Berita Ekonomi

Tips Mengoptimalkan Tanaman Kakao Tua agar Tetap Produktif

486
×

Tips Mengoptimalkan Tanaman Kakao Tua agar Tetap Produktif

Sebarkan artikel ini

Lampung, SniperNew.id – Tips Mengoptimalkan Tanaman Kakao Tua agar Tetap Produktif

1. Pemangkasan Rejuvenasi (Peremajaan Bertahap)

Untuk pohon tua (usia >20 tahun), lakukan pemangkasan besar untuk merangsang tunas-tunas baru.

Potong cabang utama yang tua dan tidak produktif, sisakan tunas vigor yang sehat.

Lakukan bertahap, tidak sekaligus agar pohon tidak stres.

2. Grafting (Sambung Pucuk) Grafting kakao tua dengan entres dari pohon kakao unggul sangat efektif.

  Gubernur Papua Barat Daya dan Bupati Raja Ampat Bantah Isu Kerusakan Lingkungan di Pulau Gag di Hadapan Menteri Bahlil

Ini bisa “mengganti” sifat pohon tua agar lebih produktif seperti varietas baru.

Pilih batang bawah kuat (akar sehat) dan entres dari klon unggul seperti MCC 02, Sulawesi 1 atau 2.

3. Pemberian Nutrisi Tambahan Gunakan pupuk organik + anorganik secara seimbang. Musim hujan sering mencuci unsur hara, jadi perkuat pupuk dasar NPK dan pupuk daun.

Beri pupuk K (Kalium) tinggi agar biji kakao lebih padat dan kulit tidak mudah busuk.

4. Drainase dan Aerasi Tanah Musim rendeng = banyak air → akar mudah busuk kalau tanah becek.

Buat parit kecil di sekitar tanaman untuk pembuangan air.

Cangkul ringan di sekitar pangkal pohon untuk memperbaiki aerasi tanah.

  Prabowo Ungkap Kerugian Tambang Ilegal Capai Rp300 Triliun: Enam Smelter Disita, Negara Siap Pulihkan PT Timah

5. Pengendalian Hama dan Penyakit Intensif

Hujan = jamur berkembang → serangan penyakit buah kakao (PBK), busuk buah, dan VSD meningkat.

Gunakan pestisida organik atau fungisida sistemik bila diperlukan.

Pangkas ranting-ranting terlalu rapat agar sirkulasi udara baik.

 

Cara Menjadi Petani Kakao Sukses

1. Gunakan Bibit Unggul

Pilih klon tahan penyakit dan produktif tinggi.

Konsultasi ke penyuluh atau PTPN/Pusat Penelitian Perkebunan.

2. Kelola Kebun Secara Teratur

Rutin pangkas, bersihkan gulma, dan rawat kebun minimal 2 minggu sekali.

Petani sukses itu rajin dan disiplin.

3. Gabung Koperasi atau Kelompok Tani

Akses pupuk lebih murah, pelatihan teknik budidaya modern, dan pemasaran hasil panen lebih luas.

Koperasi juga bisa bantu sertifikasi kakao fermentasi → harga jual naik.

  Panen Pokcoy di Sekolah, Ekskul Hidroponik UPT SMPN 4 Pringsewu

4. Fermentasi dan Olah Pasca Panen

Fermentasi kakao meningkatkan kualitas biji dan harga jual.

Keringkan biji secara tepat, jangan terlalu cepat atau terlalu lama.

5. Pencatatan dan Analisis

Catat biaya, pupuk yang digunakan, hasil panen → agar tahu untung/rugi.

Petani yang sukses tahu apa yang berhasil dan tidak di kebunnya.

6. Terus Belajar

Ikut pelatihan, baca buku, atau tanya ke penyuluh.

Dunia pertanian terus berkembang. Petani modern = petani yang haus ilmu.

Bonus: Jadwal Perawatan Rutin Kakao Tua di Musim Rendeng

Minggu Kegiatan

1 Pangkas ringan, semprot fungisida
2 Beri pupuk NPK dan organik
3 Bersihkan gulma dan periksa buah
4 Cek serangan hama, ambil buah busuk

Editor (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *