Paris, SniperNew.id — Produsen mobil listrik asal Amerika Serikat, Tesla, kembali membuat gebrakan. Kali ini, mereka memperkenalkan kendaraan otonom terbarunya yang dijuluki Tesla Cybercab di Paris, Prancis.
Informasi ini pertama kali mencuat dari akun X (sebelumnya Twitter) milik @thisistechtoday. Dalam unggahannya, akun tersebut menyebutkan bahwa dirinya berkesempatan melihat langsung penampilan perdana Cybercab di ibu kota Prancis itu.
“I had a chance to see the Tesla Cybercab unveiled in Paris, France,” tulisnya dalam unggahan yang disertai foto kendaraan futuristik tersebut.
Desain Futuristik Tanpa Pengemudi
Cybercab disebut-sebut sebagai kendaraan otonom penuh yang dirancang tanpa setir maupun pedal. Hal ini menandakan langkah ambisius Tesla dalam menghadirkan teknologi mobil tanpa pengemudi sepenuhnya, atau dikenal dengan sebutan full self-driving (FSD).
Tampilan luar Cybercab tampak mengadopsi garis desain mirip Cybertruck, dengan bodi berbentuk segitiga futuristik dan dominasi warna metalik. Desain kabin yang luas tanpa ruang kemudi membuat interiornya tampak minimalis dan dirancang untuk kenyamanan penumpang.
Diperkirakan Jadi Armada Robotaxi
Banyak pihak berspekulasi bahwa Cybercab akan menjadi bagian dari armada robotaxi yang telah lama direncanakan Elon Musk. Meski belum ada konfirmasi resmi dari Tesla soal spesifikasi teknis maupun jadwal produksi massalnya, kemunculan kendaraan ini dinilai sebagai langkah awal dari revolusi transportasi masa depan.
Tesla sendiri diketahui tengah mengembangkan sistem FSD yang lebih canggih dan telah melakukan uji coba terbatas di beberapa wilayah Amerika Serikat.
Tanggapan Netizen: Unggahan @thisistechtoday tersebut langsung mendapat respons antusias dari netizen. Banyak yang penasaran dengan kapabilitas kendaraan ini, terutama terkait keamanan, kenyamanan, serta keandalannya di jalanan umum.
Sementara itu, Tesla masih merahasiakan rincian lengkap terkait fitur, teknologi, serta harga Cybercab. Namun, dengan diperkenalkannya kendaraan ini di Paris, banyak pengamat menilai Tesla tengah mencoba membuka pasar Eropa untuk teknologi mobil otonomnya.
Pasang iklan atau ada rilis berita kirim ke Email: [email protected]
Editor: (red)



















