Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Daerah

Sufiyawan: Kolaborasi Media dan Pemerintah Jadi Kunci Pesawaran Maju dan Berdaya Saing

148
×

Sufiyawan: Kolaborasi Media dan Pemerintah Jadi Kunci Pesawaran Maju dan Berdaya Saing

Sebarkan artikel ini

Pesawaran, SniperNew.id  – Ket­ua Forum Pers Inde­pen­dent Indone­sia (FPII) Setwil Lam­pung, Sufiyawan, mene­gaskan pent­ingnya sin­er­gi dan kolab­o­rasi yang nya­ta antara media dan pemer­in­tah daer­ah seba­gai kun­ci mem­ban­gun Kabu­pat­en Pesawaran yang lebih maju, sejahtera, dan ber­daya saing. Hal terse­but ia sam­paikan dalam perny­ataan resminya usai pelan­tikan Hj. Nan­da Indi­ra B., S.E., M.M. dan Anto­nius Muham­mad Ali, S.H. seba­gai Bupati dan Wak­il Bupati Pesawaran peri­ode 2025–2030 pada Kamis (28/8/2025).

Menu­rut Sufiyawan, pelan­tikan ini bukan sekadar ser­e­moni pengam­bi­lan sumpah jabatan, tetapi momen­tum strate­gis yang menandai dim­u­lainya sebuah amanah besar. “Amanah ini adalah titi­pan raky­at. Jan­gan sam­pai raky­at hanya men­ja­di penon­ton atau sekadar objek pem­ban­gu­nan. Mere­ka harus dili­batkan seba­gai sub­jek pent­ing dalam pros­es pem­ban­gu­nan itu sendiri,” ujarnya den­gan nada tegas.

Kabu­pat­en Pesawaran yang dike­nal seba­gai salah satu daer­ah den­gan poten­si wisa­ta alam dan kelau­tan terbe­sar di Lam­pung, memi­li­ki tan­ta­n­gan kom­pleks di berba­gai sek­tor. Mulai dari isu kemiski­nan, pen­didikan, kese­hatan, hing­ga pemer­ataan pem­ban­gu­nan dan kead­i­lan sosial, semua menun­tut kepemimp­inan yang tidak hanya pandai berbicara, tetapi mam­pu bertin­dak nya­ta.

“Tan­ta­n­gan kita di Pesawaran san­gat nya­ta. Dibu­tuhkan pemimpin yang berani mengam­bil kepu­tu­san, bukan hanya pandai ber­jan­ji. Kepemimp­inan harus hadir di ten­gah raky­at, tidak boleh ter­je­bak dalam ruti­ni­tas birokrasi yang kaku,” ungkap Sufiyawan.

  Gumitir Mulai “Ngabuburit” Bareng Kabut!

Ia mene­gaskan bah­wa kepemimp­inan Nan­da Indi­ra dan Anto­nius akan men­ja­di penen­tu arah pem­ban­gu­nan Pesawaran lima tahun ke depan. Hara­pan masyarakat seder­hana: pemimpin yang bek­er­ja den­gan hati dan keber­pi­hakan nya­ta ter­hadap kepentin­gan selu­ruh golon­gan, bukan kelom­pok ter­ten­tu saja.

Dalam era keter­bukaan infor­masi saat ini, media memi­li­ki per­an yang tidak bisa dipan­dang sebe­lah mata. FPII Lam­pung, menu­rut Sufiyawan, siap men­gaw­al jalan­nya pemer­in­ta­han di Pesawaran den­gan per­an pers yang inde­pen­den dan berin­tegri­tas.

“Kolab­o­rasi antara pers dan pemer­in­tah bukan basa-basi. Ini kebu­tuhan mut­lak. Media harus men­ja­di mitra strate­gis, tapi juga mitra kri­tis pemer­in­tah. Tugas kami bukan hanya mem­pub­likasikan prestasi, tapi juga mem­berikan kri­tik yang kon­struk­tif. Dukun­gan diberikan jika benar, dan kri­tik diberikan jika ada kebi­jakan yang melen­ceng. Kri­tik yang jujur adalah vit­a­min demokrasi, bukan anca­man,” tegas­nya.

Lebih lan­jut, ia mene­gaskan bah­wa media tidak boleh men­ja­di alat pro­pa­gan­da sema­ta. Pers memi­li­ki tang­gung jawab moral untuk men­gaw­al kepentin­gan raky­at, sekali­gus men­ja­di salu­ran infor­masi pub­lik yang ter­per­caya. “FPII Lam­pung akan selalu mem­berikan apre­si­asi ter­hadap pen­ca­pa­ian pemer­in­tah daer­ah, namun kami juga tidak akan menut­up mata ter­hadap kebi­jakan yang merugikan masyarakat. Itu ben­tuk kolab­o­rasi yang sehat dan bermarta­bat,” ujarnya.

Pelan­tikan Nan­da Indi­ra dan Anto­nius Muham­mad Ali mem­bawa seman­gat baru bagi masyarakat Pesawaran. Banyak pihak berharap duet kepemimp­inan ini mam­pu mem­bawa peruba­han posi­tif yang dirasakan secara mer­a­ta, hing­ga ke pelosok desa.

“Pesawaran mem­bu­tuhkan pemimpin yang tidak hanya menden­gar dari balik meja kan­tor, tetapi juga ter­jun lang­sung ke lapan­gan. Pemimpin harus bisa menden­garkan keluhan masyarakat secara lang­sung dan mem­berikan solusi nya­ta,” kata Sufiyawan.

  KA Harina Tabrak Truk Trailer di Kaligawe: Lokomotif Rusak, Rangkaian Kereta Mundur ke Stasiun Semarang Tawang

Ia juga menekankan bah­wa pem­ban­gu­nan tidak dap­at dilakukan secara par­sial atau sek­toral. Dibu­tuhkan sin­er­gi lin­tas sek­tor: pemer­in­tah, media, akademisi, dan masyarakat sip­il. “Jika semua pihak ber­jalan sendiri-sendiri, Pesawaran tidak akan maju. Kita harus bersatu, ter­bu­ka, dan jujur dalam meng­hadapi tan­ta­n­gan. Hanya den­gan keberan­ian dan keter­bukaan, Pesawaran bisa melangkah lebih jauh,” tam­bah­nya.

Dalam lima tahun men­datang, berba­gai pro­gram strate­gis harus diarahkan untuk men­jawab per­soalan dasar masyarakat Pesawaran. Infra­struk­tur, pen­didikan, kese­hatan, pari­wisa­ta, dan kese­jahter­aan ekono­mi masyarakat men­ja­di pri­or­i­tas uta­ma. Sufiyawan mene­gaskan pent­ingnya mem­ban­gun fon­dasi pemer­in­ta­han yang transparan dan akunt­abel.

“Pem­ban­gu­nan tidak boleh hanya men­ja­di wacana atau retori­ka poli­tik. Raky­at butuh buk­ti. Mere­ka ingin merasakan hasil pem­ban­gu­nan di jalan yang mere­ka lalui seti­ap hari, di seko­lah tem­pat anak mere­ka bela­jar, dan di puskesmas tem­pat mere­ka ber­o­bat. Ini peker­jaan besar yang memer­lukan komit­men ting­gi dari semua pihak,” paparnya.

Pesawaran juga memi­li­ki poten­si wisa­ta dan ekono­mi kre­atif yang bisa men­ja­di motor peng­ger­ak pem­ban­gu­nan daer­ah. Den­gan sin­er­gi yang baik, sek­tor pari­wisa­ta bisa mem­berikan dampak besar bagi pen­ingkatan pen­da­p­atan asli daer­ah (PAD) dan kese­jahter­aan masyarakat. Namun, Sufiyawan menekankan bah­wa pen­gelo­laan poten­si wisa­ta harus dilakukan secara pro­fe­sion­al, berke­lan­ju­tan, dan meli­batkan masyarakat lokal.

Selain itu, di era dig­i­tal­isasi infor­masi, media memi­li­ki per­an vital seba­gai penyam­bung aspi­rasi masyarakat. Menu­rut Sufiyawan, perkem­ban­gan teknolo­gi menun­tut media untuk terus beradap­tasi tan­pa men­gor­bankan integri­tas dan objek­tiv­i­tas.

“Media harus cer­das dalam menyam­paikan infor­masi. Jan­gan sam­pai pub­lik diban­jiri beri­ta yang menye­satkan atau tidak aku­rat. Kami di FPII Lam­pung berkomit­men untuk terus menya­jikan infor­masi yang seim­bang, transparan, dan berdasarkan fak­ta,” tegas­nya.

  Best Performing Lawyer 2025: Dedikasi Lilik Adi Gunawan untuk FPII dan PERADI Utama

Ia juga men­ga­jak semua pihak untuk tidak aler­gi ter­hadap kri­tik. Kri­tik yang mem­ban­gun adalah bagian pent­ing dari pros­es demokrasi dan pem­ban­gu­nan daer­ah. “Pemer­in­tah yang ter­bu­ka ter­hadap kri­tik akan lebih cepat berkem­bang. Kri­tik yang jujur adalah cer­min, yang menun­jukkan apa yang harus diper­bai­ki. Den­gan begi­tu, pelayanan pub­lik bisa lebih opti­mal,” ujar Sufiyawan.

Sufiyawan men­ga­jak selu­ruh ele­men masyarakat Pesawaran untuk tidak hanya men­ja­di penon­ton dalam pros­es pem­ban­gu­nan, tetapi ikut berper­an aktif men­gawasi jalan­nya pemer­in­ta­han. Ia mene­gaskan bah­wa keber­hasi­lan pem­ban­gu­nan tidak hanya bergan­tung pada pemer­in­tah, tetapi juga par­tisi­pasi masyarakat.

“Mari kita bersama-sama men­ja­ga amanah ini. Bupati dan Wak­il Bupati Pesawaran mem­bawa man­dat dari raky­at, dan man­dat itu harus kita kaw­al bersama. Jan­gan hanya men­gan­dalkan pemer­in­tah. Par­tisi­pasi masyarakat san­gat dibu­tuhkan agar Pesawaran benar-benar maju dan sejahtera,” serun­ya.

Di akhir perny­ataan­nya, ia men­doakan agar Bupati Hj. Nan­da Indi­ra dan Wak­il Bupati Anto­nius Muham­mad Ali senan­ti­asa diberikan keku­atan dan kebi­jak­sanaan dalam men­jalankan tugas. “Semoga Allah SWT selalu melin­dun­gi dan mem­berikan kese­hatan kepa­da beli­au berd­ua, agar mam­pu memimpin Pesawaran den­gan adil, transparan, dan berpi­hak kepa­da selu­ruh raky­at,” pungkas­nya.

Den­gan seman­gat kolab­o­rasi dan transparan­si, Pesawaran dihara­p­kan mam­pu melangkah ke era baru pem­ban­gu­nan yang lebih mer­a­ta dan berke­lan­ju­tan. Dukun­gan semua pihak, baik pemer­in­tah, media, maupun masyarakat, men­ja­di fak­tor penen­tu keber­hasi­lan visi “Pesawaran Maju, Sejahtera, dan Ber­daya Saing”.

Edi­tor; (Ahmad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *