Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Terupdate

Tak Dijatahi Isteri, Ayah Garap Putri Kandungnya

201
×

Tak Dijatahi Isteri, Ayah Garap Putri Kandungnya

Sebarkan artikel ini

Karo, SniperNew.id – Kurang dari 1 x 24 jam, seo­rang pria berin­isial HST (46), war­ga Kaban­ja­he berhasil dia­mankan Unit PPA Satres Pol­res Tanah Karo. Diduga kuat telah menyetubuhi putri kan­dungnya.

Sebut saja Melati (14), dis­e­tubuhi oleh HST ayah­nya sendiri, sudah beber­a­pa kali sejak April 2024 lalu.

  Pj. Wali Kota Tegal Ajak Masyarakat Teladani Peran Santri dalam Membangun Negeri

Keteran­gan ini dis­am­paikan Pelak­sana Har­i­an Kapol­res Tanah Karo AKBP Oloan Sia­haan SIK didampin­gi Kan­it PPA Ipda Sri Wahyu­ni, saat melakukan rilis di Ruang Satreskrim Wirata­ma Bhayangkara Pol­res Tanah Karo, Selasa (11/6/2024).

Sum­ber lain dihim­pun dari tetang­ga kor­ban berin­isial MJ, dike­tahui si pelaku dan isterinya (ibu kor­ban) sudah lama ter­ja­di kere­takan dalam rumah tang­ganya, sehing­ga isterinya sam­pai minta dicerai.

“Sudah lama ribut den­gan isterinya bang..isu-isunya yang kami den­gar pun sudah lama mau minta cerai isterinya itu,” ungkap MJ tetang­ga kor­ban.

  Bupati Dan Wakil ,Unsur Forkopimda Sholat Idul Fitri Bersama di Masjid Raya Al-Iklas Ujung Bandar

Menin­dak­lan­ju­ti lapo­ran kelu­ar­ga kor­ban berin­isial DBG ke Satreskrim Pol­res Tanah Karo, tidak sam­pai 1 x 24 jam pelaku berhasil dia­mankan di rumah­nya dan lang­sung diboy­ong ke Mako Unit PPA Mapol­res Tanah Karo untuk dilakukan pemerik­saan lebih lan­jut.

“Dari hasil penyidikan yang kami lakukan, kasus ini dike­tahui ter­ja­di per­ta­ma kali pada Juli 2022 lalu, ter­ja­di secara beru­lang, yang ter­akhir kali dilakukan pada April 2024 di rumah kor­ban, hing­ga akhirnya dike­tahui oleh kelu­ar­ga kor­ban dan per­bu­atan pelaku lang­sung dila­porkan ke Pol­res Tanah Karo,” kata Kapol­res.

  Pemdes Sukamenang Salurkan Beras Bantuan Ke-260 KPM

Oloan Sia­haan menam­bahkan, atas per­bu­atan bejat­nya, pelaku diper­sangkakan melang­gar Pasal 81 ayat 1 ayat 3 dan Pasal 82 ayat 1 dan ayat 2 dari Undang Undang RI Nomor 17 Tahun 2016, ten­tang peruba­han ked­ua atas Undang undang No 23 tahun 2002 ten­tang per­lin­dun­gan anak.

“Guna mem­per­tang­gung jawabkan per­bu­atan­nya, pelaku ter­an­cam kurun­gan pal­ing singkat 5 tahun pen­jara dan pal­ing lama 15 tahun dan pidana dita­m­bah 1/3 dari anca­man pidana,” tegas Oloan.(Fitriadi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *