Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Daerah

Ketua FPII Lampung Desak Transparansi Program PIP di Pesawaran

321
×

Ketua FPII Lampung Desak Transparansi Program PIP di Pesawaran

Sebarkan artikel ini

Pesawaran, SniperNew.id —  Ket­ua Sekre­tari­at Wilayah Forum Pers Inde­pen­dent Indone­sia (FPII) Provin­si Lam­pung, Sufiyawan, angkat bicara men­ge­nai pelak­sanaan Pro­gram Indone­sia Pin­tar (PIP) di Desa Mar­go­da­di, Keca­matan Way Lima, Kabu­pat­en Pesawaran. Pro­gram ban­tu­an pen­didikan dari pemer­in­tah pusat terse­but seharus­nya men­ja­di penopang bagi siswa dari kelu­ar­ga kurang mam­pu, Sab­tu (08/11/2025).

  *ILMU TOPAN GINTING MENGALIR KE PUPR KOTA PEMATANGSIANTAR, PAKET JALAN DI DUGA DI PLOT UNTUK 3 OKNUM DEWAN*

Sufiyawan mene­gaskan pent­ingnya transparan­si dan akunt­abil­i­tas dalam men­jalankan seti­ap pro­gram pemer­in­tah, ter­ma­suk PIP. Ia menekankan bah­wa ban­tu­an terse­but harus diter­i­ma secara utuh oleh siswa yang berhak tan­pa poton­gan atau inter­ven­si dari pihak mana pun.

“Kita semua sep­a­kat bah­wa pen­didikan adalah hak dasar war­ga negara. Kare­na itu, bila ada dugaan peny­im­pan­gan dalam penyalu­ran dana PIP, maka patut dik­lar­i­fikasi,” ujar Sufiyawan, Jumat (8/11/2025).

Lebih lan­jut, ia meni­lai media memi­li­ki per­an pent­ing dalam men­gawasi kebi­jakan pub­lik agar tetap berpi­hak pada masyarakat. “Jan­gan ada pihak yang merasa ter­gang­gu den­gan pem­ber­i­taan. Jus­tru den­gan adanya sorotan media, per­soalan bisa cepat dike­tahui dan diper­bai­ki,” tegas­nya.

  Polisi Tangkap IH Dan BB 204,09 Gram Sabu

Sufiyawan juga mengin­gatkan agar tidak ada pihak yang meng­ha­lan­gi tugas wartawan di lapan­gan. Menu­rut­nya, jur­nalis memi­li­ki per­lin­dun­gan hukum berdasarkan Undang-Undang Pers. “Kalau ada yang merasa dirugikan den­gan pem­ber­i­taan, silakan gunakan hak jawab, bukan den­gan intim­i­dasi,” tam­bah­nya.

Ia mem­inta agar seko­lah dan perangkat desa bersikap ter­bu­ka ter­hadap pen­gelo­laan data pener­i­ma ban­tu­an. Seti­ap ben­tuk pung­utan atau pemo­ton­gan dana pen­didikan, katanya, meru­pakan pelang­garan serius yang berim­p­likasi hukum.

  GR Riau Gelar Rakorwil Perdana, Target Dua Bulan Menuju Partai

“Kalau ada pihak yang bermain-main den­gan dana ban­tu­an, jelas itu menyalahi atu­ran dan harus dipros­es sesuai hukum. PIP adalah ban­tu­an lang­sung untuk siswa,” ujarnya.

FPII Lam­pung, lan­jut Sufiyawan, akan terus meman­tau per­soalan di Desa Mar­go­da­di dan memas­tikan para jur­nalis di daer­ah tetap pro­fe­sion­al ser­ta berim­bang dalam men­jalankan tugas­nya.

Ia juga berharap Dinas Pen­didikan Kabu­pat­en Pesawaran segera melakukan eval­u­asi ter­hadap pelak­sanaan PIP. “Keter­bukaan infor­masi adalah kun­ci agar masyarakat tidak salah paham. Semua pihak harus duduk bersama men­cari solusi ter­baik demi kema­juan pen­didikan di Pesawaran,” tutup­nya.

(Penulis: Sufiyawan/Iskandar)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *