Berita Peristiwa

Wanita di Makassar Jadi Korban Busur Panah Misterius

593
×

Wanita di Makassar Jadi Korban Busur Panah Misterius

Sebarkan artikel ini

Makas­sar, SniperNew.id – Seo­rang wani­ta muda di Makas­sar men­ja­di kor­ban seran­gan busur panah oleh pelaku tak dike­nal, insi­d­en yang menge­jutkan war­ga sek­i­tar Jl. Lem­bo, Makas­sar, Sulawe­si Sela­tan. Peri­s­ti­wa ini ter­ja­di pada Senin malam, 22 Sep­tem­ber 2025, dan den­gan cepat menye­bar luas di media sosial sete­lah akun volunteer.netizen mem­bagikan ung­ga­han video dan keteran­gan terkait keja­di­an terse­but.

Menu­rut keteran­gan yang beredar, peri­s­ti­wa ter­ja­di keti­ka kor­ban hen­dak mem­be­li bak­so di sek­i­tar Jl. Lem­bo. Tan­pa disang­ka, sebuah anak panah dari busur mele­sat dan menan­cap di leher bagian belakang kor­ban. Keja­di­an itu son­tak mem­bu­at war­ga sek­i­tar panik. Video yang diung­gah ke media sosial menun­jukkan kor­ban dalam kon­disi his­teris, memegan­gi lehernya den­gan wajah mena­han sak­it dan ketaku­tan.

Ung­ga­han volunteer.netizen menuliskan:
“🔥VIRAL! SEROANG WANITA JADI KORBAN BUSUR PANAH DARI ORANG TAK DIKENAL!? 😱 Seo­rang wani­ta muda di Jl Lem­bo, Makas­sar terke­na anak panah busur saat hen­dak beli bak­so. 😲 Keja­di­an ini berlang­sung Senin malam (22/9/2025) dan lang­sung bikin war­ga sek­i­tar heboh. Kor­ban yang masih sem­pat merekam kon­disinya ter­li­hat his­teris den­gan busur menan­cap di leher bagian belakang sam­bil berka­ta ketaku­tan: ‘Aaa takut­ka’. Berun­tung, ia segera dilarikan ke rumah sak­it untuk men­da­p­atkan per­to­lon­gan medis. 🙏”

Dalam video yang sama, beber­a­pa orang ter­li­hat berusa­ha mene­nangkan kor­ban dan mem­beri per­to­lon­gan per­ta­ma sebelum dibawa ke rumah sak­it ter­dekat. Petu­gas medis yang men­ge­nakan paka­ian operasi hijau juga ter­li­hat sedang memerik­sa kon­disi kor­ban dan mem­per­si­ap­kan tin­dakan lan­ju­tan.

  Enam Hari Air Mati, Pelayanan PDAM Way Layap Disorot

Hing­ga beri­ta ini dit­ulis, iden­ti­tas lengkap kor­ban belum dipub­likasikan secara res­mi oleh pihak kepolisian maupun kelu­ar­ga. Namun, dari video yang beredar, kor­ban tam­pak seba­gai seo­rang wani­ta muda berkaus putih. Ia ter­li­hat syok dan sem­pat men­gu­cap­kan kata-kata ketaku­tan dalam bahasa Makas­sar: “Aaa takut­ka,” yang berar­ti “Saya takut.”

War­ga sek­i­tar menye­but kor­ban dike­nal ramah dan ser­ing mem­be­li jajanan di kawasan terse­but. Namun, mere­ka tidak menyang­ka bah­wa pada malam itu ia akan men­gala­mi insi­d­en yang men­gan­cam kese­la­matan­nya. Beber­a­pa sak­si mata men­gatakan, sebelum­nya tidak ter­li­hat tan­da-tan­da men­curi­gakan sebelum busur panah mele­sat men­ge­nai kor­ban.

Pelaku pen­em­bakan busur panah hing­ga kini belum dike­tahui iden­ti­tas­nya. Tidak ada sak­si yang meli­hat lang­sung dari mana anak panah terse­but datang. Diduga, pelaku meng­gu­nakan busur dari jarak jauh dan meman­faatkan kon­disi jalan yang sepi. Pihak kepolisian setem­pat dise­butkan sedang mengumpulkan infor­masi dari sak­si-sak­si di sek­i­tar lokasi keja­di­an.

War­ga berharap pihak berwe­nang segera menye­lidi­ki insi­d­en ini agar keja­di­an seru­pa tidak teru­lang. Beber­a­pa war­ga juga men­duga bah­wa peri­s­ti­wa ini bisa terkait den­gan aksi krim­i­nal­i­tas jalanan yang kadang meng­gu­nakan busur panah seba­gai sen­ja­ta, mes­ki dugaan ini belum dap­at dipastikan.

Sete­lah keja­di­an, kor­ban segera dilarikan ke rumah sak­it untuk men­da­p­atkan per­to­lon­gan medis. Dalam ung­ga­han video, ter­li­hat beber­a­pa petu­gas medis sedang mem­per­si­ap­kan per­ala­tan dan memerik­sa area luka di leher kor­ban. Mere­ka ter­li­hat berhati-hati agar tidak mem­per­parah luka saat mengevakuasi anak panah.

Kon­disi kor­ban hing­ga saat ini belum diu­mumkan secara res­mi, namun dalam ung­ga­han volunteer.netizen, dise­butkan bah­wa ia sela­mat berkat penan­ganan cepat. Beber­a­pa war­ganet menyam­paikan doa dan dukun­gan moral melalui kolom komen­tar agar kor­ban lekas pulih.

  Video Lansia Terjebak Banjir Medan Gegerkan Warga

Peri­s­ti­wa ini lang­sung men­ja­di perbin­can­gan hangat di media sosial, teruta­ma kare­na jarangnya kasus seran­gan busur panah ter­ja­di di area perko­taan seper­ti Makas­sar. Banyak war­ganet meny­atakan kepri­hati­nan dan kemara­han ter­hadap pelaku. Mere­ka mende­sak aparat pene­gak hukum untuk meningkatkan patroli kea­manan di malam hari.

Ung­ga­han volunteer.netizen di plat­form Threads menarik ratu­san komen­tar dan dibagikan ke berba­gai grup war­ga lokal. Beber­a­pa peng­gu­na media sosial menye­butkan bah­wa keja­di­an seru­pa per­nah ter­ja­di sebelum­nya di beber­a­pa daer­ah di Sulawe­si Sela­tan, meskipun jarang terek­spos. Namun, pihak kepolisian belum men­gon­fir­masi adanya kai­tan antara keja­di­an ini den­gan insi­d­en-insi­d­en sebelum­nya.

Pihak kepolisian Makas­sar diperki­rakan akan segera mengu­mumkan perkem­ban­gan penye­lidikan dalam beber­a­pa hari men­datang. Mere­ka dihara­p­kan memerik­sa reka­man CCTV di sek­i­tar Jl. Lem­bo dan melakukan patroli tam­ba­han di titik-titik rawan. War­ga juga dim­inta untuk lebih berhati-hati saat berak­tiv­i­tas di malam hari dan segera mela­por ke pihak berwe­nang jika meli­hat ger­ak-gerik men­curi­gakan.

Keja­di­an ini men­ja­di pengin­gat pent­ingnya kesadaran akan kea­manan lingkun­gan, teruta­ma di daer­ah perko­taan. Ben­tuk-ben­tuk keja­hatan jalanan, ter­ma­suk peng­gu­naan busur panah, memer­lukan per­ha­t­ian serius dari aparat kea­manan dan ker­ja sama war­ga untuk mence­gah teru­langnya peri­s­ti­wa seru­pa.

Seran­gan meng­gu­nakan busur panah bukan per­ta­ma kali ter­ja­di di Indone­sia, teruta­ma di wilayah Sulawe­si Sela­tan. Dalam beber­a­pa tahun ter­akhir, polisi beber­a­pa kali men­gungkap kasus geng motor atau indi­vidu yang mem­bawa busur panah seba­gai sen­ja­ta. Alasan peng­gu­naan busur panah bervari­asi, mulai dari kenakalan rema­ja, upaya menakut-naku­ti, hing­ga tin­dak krim­i­nal serius.

Peng­gu­naan busur panah seba­gai sen­ja­ta berba­haya telah dila­rang, dan pelaku yang keda­p­atan meng­gu­nakan alat terse­but untuk melukai orang lain dap­at dijer­at pasal pidana berat. Dalam kasus ini, polisi diduga akan men­er­ap­kan pasal terkait pen­ga­ni­ayaan berat atau per­cobaan pem­bunuhan sete­lah pelaku dite­mukan.

  Diduga Charger HP Picu Kebakaran, Rumah Warga Banyurip Nyaris Ludes Berita Peristiwa

Selain luka fisik, peri­s­ti­wa ini juga diperki­rakan menim­bulkan trau­ma psikol­o­gis pada kor­ban. Uca­pan “Aaa takut­ka” yang diu­cap­kan kor­ban menun­jukkan ketaku­tan men­dalam yang dialaminya. War­ga yang menyak­sikan keja­di­an itu juga merasa tidak aman dan berharap lingkun­gan mere­ka kem­bali kon­dusif. Beber­a­pa war­ga meny­atakan kekhawati­ran bah­wa pelaku masih bera­da di sek­i­tar kawasan terse­but.

Ahli psikolo­gi krim­i­nal menye­butkan bah­wa kor­ban kek­erasan acak seper­ti ini ser­ing kali memer­lukan dukun­gan emo­sion­al, tidak hanya per­awatan medis. Lingkun­gan sek­i­tar juga berper­an pent­ing dalam mem­ban­tu kor­ban pulih dari trau­ma.

Peri­s­ti­wa seo­rang wani­ta muda yang men­ja­di kor­ban seran­gan busur panah mis­terius di Jl. Lem­bo, Makas­sar, menun­jukkan bah­wa anca­man keja­hatan dap­at ter­ja­di kapan saja dan di mana saja. Mes­ki kor­ban sela­mat dan sudah men­da­p­atkan per­awatan medis, kasus ini memer­lukan tin­dak lan­jut serius dari pihak kepolisian agar pelaku segera ter­tangkap.

War­ga dim­inta untuk selalu was­pa­da saat bera­da di luar rumah, teruta­ma pada malam hari. Kolab­o­rasi antara masyarakat dan aparat kea­manan san­gat pent­ing untuk mence­gah keja­hatan seru­pa. Hing­ga beri­ta ini diter­bitkan, belum ada keteran­gan res­mi lebih lan­jut dari pihak kepolisian men­ge­nai pelaku dan motif di balik seran­gan terse­but.

Den­gan cepat­nya penye­baran infor­masi di media sosial, kasus ini men­ja­di pengin­gat bagi masyarakat ten­tang pent­ingnya kea­manan pub­lik dan sol­i­dar­i­tas war­ga dalam meng­hadapi situ­asi daru­rat. Ung­ga­han volunteer.netizen yang men­ja­di sum­ber awal infor­masi mem­ban­tu mem­per­cepat penan­ganan kor­ban, tetapi juga mene­gaskan per­lun­ya ver­i­fikasi lebih lan­jut untuk menghin­dari penye­baran isu yang belum terkon­fir­masi.

Catatan Redak­si: Beri­ta ini dis­usun seba­gai lapo­ran infor­masi semen­tara berdasarkan ung­ga­han media sosial dan kesak­sian awal war­ga. Keteran­gan res­mi dari pihak kepolisian dan pihak rumah sak­it dihara­p­kan dap­at mem­per­barui infor­masi lebih lengkap dalam wak­tu dekat.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *