Jakarta, SniperNew.id – Sebuah pesan mencurigakan yang mengatasnamakan “adik perempuan” tengah ramai beredar di platform media sosial seperti X (Twitter), WhatsApp, dan Facebook. Pesan ini dikirimkan oleh akun @Usepo463 dan diduga kuat merupakan modus penipuan yang bertujuan untuk menjebak korban agar mengakses tautan mencurigakan dan menyerahkan informasi pribadi, Kamis 12 Juni 2025.
Pesan tersebut berbunyi:
“Hi, Brother Senny, it’s your sister Lisa. I still can’t accept my husband’s sudden passing. It will take me some time to handle everything in the U.S. There’s something I’d like to ask you for help with. You know that my husband has been investing in stocks and cryptocurrencies all his life. I saw the accounts on his phone, but I don’t know how to withdraw the funds. I searched his phone but couldn’t find the withdrawal password. You know more about this and you hold cryptocurrencies. You’re the only person I trust. Please help me figure out how to withdraw the funds, because I don’t have time and I don’t understand. Please help me. I’ll send you the account information received on his phone! Contact me on WhatsApp if there’s any progress!”
Dalam pesan tersebut, pelaku menyertakan data akun, kata sandi, dan tautan ke situs kripto palsu:
Akun: jack9971
Password: jack1799
Website Kripto: https://t.co/A4TQS9LN0o
Pelaku juga menyarankan agar informasi ini tidak dibagikan ke siapa pun, sebuah ciri khas dari modus penipuan siber.
Akun yang teridentifikasi menyebarkan pesan ini adalah @Usepo463 di platform X (dulu Twitter). Identitas asli pelaku masih dalam penelusuran pihak terkait.
Pesan ini mulai beredar secara masif sejak awal Juni 2025 dan telah dilaporkan oleh beberapa pengguna yang menerima pesan serupa di aplikasi perpesanan pribadi maupun publik.
Modus ini tersebar luas di media sosial populer seperti X, WhatsApp, Facebook, dan Instagram, dengan pola yang sama: mengaku sebagai anggota keluarga yang sedang kesulitan dan meminta bantuan terkait mata uang kripto.
Pesan ini memiliki ciri umum dari phishing scam: Cerita emosional untuk menggugah simpati korban. Tautan mencurigakan menuju situs palsu. Permintaan untuk tidak membagikan informasi ke siapa pun. Meminta akses terhadap akun atau informasi pribadi.
Tujuannya diduga untuk mengelabui korban agar mengakses situs palsu, lalu mencuri data pribadi, keuangan, atau melakukan serangan siber lanjutan.
Masyarakat diminta untuk:
1. Tidak mudah percaya dengan pesan dari akun yang tidak dikenal, meskipun mengaku sebagai keluarga.
2. Tidak mengakses tautan mencurigakan atau membagikan informasi akun pribadi.
3. Laporkan akun penyebar pesan ke pihak platform terkait.
4. Aktifkan fitur keamanan ganda (two-factor authentication) untuk melindungi akun media sosial.
5. Verifikasi langsung ke pihak keluarga jika menerima pesan serupa.
Imbauan Resmi: Tim Keamanan Siber dan Komunikasi Digital mengimbau kepada seluruh netizen di Indonesia:
“Jika Anda menerima pesan dengan pola serupa, jangan langsung percaya, terutama jika menyangkut uang atau akun kripto. Verifikasi kebenarannya dan segera laporkan ke pihak berwenang.”
Ingin pasang iklan kirim ke Email: [email protected]
Reporter: [abb]
Editor: [isk]













