Berita Peristiwa

Sorotan Publik Asal Kayu Banjir Sungai Batang Toru

199
×

Sorotan Publik Asal Kayu Banjir Sungai Batang Toru

Sebarkan artikel ini

SIBOLGA, SNIPERNEW.id — Sebuah unggahan di platform Threads memicu perhatian publik terkait peristiwa banjir bandang disertai tumpukan kayu yang menghantam kawasan permukiman warga di Kota Sibolga, Sumatera Utara. Unggahan tersebut dibagikan oleh akun Threads @sagala.harapan, dan telah dilihat ratusan kali, Minggu [14|12|2025]


Dalam tulisannya, akun tersebut menanggapi pernyataan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) yang menyebut bahwa kayu-kayu yang terbawa banjir tidak berasal dari hulu Sungai Batang Toru. Menurut penulis unggahan, kesimpulan tersebut dinilai terlalu dini karena survei disebut hanya dilakukan sejauh 4 kilometer hingga 10 kilometer dari lokasi tumpukan kayu.

Wajar itu kalau Pak Menteri LHK bilang kek gitu bahwa kayu-kayu itu tidak berasal dari Hulu Sungai Batang Toru karena hanya disurvei sejauh 4 KM atau mungkin 10 KM dari lokasi tumpukan kayu yang menghantam pemukiman di Sibolga,” tulis akun tersebut.

Lebih lanjut, akun itu menyarankan agar peninjauan dilakukan lebih jauh ke arah hulu sungai.

Tapi coba dulu ditinjau hingga sejauh 50 KM hingga 100 KM dari lokasi itu hingga ketemu di luat Pahae–Taput maka asal-usul kayu itu di Sungai Batang Toru akan ketemu,” lanjutnya.

Unggahan tersebut juga disertai tagar bernuansa kearifan lokal, yang mencerminkan kekecewaan sekaligus kritik sosial terhadap penanganan dan penelusuran penyebab peristiwa banjir.

Selain teks, akun tersebut turut membagikan video dan gambar. Dalam video terlihat arus sungai berwarna cokelat keruh mengalir deras di bawah jembatan, membawa material lumpur dan kayu. Sementara gambar lainnya menampilkan bentang sungai berkelok dengan kawasan permukiman warga yang berada dekat aliran sungai, menggambarkan potensi risiko ekologis dan bencana hidrometeorologi.

Hingga berita ini disusun, belum ada keterangan resmi lanjutan dari pihak Kementerian LHK terkait permintaan peninjauan lebih jauh ke wilayah hulu Sungai Batang Toru sebagaimana disampaikan dalam unggahan tersebut. Media ini tetap membuka ruang klarifikasi dan konfirmasi dari pihak terkait guna memastikan informasi yang utuh dan berimbang.

Penulis: | [Iskandar]