Mesuji, Lampung, SniperNew.id – Senin (28/7/2025) Konflik agraria kembali mencuat di Kabupaten Mesuji, Lampung. PT. BNCW, perusahaan yang telah puluhan tahun beroperasi di wilayah tersebut, diduga kuat terlibat dalam praktik kotor bersama mafia tanah. Tuduhan ini disampaikan oleh Juadi, tokoh masyarakat Talang Batu sekaligus Ketua Forum Pers Independen Indonesia (FPII) Mesuji, yang juga menjadi kuasa hukum masyarakat melalui Lembaga Bantuan Hukum Bintang Sembilan Nusantara (LBH BSN).
Dalam keterangannya, Juadi mengungkapkan bahwa PT. BNCW telah menguasai dan menanami lahan seluas 12 hektar milik warga dengan kelapa sawit tanpa dasar hukum yang sah. Transaksi yang dilakukan perusahaan hanya berdasarkan surat perjanjian dengan Kepala Desa Talang Batu tahun 1999, Pandri, yang disebut tidak memiliki hak kepemilikan atas tanah tersebut.
Surat perjanjian itu sendiri memuat klausul kontroversial yang menyatakan Kepala Desa bertanggung jawab penuh jika terjadi sengketa, termasuk menjaminkan harta pribadinya. “Ini jelas melanggar hukum. Kepala desa bukan pemilik lahan, dan transaksi sepihak seperti ini tidak sah menurut aturan yang berlaku,” tegas Juadi.
Menanggapi hal itu, Supriyadi dari PT. BNCW mengakui bahwa lahan 12 hektar yang ditanami kelapa sawit berada di luar HGU resmi perusahaan. Namun, ia berdalih bahwa penanaman dilakukan berdasarkan kesepakatan dengan kepala desa setempat saat itu. Bukti surat transaksi pun diperlihatkan ke pihak kuasa masyarakat.
Juadi menambahkan bahwa pihaknya akan menempuh segala jalur hukum untuk mengembalikan hak masyarakat. Selain itu, ia mendesak instansi terkait, termasuk Kementerian ATR/BPN dan pihak kepolisian, untuk turun tangan menelusuri legalitas HGU dan potensi kerugian negara akibat tidak dibayarkannya Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) selama bertahun-tahun.
“Jika tidak ada respon, kami akan membawa masalah ini langsung ke Presiden RI, Menteri ATR Nusron Wahid, dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Masyarakat sudah cukup lama dirugikan,” pungkas Juadi.
Kasus ini menjadi sorotan serius di tengah komitmen tegas Presiden Prabowo Subianto untuk membasmi mafia tanah hingga ke akar-akarnya. Akankah pemerintah bertindak tegas? Publik menanti keadilan untuk rakyat kecil Talang Batu. Penulis: (Sufiyawan)













