Berita Daerah

RSUD Umar Wira Luncurkan Program Literasi Kesehatan

520
×

RSUD Umar Wira Luncurkan Program Literasi Kesehatan

Sebarkan artikel ini

Sumedang, SniperNew.id – Rumah Sak­it Umum Daer­ah (RSUD) Umar Wira­hadikusumah, Kabu­pat­en Sumedang, melun­curkan sebuah pro­gram ino­vatif yang berfokus pada pen­ingkatan lit­erasi kese­hatan pasien dan kelu­ar­ga. Pro­gram ini diberi nama Seman­gat Lit­erasi bersama RSUD Umar Wira­hadikusumah atau dis­ingkat Sel­e­brasi Umar, Kamis (21/08/2025).

Inisi­atif terse­but diu­mumkan lang­sung oleh Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, yang juga hadir dalam kegiatan pelun­cu­ran. Dalam ung­ga­han­nya di media sosial, ia menekankan pent­ingnya melayani pasien den­gan hati dan ilmu. Menu­rut­nya, pelayanan kese­hatan tidak sema­ta-mata ten­tang pen­go­b­atan, melainkan juga ten­tang mem­berikan pema­haman yang benar kepa­da pasien terkait kon­disi dan langkah-langkah yang per­lu dilakukan untuk men­ja­ga kese­hatan.

Bupati Dony Ahmad Munir men­je­laskan, pro­gram lit­erasi kese­hatan ini bertu­juan mem­berikan edukasi kepa­da pasien maupun kelu­ar­ganya. Den­gan begi­tu, mere­ka tidak hanya datang ke rumah sak­it untuk men­da­p­atkan layanan medis, tetapi juga mem­per­oleh penge­tahuan yang rel­e­van dan berman­faat men­ge­nai kese­hatan.

“Edukasi pasien den­gan lit­erasi kese­hatan. Pelun­cu­ran pro­gram Seman­gat Lit­erasi bersama RSUD Umar Wira­hadikusumah atau Sel­e­brasi Umar dihara­p­kan bisa meningkatkan kual­i­tas layanan kese­hatan secara menyelu­ruh,” tulis Dony dalam ung­ga­han­nya di plat­form Threads.

Ia mene­gaskan bah­wa lit­erasi kese­hatan men­ja­di hal yang san­gat pent­ing agar pasien dap­at lebih mema­ha­mi penyak­it yang dideri­ta, cara pence­ga­han­nya, hing­ga langkah per­awatan yang tepat. Edukasi ini juga mem­ban­tu kelu­ar­ga pasien agar bisa ikut men­dukung pros­es pemuli­han dan men­ja­ga kual­i­tas hidup yang lebih baik.

  Penimbunan Jembatan Pandan Rampung

Lebih jauh, pro­gram ini juga menyasar pen­ingkatan kap­a­sitas sum­ber daya manu­sia (SDM) rumah sak­it. Melalui pen­dekatan lit­erasi, para tena­ga kese­hatan dilatih untuk meningkatkan kemam­puan komu­nikasi kepa­da pasien. Den­gan komu­nikasi yang lebih baik, pesan kese­hatan dap­at lebih mudah diter­i­ma dan dipa­ha­mi masyarakat.

“Mem­perku­at kap­a­sitas SDM rumah sak­it melalui pen­dekatan lit­erasi. Meningkatkan kemam­puan komu­nikasi karyawan kepa­da pasien agar pasien tidak hanya mener­i­ma layanan kese­hatan, tetapi juga edukasi,” ungkap Dony.

Menu­rut­nya, pasien ser­ing kali hanya mener­i­ma instruk­si medis tan­pa benar-benar mema­ha­mi mak­sud dan tujuan­nya. Den­gan adanya pen­dekatan lit­erasi, pasien dan kelu­ar­ganya dap­at lebih tere­dukasi sehing­ga mere­ka bisa mengam­bil kepu­tu­san yang tepat terkait kese­hatan.

Lit­erasi kese­hatan meru­pakan kemam­puan sese­o­rang dalam men­gak­ses, mema­ha­mi, ser­ta meng­gu­nakan infor­masi kese­hatan untuk mem­bu­at kepu­tu­san yang tepat dalam men­ja­ga dan meningkatkan kese­hatan­nya. Di ten­gah deras­nya arus infor­masi, teruta­ma di era dig­i­tal, lit­erasi kese­hatan men­ja­di semakin kru­sial agar masyarakat tidak ter­je­bak pada infor­masi keliru atau hoaks kese­hatan yang berpoten­si mem­ba­hayakan.

Den­gan adanya pro­gram Sel­e­brasi Umar ini, RSUD Umar Wira­hadikusumah dihara­p­kan dap­at men­ja­di pio­nir dalam menge­dukasi masyarakat Sumedang. Rumah sak­it tidak hanya berper­an seba­gai pusat layanan medis, tetapi juga pusat pem­be­la­jaran bagi masyarakat untuk meningkatkan kesadaran hidup sehat.

  Kapolres Tegal Resmikan Robot Anti Knalpot Brong

Seba­gai kepala daer­ah, Dony Ahmad Munir menun­jukkan dukun­gan­nya penuh ter­hadap pro­gram ini. Dalam kesem­patan pelun­cu­ran, ia menyam­paikan hara­pan besar agar pro­gram lit­erasi kese­hatan bisa terus ber­jalan secara berkesinam­bun­gan, tidak hanya sebatas kegiatan ser­e­mo­ni­al.

“Kita ingin pasien dan kelu­ar­ganya benar-benar mema­ha­mi infor­masi kese­hatan. Den­gan demikian, kual­i­tas hidup masyarakat Sumedang akan meningkat,” ujarnya.

Ung­ga­han yang dis­er­tai foto dirinya saat mem­berikan sambu­tan terse­but men­da­p­at aten­si pub­lik. Dalam foto ter­li­hat Dony men­ge­nakan keme­ja putih den­gan kalung bun­ga, berdiri di podi­um den­gan latar belakang logo RSUD Umar. Senyum­nya men­girin­gi pesan seman­gat yang dis­am­paikan­nya men­ge­nai pent­ingnya pelayanan kese­hatan yang beror­i­en­tasi pada hati, ilmu, dan edukasi.

Pro­gram lit­erasi kese­hatan ini mem­berikan man­faat nya­ta bagi pasien. Den­gan penge­tahuan yang cukup, pasien bisa lebih disi­plin dalam men­jalankan ter­api, mema­ha­mi cara kon­sum­si obat yang benar, hing­ga men­er­ap­kan gaya hidup sehat sesuai anju­ran dok­ter.

Selain itu, kelu­ar­ga pasien pun memi­li­ki per­an pent­ing. Mere­ka akan lebih siap dalam men­dampin­gi pasien, mulai dari mema­ha­mi diet khusus, pola isti­ra­hat, hing­ga jad­w­al kon­trol kese­hatan. Den­gan pema­haman yang baik, kelu­ar­ga dap­at men­ja­di bagian dari pros­es penyem­buhan.

Pelun­cu­ran Sel­e­brasi Umar di RSUD Umar Wira­hadikusumah men­ja­di langkah pent­ing menu­ju pelayanan kese­hatan yang lebih holis­tik. Pen­dekatan yang tidak hanya berfokus pada kuratif (pen­go­b­atan), tetapi juga pada aspek pre­ven­tif (pence­ga­han) dan pro­mo­tif (pen­ingkatan kese­hatan).

Den­gan mem­bekali pasien ser­ta kelu­ar­ganya den­gan lit­erasi kese­hatan, rumah sak­it bisa menekan angka kesak­i­tan beru­lang, men­gu­ran­gi risiko kom­p­likasi, dan pada akhirnya menu­runk­an beban layanan medis. Hal ini sejalan den­gan visi pem­ban­gu­nan kese­hatan nasion­al yang menekankan pent­ingnya pro­mo­tif dan pre­ven­tif dalam pelayanan kese­hatan.

  GPIB PEDULI Bencana Banjir di Sumatera

Ke depan, pro­gram lit­erasi kese­hatan dihara­p­kan tidak hanya berlang­sung di lingkun­gan rumah sak­it, tetapi juga dap­at melu­as hing­ga ke tingkat masyarakat melalui kolab­o­rasi lin­tas sek­tor. Den­gan keter­li­batan berba­gai pihak, baik tena­ga kese­hatan, pemer­in­tah, maupun masyarakat, lit­erasi kese­hatan akan men­ja­di budaya yang melekat dalam kehidu­pan sehari-hari.

RSUD Umar Wira­hadikusumah seba­gai rumah sak­it daer­ah memi­li­ki per­an strate­gis dalam mewu­jud­kan masyarakat Sumedang yang lebih sehat dan cer­das dalam mema­ha­mi infor­masi kese­hatan. Pro­gram Sel­e­brasi Umar men­ja­di salah satu ino­vasi yang patut diapre­si­asi kare­na men­em­patkan edukasi pasien seba­gai pri­or­i­tas pent­ing dalam pelayanan.

Ino­vasi layanan kese­hatan berba­sis lit­erasi ini menun­jukkan bah­wa Sumedang tidak hanya berfokus pada pem­ban­gu­nan fisik, tetapi juga pada pem­ban­gu­nan kual­i­tas sum­ber daya manu­sia melalui pen­ingkatan pema­haman kese­hatan.

Seper­ti yang dis­am­paikan Bupati Dony Ahmad Munir, pelayanan rumah sak­it harus dilakukan den­gan hati dan ilmu. Hati untuk melayani den­gan empati, ser­ta ilmu untuk memas­tikan pasien dan kelu­ar­ganya men­da­p­atkan pema­haman yang benar men­ge­nai kese­hatan.

Den­gan komit­men bersama, pro­gram lit­erasi kese­hatan di RSUD Umar Wira­hadikusumah dihara­p­kan mam­pu men­ja­di mod­el bagi rumah sak­it lain di Indone­sia dalam mem­berikan pelayanan kese­hatan yang lebih manu­si­awi, edukatif, dan berke­lan­ju­tan.

Edi­tor: (Ahmad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *