Lampung, SnipeNew.id – Sebanyak 2.500 Ulubalang Lampung telah dikerahkan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Angkatan Muda Badik Lampung (AMBL) untuk menghadapi dugaan aksi premanisme di Universitas Malahayati, Bandar Lampung.
Para Ulubalang yang datang berasal dari berbagai kabupaten di Provinsi Lampung, termasuk DPD AMBL Bandar Lampung, Lampung Selatan, Lampung Tengah, dan Lampung Timur.
Setelah mendapat komando dari Ketua Umum AMBL, pasukan bergerak menuju lokasi kejadian dan bersiaga di Bakauheni. Sebagian dari mereka telah mencapai Sidomulyo, Lampung Selatan. Namun, mereka terlambat sekitar 30 menit karena rombongan yang diduga preman telah lebih dahulu meninggalkan lokasi dengan pengawalan kepolisian.
Ketua Umum DPP AMBL menegaskan bahwa pihaknya tidak akan membiarkan adanya kekacauan di tanah adat Suku Lampung.
“Ini Bumi Lampung, jangan membuat kegaduhan dan kekacauan di tanah hak ulayat adat kami. Bumi Lampung ini ada pemilik dan penghuninya. Jangan sampai terulang kembali bila tidak ingin dihancurkan,” ujarnya tegas.
Ia juga menegaskan komitmen Ulubalang Lampung dalam menjaga martabat Suku Lampung.
“Kami, Ulubalang Lampung, siap menjaga kehormatan dan martabat Suku Lampung. Kami tidak pernah mengganggu orang lain, tetapi jika kami diganggu, maka akibatnya akan kalian lihat sendiri. Kami Suku Lampung sudah biasa sepagasan atau setujahan dengan badik jika kehormatan kami diganggu,” katanya dengan penuh ketegasan.
DPP AMBL berharap kejadian ini menjadi peringatan agar tidak ada pihak yang berani mengusik ketertiban dan keamanan di wilayah Lampung.
–SUFIYAWAN-













