Berita Investigasi

Diduga Proyek Siluman Balai Besar?, Kegiatan Normalisasi Sungai Pisang Desa Palas Pasemah Lam-Sel Dipertanyakan!

1030
×

Diduga Proyek Siluman Balai Besar?, Kegiatan Normalisasi Sungai Pisang Desa Palas Pasemah Lam-Sel Dipertanyakan!

Sebarkan artikel ini
Foto: pelaksanaan proyek normalisasi Sungai Pisang di Desa Palas Pasemah, Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung selatan (Lamsel), Doc photo: (Tiem Investigasi awak media), Jumat 02 Agustus 2024.

Lampung Selatan, SniperNew.id – Diduga ada pelaksanaan proyek normalisasi Sungai Pisang di Desa Palas Pasemah, Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung selatan (Lamsel) adalah salah satu proyek “Balai Besar” yang kini masih dalam pelaksanaan diduga “Proyek Siluman” yang menunjukkan tak jelas dari mana sumber dananya, Jumat (03/08/2024).

Pada sudut pandang tim awak media kegiatan, Tampak unit alat berat (exsa) yang lagi melakukan pengerukan lempung di saluran Sungai Pisang, saat itu tak terlihat ada papan informasi kegiatan yang terpasang di seputaran lokasi kegiatan tersebut.

Secara langsung, Ujang Sanjaya salah satu Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bertugas di UPTD PKB Kecamatan Palas Way Panji menjelaskan, yang bahwasanya, ia mengakui, hanya sebagai pendamping oprator yang ditugaskan oleh Pak Puji untuk mendampingi oprator bekerja saja.

  Jalan Rusak Tak Kunjung Tuntas, Warga Sukoharjo–Pringsewu Minta Pemerintah Turun Lapangan, Bukan Sekadar Terima Laporan

“Saya hanya mendampingi oprator, ditugaskan oleh pak Puji,” singkatnya, saat dikonfirmasi awak tim media, pada Jumat 02 Agustus 2924.

“Mengenai papan informaai kegiatan proyek memang dari pertama kegiatan normalisasi ini dimulai satau saya tidak ada.

“Soal papan proyek, setau saya tidak ada masalah. Mengenai panjang pekerjan, berapa nilai peroyek, waktu pekerjan, dan kedalaman galianya saya terus terang, saya agak kurang paham.” kata Ujang Sanjaya kepada teim media saat disinggung soal volume, standarisasi kelalaman dan besaran pagu kegiatan.

Masih dikatakan, Ujang Sanjaya mengenai pengawas (Puji) pengawas proyek ini, selama kerjaan dimulai bekerja disini belum pernah kelokasi. Cuma pernah sekali ada orang kepercayan-nya yang bernama “Rahmat” itu yang datang ke lokasi.” Jelas Ujang.

  Kegiatan Presevasi Jalan dan Jembatan Nanga Tayap-Sungai Kelik-Siduk-Ketapang Diduga Masuk Angin

Ditempat yang sama, Ujang Sanjaya Lebih lanjut menjelaskan, memgenai untuk keaman disiang dan malam, setra minyak itu satu.

“Soal keamanan, siang dan malam serta minyak itu sudah diserahkan ke Deda. Kalau masalah untuk kordinasi atau tembus ke UPTD PU Kecamatan Way Panji itu sudah duluan pertama mau kerja, pak Puji pernah ke kantor, cuma untuk jelasnya saya kagak paham.” imbuhnya Ujang.

Mengenai kegiatan normalisasi irigasi untuk di Kecamatan Palas, Setau saya ada Tiga (3) titik pekerjan.

  Renovasi Terminal Bandar Udara Rahadi Oesman Ketapang 2024 Diduga Mangkrak

“Yang pertama itu ada di Desa Bandan Hurip. Selesai dikerjakan, kurang dengan waktu Tiga (3) Puluh (30)hari lebih. Titik ke Dua (2) itu di Desa Palas Aji, selesai dikerjakan lebih dari Empat Puluh (40) hari. dan Titik ke Tiga (3) di Desa Palas Pasemah.” tukad Ujang Sanja mengahiri.

Secara analisa keras dugaan salahsatu PNS dari UPTD PKB Kecamatan Palas Way Puji tersebut adalah salah satu pengawas dari Balai Besar yang enggan memberikan keterbukaan informasi, Dangan itu ia menyamar sebagai pendamping oprator. “Benarkan ini adalah Proyek Balai Besar”…?.

Laporan: (Tiem/Suf)

Editor: (A. Abdullah.R)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *