tidak bisa lagi tinggal di dalam rumah. Kami mohon posko segera didirikan,” ujar salah satu warga Paya Kapar.
Hingga berita ini ditayangkan, belum terlihat upaya penanganan baik dari kelurahan, kecamatan, maupun perangkat lingkungan. Warga berharap pemerintah bergerak cepat karena situasi banjir diprediksi masih berlanjut bila hujan tidak mereda.
BT












