Lampung, SniperNew.id — Media online Snipernew.id mengeluarkan peringatan keras kepada seluruh wartawannya yang telah terdaftar namun tidak pernah mengirimkan berita atau laporan jurnalistik ke redaksi. Pihak manajemen menilai, fenomena “wartawan KTA” alias hanya memanfaatkan kartu identitas tanpa kontribusi nyata, harus segera dihentikan.
Dalam keterangan resmi yang diterbitkan oleh redaksi, ditemukan sejumlah nama wartawan yang telah dibekali Kartu Tanda Anggota (KTA) resmi dan surat tugas, namun belum sekalipun mengirimkan berita, baik dalam bentuk liputan ringan maupun laporan mendalam.
“Kami tidak menerbitkan KTA untuk gaya-gayaan. KTA adalah identitas tanggung jawab. Wartawan adalah profesi kehormatan, bukan akses pribadi untuk kepentingan nonjurnalistik,” tegas Pemimpin Redaksi Snipernew.id, Iskandar, di Lampung, Selasa (11/6/2025).
Tanggung Jawab Moral dan Etika Profesi
Iskandar menambahkan bahwa pihaknya telah memberikan waktu yang cukup kepada setiap wartawan untuk mulai aktif. Namun sampai saat ini, beberapa nama terpantau tidak memberikan satu pun kontribusi terhadap konten redaksi. Padahal dalam ketentuan internal, setiap wartawan diwajibkan mengirimkan minimal 5 berita per bulan.
“Jika tidak sanggup menulis, jangan mengaku wartawan. Kami menghargai kerja keras para jurnalis sejati. Bagi yang hanya ingin nama dan kartu, lebih baik mundur secara terhormat,” katanya.
Redaksi juga menyoroti penyalahgunaan KTA wartawan di lapangan, mulai dari sekadar untuk mencari akses, hingga memperkenalkan diri demi kepentingan pribadi yang tidak ada kaitannya dengan kerja jurnalistik.
Langkah Tegas: Evaluasi dan Pencabutan KTA
Snipernew.id menyatakan tengah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap wartawan pasif. Bagi yang tidak menunjukkan progres hingga batas waktu yang ditetapkan, perusahaan tidak akan ragu untuk mencabut KTA, membatalkan surat tugas, serta menghapus nama dari struktur wartawan resmi.
Editor: (Darmawan).













