Sumedang, SniperNew.id – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Umar Wirahadikusumah, Kabupaten Sumedang, meluncurkan sebuah program inovatif yang berfokus pada peningkatan literasi kesehatan pasien dan keluarga. Program ini diberi nama Semangat Literasi bersama RSUD Umar Wirahadikusumah atau disingkat Selebrasi Umar, Kamis (21/08/2025).
Inisiatif tersebut diumumkan langsung oleh Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, yang juga hadir dalam kegiatan peluncuran. Dalam unggahannya di media sosial, ia menekankan pentingnya melayani pasien dengan hati dan ilmu. Menurutnya, pelayanan kesehatan tidak semata-mata tentang pengobatan, melainkan juga tentang memberikan pemahaman yang benar kepada pasien terkait kondisi dan langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk menjaga kesehatan.
Bupati Dony Ahmad Munir menjelaskan, program literasi kesehatan ini bertujuan memberikan edukasi kepada pasien maupun keluarganya. Dengan begitu, mereka tidak hanya datang ke rumah sakit untuk mendapatkan layanan medis, tetapi juga memperoleh pengetahuan yang relevan dan bermanfaat mengenai kesehatan.
“Edukasi pasien dengan literasi kesehatan. Peluncuran program Semangat Literasi bersama RSUD Umar Wirahadikusumah atau Selebrasi Umar diharapkan bisa meningkatkan kualitas layanan kesehatan secara menyeluruh,” tulis Dony dalam unggahannya di platform Threads.
Ia menegaskan bahwa literasi kesehatan menjadi hal yang sangat penting agar pasien dapat lebih memahami penyakit yang diderita, cara pencegahannya, hingga langkah perawatan yang tepat. Edukasi ini juga membantu keluarga pasien agar bisa ikut mendukung proses pemulihan dan menjaga kualitas hidup yang lebih baik.
Lebih jauh, program ini juga menyasar peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) rumah sakit. Melalui pendekatan literasi, para tenaga kesehatan dilatih untuk meningkatkan kemampuan komunikasi kepada pasien. Dengan komunikasi yang lebih baik, pesan kesehatan dapat lebih mudah diterima dan dipahami masyarakat.
“Memperkuat kapasitas SDM rumah sakit melalui pendekatan literasi. Meningkatkan kemampuan komunikasi karyawan kepada pasien agar pasien tidak hanya menerima layanan kesehatan, tetapi juga edukasi,” ungkap Dony.
Menurutnya, pasien sering kali hanya menerima instruksi medis tanpa benar-benar memahami maksud dan tujuannya. Dengan adanya pendekatan literasi, pasien dan keluarganya dapat lebih teredukasi sehingga mereka bisa mengambil keputusan yang tepat terkait kesehatan.
Literasi kesehatan merupakan kemampuan seseorang dalam mengakses, memahami, serta menggunakan informasi kesehatan untuk membuat keputusan yang tepat dalam menjaga dan meningkatkan kesehatannya. Di tengah derasnya arus informasi, terutama di era digital, literasi kesehatan menjadi semakin krusial agar masyarakat tidak terjebak pada informasi keliru atau hoaks kesehatan yang berpotensi membahayakan.
Dengan adanya program Selebrasi Umar ini, RSUD Umar Wirahadikusumah diharapkan dapat menjadi pionir dalam mengedukasi masyarakat Sumedang. Rumah sakit tidak hanya berperan sebagai pusat layanan medis, tetapi juga pusat pembelajaran bagi masyarakat untuk meningkatkan kesadaran hidup sehat.
Sebagai kepala daerah, Dony Ahmad Munir menunjukkan dukungannya penuh terhadap program ini. Dalam kesempatan peluncuran, ia menyampaikan harapan besar agar program literasi kesehatan bisa terus berjalan secara berkesinambungan, tidak hanya sebatas kegiatan seremonial.
“Kita ingin pasien dan keluarganya benar-benar memahami informasi kesehatan. Dengan demikian, kualitas hidup masyarakat Sumedang akan meningkat,” ujarnya.
Unggahan yang disertai foto dirinya saat memberikan sambutan tersebut mendapat atensi publik. Dalam foto terlihat Dony mengenakan kemeja putih dengan kalung bunga, berdiri di podium dengan latar belakang logo RSUD Umar. Senyumnya mengiringi pesan semangat yang disampaikannya mengenai pentingnya pelayanan kesehatan yang berorientasi pada hati, ilmu, dan edukasi.
Program literasi kesehatan ini memberikan manfaat nyata bagi pasien. Dengan pengetahuan yang cukup, pasien bisa lebih disiplin dalam menjalankan terapi, memahami cara konsumsi obat yang benar, hingga menerapkan gaya hidup sehat sesuai anjuran dokter.
Selain itu, keluarga pasien pun memiliki peran penting. Mereka akan lebih siap dalam mendampingi pasien, mulai dari memahami diet khusus, pola istirahat, hingga jadwal kontrol kesehatan. Dengan pemahaman yang baik, keluarga dapat menjadi bagian dari proses penyembuhan.
Peluncuran Selebrasi Umar di RSUD Umar Wirahadikusumah menjadi langkah penting menuju pelayanan kesehatan yang lebih holistik. Pendekatan yang tidak hanya berfokus pada kuratif (pengobatan), tetapi juga pada aspek preventif (pencegahan) dan promotif (peningkatan kesehatan).
Dengan membekali pasien serta keluarganya dengan literasi kesehatan, rumah sakit bisa menekan angka kesakitan berulang, mengurangi risiko komplikasi, dan pada akhirnya menurunkan beban layanan medis. Hal ini sejalan dengan visi pembangunan kesehatan nasional yang menekankan pentingnya promotif dan preventif dalam pelayanan kesehatan.
Ke depan, program literasi kesehatan diharapkan tidak hanya berlangsung di lingkungan rumah sakit, tetapi juga dapat meluas hingga ke tingkat masyarakat melalui kolaborasi lintas sektor. Dengan keterlibatan berbagai pihak, baik tenaga kesehatan, pemerintah, maupun masyarakat, literasi kesehatan akan menjadi budaya yang melekat dalam kehidupan sehari-hari.
RSUD Umar Wirahadikusumah sebagai rumah sakit daerah memiliki peran strategis dalam mewujudkan masyarakat Sumedang yang lebih sehat dan cerdas dalam memahami informasi kesehatan. Program Selebrasi Umar menjadi salah satu inovasi yang patut diapresiasi karena menempatkan edukasi pasien sebagai prioritas penting dalam pelayanan.
Inovasi layanan kesehatan berbasis literasi ini menunjukkan bahwa Sumedang tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada pembangunan kualitas sumber daya manusia melalui peningkatan pemahaman kesehatan.
Seperti yang disampaikan Bupati Dony Ahmad Munir, pelayanan rumah sakit harus dilakukan dengan hati dan ilmu. Hati untuk melayani dengan empati, serta ilmu untuk memastikan pasien dan keluarganya mendapatkan pemahaman yang benar mengenai kesehatan.
Dengan komitmen bersama, program literasi kesehatan di RSUD Umar Wirahadikusumah diharapkan mampu menjadi model bagi rumah sakit lain di Indonesia dalam memberikan pelayanan kesehatan yang lebih manusiawi, edukatif, dan berkelanjutan.
Editor: (Ahmad)













