Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Peristiwa

Anak Perempuan Hilang di Kawasan TPU Simpang Lebong, Warga Gelar Pencarian Hingga Larut Malam

157
×

Anak Perempuan Hilang di Kawasan TPU Simpang Lebong, Warga Gelar Pencarian Hingga Larut Malam

Sebarkan artikel ini

Pekan­baru, SniperNew.id – Seo­rang anak perem­puan berna­ma Siti (12 tahun) dila­porkan hilang di kawasan Tem­pat Pemaka­man Umum (TPU) Sim­pang Lebong, yang bera­da tidak jauh dari kom­pleks SMKN 4, pada Rabu malam (20/8/2025). Hing­ga lewat pukul 01.00 WIB dini hari, masyarakat sek­i­tar masih melakukan pen­car­i­an di lokasi terse­but.

Menu­rut keteran­gan sejum­lah sak­si mata, Siti ter­akhir kali ter­li­hat bera­da di area pemaka­man, tepat­nya di bawah sebuah pohon beringin besar. Infor­masi ini kemu­di­an memicu per­ha­t­ian masyarakat setem­pat, sehing­ga puluhan war­ga berbon­dong-bon­dong ke lokasi untuk mem­ban­tu upaya pen­car­i­an.

Salah seo­rang tokoh masyarakat, Azuar, men­gungkap­kan bah­wa war­ga sem­pat men­duga hilangnya Siti berkai­tan den­gan hal-hal gaib. Menu­rut­nya, ada keyak­i­nan lokal yang berkem­bang bah­wa anak terse­but kemu­ngk­i­nan “dis­em­bun­yikan” oleh makhluk halus di sek­i­tar pohon beringin terse­but.

“Beber­a­pa war­ga meli­hat Siti bera­da di bawah beringin, tapi sete­lah dicari, ia tidak ada lagi. Banyak yang meyaki­ni anak itu mungkin ditu­tupi makhluk halus,” ujar Azuar keti­ka dim­intai keteran­gan di lokasi.

  Kesalahpahaman Evakuasi Banjir Picu Keributan Soal ‘Angka

Mes­ki begi­tu, Azuar mene­gaskan bah­wa dugaan terse­but masih sebatas keper­cayaan masyarakat. Ia mem­inta agar semua pihak tetap mengede­pankan ikhtiar nya­ta, yakni melakukan pen­car­i­an secara menyelu­ruh ser­ta berko­or­di­nasi den­gan pihak kelu­ar­ga dan aparat berwe­nang.

Pan­tauan di lapan­gan, puluhan masyarakat, baik pemu­da maupun orang tua, ter­li­bat dalam pen­car­i­an yang berlang­sung hing­ga ten­gah malam. Sejum­lah war­ga meng­gu­nakan sen­ter, obor, ser­ta alat pen­eran­gan seadanya untuk meny­isir area pemaka­man.

Suasana pen­car­i­an berlang­sung penuh kepri­hati­nan, namun juga diwar­nai kekhawati­ran. Beber­a­pa war­ga tam­pak mem­ba­ca doa dan ayat-ayat suci di sek­i­tar lokasi, den­gan hara­pan Siti segera dite­mukan dalam keadaan sela­mat.

Selain di sek­i­tar pohon beringin, pen­car­i­an juga dilakukan ke sejum­lah sudut pemaka­man, jalan seta­pak, hing­ga area kebun war­ga yang berdekatan. Upaya pen­car­i­an diper­lu­as agar tidak hanya ter­fokus pada dugaan supranat­ur­al, tetapi juga kemu­ngk­i­nan bah­wa anak terse­but ters­esat atau per­gi ke tem­pat lain.

Kelu­ar­ga Siti yang dite­mui di rumah­nya men­gaku san­gat cemas atas hilangnya putri mere­ka. Orang tua kor­ban berharap agar masyarakat terus mem­ban­tu, dan mem­inta agar sia­pa pun yang memi­li­ki infor­masi men­ge­nai keber­adaan Siti segera mela­por.

“Kami mohon doanya agar anak kami cepat dite­mukan. Kami juga san­gat berharap kalau ada war­ga yang meli­hat Siti, segera menghubun­gi pihak kelu­ar­ga atau aparat,” ungkap salah seo­rang anggota kelu­ar­ga den­gan suara berge­tar.

  Kecelakaan Cimahi Tewaskan Pengendara Motor Pagi Hari

Hing­ga beri­ta ini ditu­runk­an, pihak kepolisian dise­but sudah mener­i­ma lapo­ran men­ge­nai hilangnya anak terse­but. Aparat masih melakukan koor­di­nasi den­gan pihak kelu­ar­ga ser­ta tokoh masyarakat guna mem­per­lu­as upaya pen­car­i­an.

Sejum­lah anggota kepolisian bersama relawan masyarakat akan melan­jutkan peny­isir­an di sek­i­tar lokasi, ter­ma­suk kemu­ngk­i­nan menger­ahkan ban­tu­an tam­ba­han dari tim SAR atau aparat setem­pat jika diper­lukan.

Pihak kepolisian juga mem­inta masyarakat agar tidak menye­barkan infor­masi yang belum ter­ver­i­fikasi di media sosial, teruta­ma terkait dugaan-dugaan mist­is yang bisa mem­perkeruh suasana. Fokus uta­ma saat ini adalah memas­tikan kese­la­matan anak yang hilang.

Hilangnya Siti di kawasan pemaka­man memang menim­bulkan berba­gai speku­lasi di kalan­gan war­ga. Ceri­ta ten­tang “makhluk halus” yang diper­caya men­di­a­mi pohon besar di area pemaka­man sudah lama beredar di masyarakat setem­pat.

Kendati demikian, sejum­lah tokoh aga­ma dan masyarakat mene­gaskan agar war­ga tidak larut dalam isu-isu mist­is sema­ta. Menu­rut mere­ka, pen­car­i­an tetap harus dilakukan den­gan cara-cara nya­ta, sam­bil tetap berdoa dan mem­o­hon per­lin­dun­gan Tuhan.

“Kalau pun ada yang per­caya pada hal gaib, itu sah-sah saja. Tapi yang lebih pent­ing adalah usa­ha nya­ta. Kita harus fokus men­cari bersama, agar anak itu cepat dite­mukan,” kata seo­rang tokoh aga­ma setem­pat.

Infor­masi hilangnya Siti juga ramai dibicarakan di berba­gai plat­form media sosial, sete­lah akun lokal “Tre­ands Man­aberi­ta” men­gung­gah kabar terse­but. Ung­ga­han itu men­u­ai ribuan komen­tar dari war­ganet yang seba­gian besar menyam­paikan doa dan dukun­gan moral.

  Puluhan Warga Terjebak di Puncak Hutanabolon Akibat Longsor 

Seba­gian war­ganet juga mengin­gatkan agar masyarakat tetap berhati-hati dan tidak mudah ter­makan isu yang belum ten­tu benar. “Semoga cepat kete­mu. Jan­gan ter­lalu per­caya hal-hal gaib, tetap fokus usa­ha di lapan­gan,” tulis salah satu peng­gu­na media sosial.

Kasus hilangnya anak di area pemaka­man ini men­ja­di per­ha­t­ian serius masyarakat. Selain menim­bulkan kepedu­lian, peri­s­ti­wa terse­but juga men­ja­di pengin­gat pent­ingnya pen­gawasan ter­hadap anak-anak, teruta­ma di area-area rawan yang sepi dan berpoten­si berba­haya.

Masyarakat berharap agar Siti segera dite­mukan dalam keadaan sela­mat, dan peri­s­ti­wa ini bisa men­ja­di pela­jaran berhar­ga bagi semua pihak. Baik kelu­ar­ga, masyarakat, maupun aparat berkomit­men untuk melan­jutkan pen­car­i­an hing­ga ada kepas­t­ian men­ge­nai keber­adaan Siti.

“Kami semua berharap Siti kem­bali den­gan sela­mat. Semoga pen­car­i­an ini mem­buahkan hasil secepat­nya,” tutur salah seo­rang war­ga yang turut ser­ta di lokasi pen­car­i­an.

Hing­ga Kamis dini hari (21/8/2025), pros­es pen­car­i­an masih terus dilakukan. Belum ada keteran­gan res­mi ter­baru dari pihak kepolisian men­ge­nai perkem­ban­gan lebih lan­jut. War­ga diim­bau tetap ten­ang, tidak menye­barkan hoaks, dan men­dukung upaya pen­car­i­an agar Siti segera dite­mukan.

Edi­tor: (Ahmad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *