Penang, SniperNew.id — Dalam suasana penuh semangat nasionalisme, Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Penang menyelenggarakan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila pada Senin, 3 Juni 2025, bertempat di halaman utama KJRI Penang, Malaysia. Kegiatan ini menjadi simbol kuat kecintaan Warga Negara Indonesia (WNI) di perantauan terhadap nilai-nilai luhur bangsa, Rabu 04 Juni 2025.
Upacara dilangsungkan secara khidmat sebagai bentuk penghormatan terhadap ideologi negara. Kegiatan mencakup:
Pengibaran Bendera Merah Putih,
Pembacaan teks Pancasila dan Pembukaan UUD 1945,
Pidato kenegaraan Presiden RI yang dibacakan oleh Konsul Jenderal RI Penang, Bambang Suharto.
Upacara ini tidak hanya sebagai rutinitas tahunan, tetapi juga menjadi ajang refleksi nilai-nilai kebangsaan yang tetap relevan, terutama bagi WNI di luar negeri.
Kegiatan ini melibatkan: Seluruh jajaran KJRI Penang, Anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP), Mahasiswa dan pelajar Indonesia dari wilayah Malaysia Utara, Komunitas WNI di Penang dan sekitarnya, termasuk pekerja migran.
Gambar screenshot di akun sosial X @Indonesiapenang, menerangkan KJRI Penang telah menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila dengan khidmat dan penuh semangat kebangsaan (3/6). Pada Rabu 04 Juni 2025. (Red).
Kehadiran yang beragam ini menambah semarak acara dan menciptakan nuansa kekeluargaan yang kental.
Acara diselenggarakan pada: Hari/Tanggal: Senin, 3 Juni 2025, Waktu: Pukul 08.00 waktu setempat, Tempat: Halaman Kantor KJRI Penang, Malaysia
Meski secara nasional Hari Lahir Pancasila jatuh pada 1 Juni, penyesuaian waktu dilakukan tanpa mengurangi makna dan semangat peringatan.
Dalam sambutannya, Konsul Jenderal Bambang Suharto menekankan pentingnya memperkuat nilai-nilai Pancasila sebagai identitas bangsa, khususnya bagi WNI yang tinggal jauh dari tanah air.
“Pancasila adalah fondasi bangsa. Di tanah rantau, kita punya tanggung jawab moral untuk menjaganya tetap hidup dalam perilaku dan semangat gotong royong,” tegasnya.
Ia juga menyerukan agar WNI di luar negeri terus menjadi duta bangsa yang menjunjung integritas, persatuan, dan toleransi.
Upacara berlangsung tertib dan penuh makna. Para peserta mengenakan busana nasional seperti batik, kebaya, dan pakaian adat dari berbagai daerah. Kekhidmatan dan kedisiplinan peserta mencerminkan kuatnya rasa cinta tanah air.
Setelah upacara, kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah serta diskusi reflektif bertema:
“Pancasila sebagai Kompas Moral WNI di Luar Negeri”
Diskusi ini memberi ruang bagi peserta untuk berbagi pandangan dan pengalaman dalam menerapkan nilai-nilai Pancasila di kehidupan sehari-hari di negeri rantau.
Gaung di Dunia Maya
Kemeriahan dan kekompakan acara ini tidak berhenti di lokasi. Foto dan video kegiatan diunggah oleh peserta ke berbagai media sosial dengan tagar:
#PancasilaDiRantau #KJRIPenang #BhinnekaTunggalIka
Unggahan ini menuai respons positif dari warganet, yang mengapresiasi semangat kebangsaan yang tetap menyala meski berada jauh dari Indonesia.
—
📌 Untuk informasi lebih lanjut, hubungi:
Konsulat Jenderal Republik Indonesia Penang
📍 467 Jalan Burma, 10350 Pulau Pinang, Malaysia
📞 +60 4–2261531
📧 [email protected] .(red)



















