Muara Enim, SniperNew.id – Dalam beberapa acara yang pertama tama kami banyak ribuan terimakasih atas tasyakuran rumah ini mudah-mudahan menjadi barokah, dan yang menempati rumah banyak rezeki sehat dan tidak ada gangguan apapun, Selasa (14/05/2024).
Dan yang tak lupa anak kedua kami, Muhammad Aji Flasma saat ini terpilih jadi anggota DPRD kabupaten Muara Enim. Ujur Tuan rumah sekaligus mantan anggota DPRD kabupaten Muara Enim
“Turut hadir anggota dewan terpilih Kabupaten Muara Enim Bapak Candra,Bapak Aji Falma,dan Bapak Candra,dan ustaz Asrofi pimpinan pondok pesantren, yang terhormat wakil ketua yang terhormat selaku ketua tim kemenangan, tokoh agama, pemuda, masyarakat, dan kepala desa Karang endah.
Ada pun Drs Ramlan mencalonkan diri menjadi calon bupati Muara Enim tahun 2024 ini akan mengadakan Pilkada pintu pertemuan di Partai Nasdem,oleh karena ada pertemuan mengejutkan Ramlan mungkin naik jadi terakhir dalam perjalanan mudah-mudahan Nanti peresmian pasangannya belum ada calon. mudah-mudahan Drs Ramlan ini akan terpilih menjadi bupati Muara Enim.Selasa(14/5/2024)
Perlu di ketahui kriteria Drs Ramlan Honda ini kalau menurut saya yang pertama di Kabupaten Muara Enim ini kebenaran para Ramlan ini orang Muara Enim lahirnya di Pulau Panggung,bukan di karang-karang dibumi serasan sekundang memang putra daerah kita Drs Ramlan Holdan pimpinan partai politik Sumatera Selatan sebagai partai PKB.(ujur irul)
Dalam kata Sambutan nya Drs Ramlan Holdan Saya Sampaikan pada sore hari ini hampir 25 tahun saya berkecimpung di dunia politik selama di dunia politik, membantu orang jadi kepala daerah tetapi ada sesuatu yang mengganjal di hati saya karena hampir 5 tahun tempat saya lahir ternyata tidak ada perkembangan sama sekali kita hampir Pergantian pemimpin kepala daerah Muara Enim.
“Ternyata selama 4 tahun terakhir ini Muara Enim tidak ada perubahan sama sekali bahkan kita tunggu-tunggu kemarin 3 tahun terakhir jalan tol dari Prabumulih Muara Enim tiga pejabat Bupati minta dipercepat ternyata belum juga bahkan 3 tahun terakhir 500 miliar dan 1,5 triliun, dana tidak bisa dipakai oleh masyarakat selalu yang memimpin kita ini pejabat-pejabat Pemerintah sehingga tidak bisa memaksimalkan untuk memakai dana sekarang.”
“Yang rugi adalah rakyat Muara Enim Coba kalau kita bangunkan pondok pesantren Saya yakin pondok pesantren sudah modern semua,pondok pesantren kita ini tidak sampai 42 pondok pesantren yang ada di kabupaten Muara Enim.” tutupnya.


















