Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Kesehatan

Sinergi TNI dan Puskesmas Tangani ODGJ di Boyolali”

562
×

Sinergi TNI dan Puskesmas Tangani ODGJ di Boyolali”

Sebarkan artikel ini

Boy­olali, SniperNew.id — Rabu 2 Juli 2027 – Upaya penan­ganan kese­hatan jiwa di wilayah pedesaan kem­bali men­ja­di sorotan sete­lah Babin­sa Koramil 17/Wonosegoro Kodim 0724/Boyolali bersama tim Puskesmas Wonosamudro dan masyarakat berhasil mengevakuasi seo­rang pasien Orang Den­gan Gang­guan Jiwa (ODGJ) berin­isial T di Dukuh Kaliki­dang, Desa Repak­ing, Keca­matan Wonosamudro, Kamis 03 Juli 2025.

  Bawang Merah dan Daun Pecut Kuda, Rahasia Herbal Warisan Leluhur untuk Kempeskan Amandel dan Pecahkan Bisul

Kegiatan evakuasi ini dilakukan pada Rabu (2/7), den­gan tujuan mem­berikan penan­ganan medis lebih lan­jut kepa­da pasien yang dini­lai berpoten­si meng­gang­gu kea­manan war­ga maupun kese­la­matan­nya sendiri. Pasien kemu­di­an diru­juk ke RSUD Simo meng­gu­nakan ambu­lans Puskesmas, didampin­gi oleh kelu­ar­ga.

Ser­ka Budi Catur, Babin­sa yang turut dalam pros­es evakuasi, men­je­laskan bah­wa keter­li­batan aparat ter­i­to­r­i­al dalam penan­ganan kasus ODGJ meru­pakan bagian dari dukun­gan ter­hadap pelayanan kese­hatan jiwa berba­sis masyarakat. “Evakuasi ini kami lakukan secara per­suasif, demi memas­tikan pasien men­da­p­at penan­ganan dari tena­ga pro­fe­sion­al di fasil­i­tas kese­hatan,” ujarnya.

  Sembuh dari Asam Lambung, Ahmad Temukan Khasiat Air Perasan Kunyit

Dan­ramil 17/Wonosegoro, Kapten Inf Dwi Supriyan­to, menekankan pent­ingnya sin­er­gi lin­tas sek­tor dalam upaya menan­gani kasus-kasus ODGJ di wilayah. “Kami selalu men­jalin koor­di­nasi den­gan Bhabinkamtib­mas, perangkat desa, dan bidan desa agar pros­es penan­ganan ber­jalan lan­car dan huma­n­is. Ini juga bagian dari tugas pem­bi­naan ter­i­to­r­i­al untuk men­dukung keta­hanan masyarakat, ter­ma­suk dari sisi kese­hatan,” jelas­nya.

Kepala Puskesmas Wonosamudro yang eng­gan dise­but namanya menam­bahkan, pelayanan kese­hatan jiwa meru­pakan tan­ta­n­gan tersendiri di tingkat desa, teruta­ma kare­na stig­ma sosial yang masih melekat. “Kolab­o­rasi seper­ti ini san­gat pent­ing untuk memu­tus rantai stig­ma dan memas­tikan pasien ODGJ men­da­p­atkan hak pelayanan yang layak,” ungkap­nya.

  Dari Ambulans ke Lapangan Lari: Kisah Pemulihan Alami Seorang Pasien Lewat Terapi Tradisional

Langkah ini men­da­p­at apre­si­asi dari war­ga sek­i­tar yang meni­lai bah­wa pen­dekatan ter­padu antara Babin­sa, tena­ga kese­hatan, dan masyarakat adalah ben­tuk kepedu­lian nya­ta ter­hadap kese­hatan jiwa di lingkun­gan mere­ka.

Den­gan adanya penan­ganan seper­ti ini, dihara­p­kan pasien ODGJ dap­at segera pulih dan kem­bali men­jalani kehidu­pan yang lebih baik bersama kelu­ar­ga dan masyarakat.

Lapo­ran: (Agus Kem­plu)

Edi­tor: (Redak­si)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *