Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Peristiwa

Tragedi di Bundaran Riung: Pemotor Tewas Usai Tabrak Truk di Jalan Soekarno Hatta Bandung

576
×

Tragedi di Bundaran Riung: Pemotor Tewas Usai Tabrak Truk di Jalan Soekarno Hatta Bandung

Sebarkan artikel ini

Ban­dung, SniperNew.id – Kamis siang, 25 Sep­tem­ber 2025, sebuah kece­lakaan lalu lin­tas kem­bali ter­ja­di di ruas jalan sibuk Kota Ban­dung. Seo­rang pen­gen­dara sepe­da motor dila­porkan mening­gal dunia sete­lah menabrak bagian belakang sebuah truk di sek­i­tar Bun­daran Riung, Jalan Soekarno Hat­ta, Ban­dung. Peri­s­ti­wa tragis ini son­tak menyi­ta per­ha­t­ian war­ga sek­i­tar ser­ta peng­gu­na jalan yang melin­tas.

Berdasarkan keteran­gan yang dis­am­paikan akun infor­masi lalu lin­tas lokal info.cigadung melalui ung­ga­han di media sosial Threads, kece­lakaan ter­ja­di pada siang hari, sek­i­tar pukul 12.00 WIB. Dari infor­masi semen­tara, insi­d­en terse­but meli­batkan seo­rang pemo­tor den­gan sebuah truk yang sedang melin­tas di jalur padat terse­but.

Menu­rut lapo­ran awal, pen­gen­dara motor mela­ju dari arah timur ke barat dan diduga tidak sem­pat men­gen­da­likan laju kendaraan­nya. Aki­bat­nya, motor yang dik­endarai lang­sung menabrak bagian belakang sebuah truk berwar­na kun­ing yang saat itu sedang bera­da di jalur yang sama. Ben­tu­ran keras men­gak­i­batkan pemo­tor men­gala­mi luka parah. Tak lama berse­lang, kor­ban diny­atakan mening­gal dunia di lokasi keja­di­an sebelum sem­pat men­da­p­atkan per­to­lon­gan medis lebih lan­jut.

Kece­lakaan ini berlang­sung pada Kamis, 25 Sep­tem­ber 2025, siang hari, tepat­nya di Jalan Soekarno Hat­ta, sek­i­tar Bun­daran Riung Ban­dung, Kota Ban­dung. Lokasi ini dike­nal seba­gai salah satu jalur uta­ma yang ramai dilalui kendaraan besar maupun kecil seti­ap harinya. Arus lalu lin­tas di kawasan terse­but cen­derung padat, teruta­ma pada jam-jam siang hing­ga sore.

  Warga Grati Panik, Rumah di Kalipang Nyaris Terbakar Akibat Korsleting

Pihak yang ter­li­bat dalam kece­lakaan adalah seo­rang pen­gen­dara motor yang iden­ti­tas­nya belum res­mi dipub­likasikan pihak berwe­nang demi meng­hor­mati kelu­ar­ga kor­ban, ser­ta sebuah truk yang men­ja­di kendaraan ked­ua dalam insi­d­en terse­but. Tidak ada lapo­ran men­ge­nai kor­ban jiwa atau luka dari pihak sopir truk.

Hing­ga beri­ta ini dis­usun, pihak kepolisian belum mer­ilis keteran­gan res­mi terkait penye­bab pasti kece­lakaan. Namun, berdasarkan lapo­ran awal di lokasi, pemo­tor diduga menabrak bagian belakang truk aki­bat kurangnya jarak aman atau keti­dak­si­a­pan dalam men­gan­tisi­pasi kon­disi jalan. Fak­tor kecepatan, kon­sen­trasi, dan padat­nya lalu lin­tas di kawasan terse­but diduga turut memen­garuhi ter­jadinya tabrakan. Inves­ti­gasi lebih lan­jut masih dilakukan oleh Unit Laka Lan­tas Pol­restabes Ban­dung.

Sete­lah insi­d­en ter­ja­di, war­ga sek­i­tar bersama pen­gen­dara lain segera mendekat untuk mem­berikan per­to­lon­gan. Video amatir yang terse­bar di media sosial mem­per­li­hatkan situ­asi di sek­i­tar lokasi, di mana sebuah truk kun­ing berhen­ti di tepi jalan semen­tara sejum­lah war­ga ter­li­hat berkeru­mun.

Tak lama kemu­di­an, petu­gas kepolisian tiba di lokasi untuk melakukan olah tem­pat keja­di­an perkara (TKP) ser­ta men­gatur arus lalu lin­tas agar tidak ter­ja­di kemac­etan pan­jang. Jenazah kor­ban kemu­di­an dievakuasi dan dibawa ke rumah sak­it ter­dekat. Polisi juga lang­sung menga­mankan truk dan melakukan pemerik­saan ter­hadap sopir guna men­da­p­atkan keteran­gan lebih lan­jut.

  Ratusan Pekerja Asing di Kamboja Mengamuk, Diduga Gara-Gara Gaji Tak Dibayar

Kawasan Bun­daran Riung dike­nal seba­gai salah satu titik rawan macet sekali­gus rawan kece­lakaan di Ban­dung. Jalur terse­but men­ja­di perte­muan berba­gai arus kendaraan, ter­ma­suk truk bermu­atan besar, angku­tan umum, hing­ga kendaraan prib­a­di.

Dalam reka­man video yang diung­gah akun info.cigadung, ter­li­hat jelas suasana di lokasi keja­di­an. Sebuah truk kun­ing ter­parkir di ping­gir jalan den­gan kon­disi arus lalu lin­tas yang padat. Beber­a­pa orang pen­gen­dara berhen­ti dan berdiri di sek­i­tar kendaraan terse­but, menyak­sikan situ­asi yang ter­ja­di. Raut wajah para sak­si mata mencer­minkan kepri­hati­nan atas insi­d­en tragis yang baru saja ter­ja­di.

Hing­ga saat ini, belum ada perny­ataan res­mi dari kepolisian men­ge­nai iden­ti­tas kor­ban maupun penye­bab pasti kece­lakaan. Namun, info awal dari akun infor­masi lalu lin­tas menye­butkan kor­ban diny­atakan mening­gal dunia sete­lah tabrakan.

Polisi diperki­rakan akan mer­ilis keteran­gan res­mi usai pros­es olah TKP dan penye­lidikan sele­sai. Biasanya, keteran­gan res­mi akan men­cakup iden­ti­tas kor­ban, kon­disi kendaraan, ser­ta hasil pemerik­saan ter­hadap sopir truk dan sak­si mata di lapan­gan.

Kece­lakaan ini kem­bali mengin­gatkan masyarakat akan pent­ingnya men­ja­ga kese­la­matan dalam berk­endara, teruta­ma di jalan besar yang dilalui kendaraan berat. Beber­a­pa hal yang ser­ing men­ja­di penye­bab kece­lakaan antara lain:

1. Kurangnya jarak aman antara kendaraan.

  Excavator Terbakar, PT SMP Lakukan Pembakaran Tankos Afdeling 

2. Kon­sen­trasi pen­gen­dara yang ter­pec­ah, mis­al­nya kare­na lelah atau bermain pon­sel.

3. Kecepatan yang tidak sesuai kon­disi jalan.

4. Kon­disi jalan yang padat dan kom­pleks, khusus­nya di sim­pang atau bun­daran besar.

Para pen­gen­dara diim­bau untuk selalu was­pa­da, meng­gu­nakan per­lengka­pan kese­la­matan seper­ti helm stan­dar, ser­ta men­ja­ga kecepatan agar tetap aman di jalur padat.

Beri­ta ten­tang kece­lakaan ini cepat menye­bar melalui media sosial dan grup per­caka­pan war­ga Ban­dung. Banyak war­ganet yang menyam­paikan bela­sungkawa dan rasa pri­hatin. Beber­a­pa komen­tar juga menekankan per­lun­ya pen­gawasan ketat ser­ta edukasi kese­la­matan berk­endara, teruta­ma bagi peng­gu­na sepe­da motor yang ser­ing kali lebih rentan men­ja­di kor­ban kece­lakaan lalu lin­tas.

Sejum­lah war­ga berharap pemer­in­tah kota bersama aparat kepolisian dap­at meningkatkan langkah pre­ven­tif, seper­ti pemasan­gan ram­bu-ram­bu tam­ba­han di titik rawan kece­lakaan, patroli rutin, ser­ta kam­pa­nye kese­la­matan di jalan raya.

Trage­di di Bun­daran Riung Ban­dung pada Kamis siang, 25 Sep­tem­ber 2025, men­ja­di peringatan pahit akan beta­pa pent­ingnya kewas­padaan dan kehati-hat­ian dalam berk­endara. Seo­rang pemo­tor harus kehi­lan­gan nyawanya sete­lah menabrak bagian belakang truk di Jalan Soekarno Hat­ta, salah satu jalur uta­ma Kota Ban­dung.

Mes­ki penye­bab pasti masih dalam penye­lidikan, insi­d­en ini menam­bah daf­tar pan­jang kece­lakaan lalu lin­tas yang ter­ja­di di kawasan terse­but. Semoga peri­s­ti­wa ini men­ja­di pela­jaran berhar­ga bagi selu­ruh pen­gen­dara untuk selalu menguta­makan kese­la­matan diri dan orang lain di jalan. (Ahm/abd)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *