Berita Daerah

Dari Balik Jeruji Menuju Kemandirian: Komisi XIII Dorong Pembinaan Produktif di Lapas Warungkiara

242
×

Dari Balik Jeruji Menuju Kemandirian: Komisi XIII Dorong Pembinaan Produktif di Lapas Warungkiara

Sebarkan artikel ini

Suk­abu­mi, SniperNew.id – Wak­il Ket­ua Komisi XIII DPR RI, Dewi Asmara, melakukan kun­jun­gan ker­ja reses untuk menin­jau secara lang­sung berba­gai sarana dan prasarana di Lapas Warungkiara, Suk­abu­mi, pada Selasa (10/6/2025). Dalam kun­jun­gan terse­but, Dewi Asmara didampin­gi oleh Kepala Kan­tor Wilayah Direk­torat Jen­der­al Pemasyarakatan (Dit­jen PAS) Jawa Barat, Kus­nali, ser­ta Kepala Lapas Warungkiara, Kur­nia Pan­ji Pamekas, dan Kala­pas Suk­abu­mi.

Dewi Asmara men­gun­jun­gi berba­gai fasil­i­tas yang ada di Lapas Warungkiara, ter­ma­suk pro­gram-pro­gram pem­bi­naan seper­ti Kegiatan Ker­ja Blok Indus­tri, Sarana Asim­i­lasi dan Edukasi (SAE) keta­hanan pan­gan, pro­duk­si ker­a­ji­nan besek dan keset lan­tai, ser­ta dapur berkah yang dise­di­akan bagi war­ga binaan. Tak hanya itu, ia juga berke­sem­patan untuk melakukan panen sayu­ran, seper­ti terong ungu, tomat apel, dan cabai, yang meru­pakan hasil dari kegiatan per­tan­ian war­ga binaan Lapas Warungkiara.

  Polres Tebing Tinggi Lidik Dan Amankan Dua Mobil Tangki Diduga Buang Limbah di Lahan Warga

“Sung­guh san­gat mem­bang­gakan bisa berkun­jung ke Lapas Warungkiara, meli­hat begi­tu banyak kegiatan pem­bi­naan yang dilak­sanakan, khusus­nya dalam bidang per­tan­ian. Ini sesuai den­gan tujuan pemasyarakatan, yaitu untuk men­sosial­isas­ikan war­ga binaan ke masyarakat agar mere­ka kem­bali den­gan mem­bawa nilai-nilai posi­tif yang berman­faat,” ungkap Dewi Asmara.

Dalam kesem­patan terse­but, Kus­nali men­gungkap­kan tan­ta­n­gan yang dihadapi oleh Lapas Warungkiara dan lem­ba­ga pemasyarakatan lain­nya di Indone­sia, yakni masalah overka­p­a­sitas. Lapas Kelas IIA Warungkiara, yang ide­al­nya hanya menam­pung sek­i­tar 618 orang, saat ini dihu­ni oleh 1.382 war­ga binaan.

  Alvin Nur Muhammad Bertindak sebagai Inspektur Upacara di BRI Pematang Siantar

“Kon­disi ini mencer­minkan situ­asi di banyak lem­ba­ga pemasyarakatan lain­nya yang ser­ing kali meng­hadapi kelebi­han kap­a­sitas. Mes­ki demikian, hal ini tidak men­gu­ran­gi seman­gat petu­gas Lapas Warungkiara dalam men­jalankan tugas­nya, teruta­ma dalam mem­bi­na war­ga binaan agar dap­at kem­bali ke masyarakat den­gan mem­bawa hal-hal posi­tif,” tegas Kus­nali.

Kus­nali juga men­je­laskan bah­wa meskipun men­gala­mi keter­batasan ruang dan fasil­i­tas, Lapas Warungkiara terus melak­sanakan berba­gai pro­gram yang men­dukung tujuan pemer­in­tah, seper­ti keta­hanan pan­gan, den­gan opti­mal.

Dewi Asmara juga mem­berikan pesan moral kepa­da para war­ga binaan, mengin­gatkan mere­ka untuk terus mem­per­bai­ki diri dan mengiku­ti pem­bi­naan den­gan serius. Ia menekankan pent­ingnya pem­bi­naan untuk mem­ban­tu war­ga binaan tum­buh men­ja­di prib­a­di yang lebih baik dan berman­faat bagi masyarakat sete­lah masa pidana mere­ka berakhir.

  Nanda Indira dan Antonius Muhammad Ali Resmi Pimpin Pesawaran 2025–2030

“Kami mengin­gatkan untuk terus mengiku­ti pem­bi­naan den­gan baik. War­ga binaan yang ada di dalam lapas belum ten­tu tidak lebih baik dari mere­ka yang ada di luar. Pem­bi­naan harus men­ja­di jalan untuk tum­buh men­ja­di prib­a­di yang lebih baik dan berman­faat,” ujar Dewi.

Selain itu, Dewi Asmara mene­gaskan bah­wa Komisi XIII DPR RI berkomit­men untuk terus men­dorong pen­ingkatan kual­i­tas pro­gram pem­bi­naan ser­ta mem­per­juangkan pemenuhan hak-hak dasar war­ga binaan, ter­ma­suk hak atas lingkun­gan yang layak, pen­didikan, hing­ga kegiatan pro­duk­tif.

“Komisi XIII juga berkomit­men untuk men­dorong pen­ingkatan kual­i­tas pro­gram pem­bi­naan ser­ta mem­per­juangkan pemenuhan hak-hak dasar war­ga binaan, ter­ma­suk hak atas lingkun­gan yang layak, pen­didikan, hing­ga kegiatan pro­duk­tif,” pungkas Dewi.

Penulis: (Sufiyawan)

Edi­tor: (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *