Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Peristiwa

Tukang Becak di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Tepi Jalan

732
×

Tukang Becak di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Tepi Jalan

Sebarkan artikel ini

Peka­lon­gan, SniparNew.id — Pol­da Jateng — Cas­mu­di (60) war­ga Kelu­ra­han Pekun­cen, Keca­matan Wirade­sa, Kabu­pat­en Peka­lon­gan dite­mukan mening­gal dunia. Kor­ban yang dike­tahui berpro­fe­si seba­gai tukang becak mening­gal di tepi jalan, tepat­nya di Jalan Kelu­ra­han Gumawang Keca­matan Wirade­sa, Jumat (12/07/24).

  Kecelakaan Lalu Lintas Libatkan Bus Trans Semanggi dan Kendaraan Pribadi di Jalan Mayjend Sungkono Surabaya

Berdasarkan keteran­gan Kapolsek Wirade­sa Kom­pol Aris Suhar­sono, kor­ban siang itu sek­i­tar pukul 11.00 wib melin­tas di jalan Gumawang Wirade­sa dan sem­pat berhen­ti ditepi jalan untuk isti­ra­hat.

Kor­ban selan­jut­nya ber­jalan ke arah Sela­tan, namun selang 4 meter­an ber­jalan, kor­ban muntah darah dan kemu­di­an ter­jatuh.

  Masyarakat Merasa Kecewa, Diduga Salah Satu Dokter Rumah Sakit GMC Gedung Tataan Malparek

“Dari reka­man CCTV yang diper­oleh petu­gas, mem­per­li­hatkan bah­wa kor­ban berhen­ti berk­endara yang sete­lah­nya muntah darah lalu jatuh di tepi jalan,” jelas Kapolsek.

Meli­hat keja­di­an itu, war­ga yang bera­da tak jauh dari lokasi, segera meng­ham­piri dan men­co­ba mem­ban­gunkan kor­ban. Selan­jut­nya, war­ga menghubun­gi puske­mas ser­ta Polsek Wirade­sa.

Petu­gas Polsek dan Puskesmas yang tiba di lokasi selan­jut­nya melakukan evakuasi ter­hadap kor­ban. Dan saat diperik­sa, kor­ban diny­atakan sudah dalam keadaan mening­gal dunia.

  Longsor Tambang Batu di Asahan: 3 Penambang Tewas, 1 Kritis

“Dari pemerik­saan fisik kor­ban, tidak dite­mukan tan­da-tan­da kek­erasan. Kor­ban selan­jut­nya dibawa ke rumah duka,” kata Kom­pol Aris.

Semen­tara itu, dari keteran­gan pihak kelu­ar­ga, kor­ban mengi­dap penyak­it TBC kro­nis dan sebelum­nya juga per­nah men­gala­mi mutah darah.

Kelu­ar­ga kor­ban juga tidak menghen­da­ki dilakukan autop­si, dan mener­i­ma bah­wa kor­ban mening­gal kare­na musi­bah. (Muji)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *