Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Terupdate

Advokat Dihalangi Temui Kliennya di LP Binjai, Dugaan Pelanggaran Hak Pendampingan Hukum Mencuat

133
×

Advokat Dihalangi Temui Kliennya di LP Binjai, Dugaan Pelanggaran Hak Pendampingan Hukum Mencuat

Sebarkan artikel ini

Bin­jai //snipernew.id

Insi­d­en yang men­coreng prin­sip kead­i­lan ter­ja­di di Lem­ba­ga Pemasyarakatan (LP) Kelas II Bin­jai. Seo­rang Advokat atas nama Sul­toni Hasi­buan SH, yang ter­gabung di Kan­tor Hukum Bash & Part­ner, men­gala­mi peng­ha­lan­gan oleh oknum petu­gas lapas saat hen­dak men­e­mui kli­en­nya untuk kepentin­gan hukum.

Keja­di­an ini son­tak memicu keca­man dari berba­gai kalan­gan, mengin­gat hak pen­dampin­gan hukum meru­pakan bagian fun­da­men­tal dari sis­tem peradi­lan yang adil dan dijamin oleh Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), Rabu.(26/3/2025)

  Peletakan batu pertama untuk pembangunan gerbang gapura Masjid Fatimah yang dilakukan oleh Ketua BKM Masjid Fatimah, Dr. Shakholid Nasution MA

Peri­s­ti­wa yang san­gat dis­esalkan ini ter­hadap Advokat Sul­toni Hasi­buan SH, dike­tahui saat ingin datang ke LP Bin­jai untuk berko­mu­nikasi den­gan kli­en­nya.

Namun anehnya, ia jus­tru dito­lak den­gan alasan bah­wa wak­tu kun­jun­gan telah berakhir. Advokat terse­but kemu­di­an men­je­laskan bah­wa ia bukan sekadar pen­gun­jung biasa, melainkan memi­li­ki hak kon­sti­tu­sion­al untuk berte­mu den­gan kli­en­nya kapan saja demi kepentin­gan pem­be­laan hukum.

“Saya datang bukan seba­gai pen­gun­jung biasa, tetapi seba­gai penasi­hat hukum yang memi­li­ki hak untuk berte­mu den­gan klien saya sesuai KUHAP. Ini bukan hanya hak saya, tetapi juga hak klien yang harus men­da­p­atkan pem­be­laan yang layak”, tegas­nya.

  Sekretaris Daerah Ir. Hasan Heri Rambe menghadiri Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Bhayangkara tingkat Kabupaten Labuhanbatu 

Namun, perny­ataan terse­but dia­baikan oleh petu­gas LP yang jus­tru bersikap aro­gan dan menut­up pin­tu secara sepi­hak. Merasa haknya diha­lan­gi, Sul­toni Hasi­buan beru­paya men­gadukan keja­di­an ini kepa­da atasan petu­gas LP Bin­jai, namun tidak men­da­p­atkan tang­ga­pan.

Pelang­garan Hak dan Sorotan Pub­lik.

Tin­dakan peng­ha­lan­gan ini men­da­p­at reak­si keras dari kalan­gan advokat dan pemer­hati hukum, Pasal 70 KUHAP den­gan tegas meny­atakan bah­wa penasi­hat hukum berhak berte­mu den­gan kli­en­nya “Seti­ap Wak­tu” guna kepentin­gan pem­be­laan.

Peng­ha­lan­gan ini dini­lai seba­gai pelang­garan serius ter­hadap prin­sip “due process of law” dan hak asasi manu­sia.

“Tin­dakan ini tidak hanya menced­erai hak advokat, tetapi juga meng­ham­bat hak seti­ap war­ga negara, ter­ma­suk para tahanan, untuk men­da­p­atkan pem­be­laan hukum yang adil,” ujar seo­rang advokat senior yang ikut meny­oroti kasus ini.

  HUT Bhayangkara Ke-78, Polres Banyuasin Bedah Rumah Warga Desa Durian Daun  Banyuasin

Pihaknya kini mende­sak Kementer­ian Imi­grasi dan Pemasyarakatan Wilayah Provin­si Sumat­era Utara untuk turun tan­gan dan menin­dak tegas oknum petu­gas LP Bin­jai yang meng­ha­lan­gi tugas advokat. Selain itu, mere­ka juga mem­inta agar keja­di­an seru­pa tidak kem­bali ter­ja­di di insti­tusi pemasyarakatan lain­nya di Indone­sia.

Hing­ga beri­ta ini diter­bitkan, belum ada perny­ataan res­mi dari pihak LP Bin­jai terkait insi­d­en ini. Namun, kasus ini telah men­ja­di sorotan pub­lik dan dihara­p­kan dap­at men­ja­di momen­tum bagi per­baikan sis­tem hukum di Indone­sia, agar seti­ap war­ga negara tetap men­da­p­atkan hak-haknya tan­pa terkecuali.(Red/Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *