Jakarta, SniperNew.id — Siapa Fati Vázquez? Selebgram dan influencer asal Spanyol itu tengah menjadi sorotan panas setelah foto-fotonya bersama bintang muda FC Barcelona, Lamine Yamal, viral di media sosial.
Apa yang terjadi? Fati Vázquez mengaku mendapat serangan besar-besaran dari publik, mulai dari hinaan, tuduhan pedofilia, hingga ancaman kematian, usai kedekatannya dengan Lamine, yang kini berusia 16 tahun, beredar luas.
Dikutip pada Jumat 20 Juni 2025, Melalui akun X miliknya, @ThochhlineX, Fati mengunggah pernyataan panjang yang menegaskan dirinya tidak bersalah dan merasa diperlakukan tidak adil. Ia pun membandingkan situasinya dengan standar ganda yang sering terjadi di masyarakat.
“Kalau pria tua bersama gadis muda, orang diam. Tapi kalau perempuan bersama pria lebih muda, langsung dihujat,” tulisnya.
Kapan ini terjadi? Isu ini mencuat setelah foto kebersamaan mereka selama beberapa hari menjadi konsumsi publik. Fati mengatakan bahwa momen itu terjadi baru-baru ini, dan sejak saat itu, hidupnya berubah drastis akibat reaksi warganet.
Di mana ini terjadi? Meskipun lokasi pastinya tidak diungkapkan, Fati menyebut bahwa mereka hanya menghabiskan beberapa hari bersama dan menegaskan tidak ada hal yang melanggar hukum dalam pertemuan tersebut.
Mengapa ini jadi heboh? Isu ini memicu perdebatan karena perbedaan usia antara Fati (29 tahun) dan Lamine (16 tahun), yang masih di bawah umur menurut hukum Spanyol terkait relasi seksual. Masyarakat langsung bereaksi keras, bahkan ekstrem, menuduh Fati melakukan perbuatan tak pantas.
Bagaimana tanggapan Fati? Dengan nada tegas namun emosional, Fati menyatakan bahwa ia tidak akan membesar-besarkan isu ini karena menurutnya tidak perlu jadi skandal. Ia mengaku hanya ingin melindungi dirinya dan keluarganya dari dampak psikologis yang sudah dirasakannya.
“Saya belum 30, saya tidak menyakiti siapa pun. Ini sudah terlalu jauh dan saya tidak ingin hal ini terus memburuk,” jelasnya dalam unggahan tersebut.
Kasus ini menunjukkan bagaimana media sosial dapat menjadi medan penghakiman massal, terlebih saat menyangkut selebritas dan figur publik. Apakah Fati Vázquez benar-benar bersalah atau hanya korban framing dan standar ganda sosial? Publik kini menunggu klarifikasi lebih lanjut, terutama dari pihak keluarga maupun manajemen Lamine Yamal.
Editor: (Redaksi)



















