Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Terupdate

Ada Tumpukan Sampah Banyak di Jl. Karya IV Desa Tanah Merah Kec. Siak Hulu Kab. Kampar.

240
×

Ada Tumpukan Sampah Banyak di Jl. Karya IV Desa Tanah Merah Kec. Siak Hulu Kab. Kampar.

Sebarkan artikel ini

Kam­par (Siak hulu),SniperNew.id–Perkembangan wilayah Kota­madya Pekan­baru pen­garuhi wilayah Kabu­pat­en Kam­par Khusus­nya wilayah Desa Tanah Mer­ah Keca­matan Siak Hulu. Pen­garuh yang dimak­sud ialah perkem­ban­gan Hun­ian masyarakat yang migrasi dari kota­madya Pekan­baru, dan men­di­a­mi daer­ah peruma­han-peruma­han yang ada di wilayah Desa Tanah mer­ah

Buat jadi sorotan, ter­li­hat tumpukan sam­pah di ping­gir jalan tepat diger­bang masuk sim­pang empat Jl. Karya IV Samp­ing pabrik Gas Elpi­ji Desa Tanah Mer­ah Keca­matan Siak Hulu, Jumat (19/07/2024).

Barangkali, diduga aki­bat pem­biaran oleh perangkat pemer­in­tah Desa Tanah Mer­ah. Ter­buk­ti adanya tumpukan Sam­pah tak ter­tan­gani dalam tem­po wak­tu lama  di jalan Karya IV  hilir mudik warga,dan masyarakat umum.

Jika, perangkat Pemer­in­tah Desa melak­sanakan tupok­si penan­gan melalui RT,RW,dan Badan Usa­ha Desa (BUMDES) keja­di­an buk­it tumpukan sam­pah bakalan tak akan ter­ja­di.

Tumpukan sam­pah dalam wak­tu lama akan tim­bulkan bau busuk menyen­gat bagi peng­gu­na jalan,dan war­ga yang bermukim di sek­i­tar tumpukan sam­pah, aki­bat yang di tim­bulkan bau busuk menyen­gat itu dap­at pen­garuhi Kese­hatan, pence­maran udara, lingkun­gan, dan kein­da­han. Peri­s­ti­wa tumpukan sam­pah  yang ter­ja­di itu harus segera di tan­gani, agar tak pen­garuhi banyak Aspek.

Terkait keber­adaan tumpukan sam­pah busuk yg ter­ja­di terse­but, awak media lakukan pen­in­jauan, ser­ta temui, dan kon­fir­masi kepa­da Kadus yang mana beli­au ter­ma­suk perangkat pemer­in­tah Desa Tanah mer­ah.

“Men­ge­nai tumpukan sam­pah yang ter­ja­di bukan wilayah saya, sebab wilayah tumpukan sam­pah ter­ja­di saat ini di wilayah Kadus IV Desa Tanah Mer­ah, Catur Rah­man yang dap­at men­je­laskan, masalah  tumpukan sam­pah  itu bisa ter­ja­di, sebab peri­s­ti­wa terse­but diwilayah­nya,” terangnya.

Selan­jut­nya, awak media coba lakukan kon­fir­masi lan­jut ke Catur Rahman,beliau tak beri respon. Begi­tu juga kepa­da Rukun War­ga ( RW), Bus­ro sama hal­nya.

Sebelum­nya, awak media telah temui war­ga berin­isial St (50), untuk mem­per­oleh keteran­gan lan­jut.

“Saya seba­gai war­ga ting­gal di dekat tumpukan sam­pah terse­but, merasa tidak nya­man, aki­bat bau yang ditim­bulkan. Apa lagi hujan datang, genan­gan air hujan dari tumpukan sam­pah tak dap­at men­galir ke selokan, sehing­ga air terse­but men­galir kejalan aspal, lalu mengge­nan­gi jalan, dan ke hala­man rumah saya. Tau sendiri kan, jika air genan­gan dari tumpukan sam­pah bau busuknya kagak ketu­lun­gan! Apa lagi, jika seti­ap pagi mau berangkat ker­ja, Saya wajib men­ci­um uap busuk di tim­bulkan oleh adanya tumpukan sam­pah di ping­gir jalan itu. Saya merasa her­an men­ga­pa bisa ter­ja­di demikian? semen­tara Di desa tanah mer­ah mili­ki BUMDES yang bisa tan­gani masalah sam­pah, juga ada kuti­pan iuran sam­pah bagi war­ga masyarakat Desa tanah mer­ah,” tutupnya.(Achir)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *