Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Pendidikan

Sekolah Rakyat, Bukti Komitmen Pemerintah Prabowo dalam Membangun SDM Indonesia

218
×

Sekolah Rakyat, Bukti Komitmen Pemerintah Prabowo dalam Membangun SDM Indonesia

Sebarkan artikel ini

Jakar­ta, SniperNew.id - Dalam upaya mem­ban­gun masa depan bangsa yang lebih cer­ah, pemer­in­tah di bawah visi Pres­i­den ter­pil­ih Prabowo Subianto melun­curkan pro­gram Seko­lah Raky­at seba­gai ben­tuk nya­ta kehadi­ran negara dalam dunia pen­didikan. Pro­gram ini men­da­p­at dukun­gan penuh dari Menteri BUMN Erick Tho­hir, yang meny­atakan bah­wa Seko­lah Raky­at adalah bagian pent­ing dalam strate­gi pen­ingkatan kual­i­tas Sum­ber Daya Manu­sia (SDM) Indone­sia.

Melalui akun media sosial Threads resminya, Erick Tho­hir men­gungkap­kan bah­wa Seko­lah Raky­at meru­pakan buk­ti konkret bah­wa negara hadir untuk mem­berikan akses pen­didikan yang mer­a­ta kepa­da anak-anak di selu­ruh pen­ju­ru negeri. Ia mene­gaskan bah­wa pen­didikan men­ja­di aspek kru­sial dalam men­cip­takan gen­erasi pemimpin bangsa di masa depan.

“Pro­gram Seko­lah Raky­at yang meru­pakan visi Bapak Pres­i­den Prabowo Subianto men­ja­di buk­ti nya­ta negara hadir di bawah untuk mem­berikan akses pen­didikan kepa­da anak-anak yang akan men­ja­di pemimpin bangsa di masa depan,” tulis Erick Tho­hir.

Menu­rut Erick, pen­didikan adalah pon­dasi uta­ma dalam pem­ban­gu­nan nasion­al, teruta­ma dalam menc­etak SDM ung­gul yang akan mem­bawa Indone­sia men­ja­di negara maju, mak­mur, dan sejahtera.

  Damkar Dampingi Siswi SMP Terima Rapor, Publik Terharu

“Pen­didikan men­ja­di bagian pent­ing untuk mem­ban­gun Sum­ber Daya Manu­sia di masa depan bangsa agar Indone­sia men­ja­di negara yang maju, mak­mur, dan sejahtera,” tam­bah­nya.

Dalam video yang dibagikan bersama ung­ga­han terse­but, ter­li­hat beber­a­pa momen meng­harukan yang mem­per­li­hatkan kedekatan antara anak-anak dan pemimpin nasion­al. Salah satu cup­likan menampilkan Erick Tho­hir berbicara serius dalam forum res­mi, men­ge­nakan keme­ja putih dan duduk di ruang diskusi, menggam­barkan komit­men serius pemer­in­tah ter­hadap pen­didikan.

Poton­gan video berikut­nya menun­jukkan sekelom­pok siswa berser­agam putih biru dan putih abu-abu, men­ge­nakan hijab dan topi ser­agam khas seko­lah Indone­sia. Mere­ka tersenyum dan melam­baikan tan­gan ke arah kam­era, menggam­barkan seman­gat dan hara­pan gen­erasi muda dalam meny­ong­song masa depan.

Ade­gan pal­ing menyen­tuh dalam video itu mem­per­li­hatkan Pres­i­den Prabowo Subianto sedang mem­be­lai kepala para siswa seko­lah dasar den­gan penuh kasih sayang. Anak-anak yang men­ge­nakan ser­agam mer­ah putih tam­pak ter­haru dan baha­gia saat berin­ter­ak­si lang­sung den­gan sang pres­i­den. Momen ini menggam­barkan beta­pa besar per­ha­t­ian pemimpin bangsa ter­hadap masa depan gen­erasi muda Indone­sia.

Melalui pro­gram Seko­lah Raky­at, pemer­in­tah ingin men­jangkau anak-anak dari lapisan masyarakat bawah yang sela­ma ini masih kesuli­tan dalam men­gak­ses pen­didikan yang layak. Pen­didikan yang mer­a­ta dan berkual­i­tas adalah kun­ci uta­ma untuk memu­tus rantai kemiski­nan dan men­cip­takan mobil­i­tas sosial ke arah yang lebih baik.

  Wina Astuti Resmi lulusan Doktor Pendidikan di Universitas Lampung

Pro­gram ini men­ja­di bagian dari visi besar pemer­in­ta­han Prabowo-Gibran dalam mem­ban­gun per­ad­a­ban Indone­sia yang lebih maju. Fokus mere­ka tidak hanya pada pem­ban­gu­nan infra­struk­tur fisik, tetapi juga pada pem­ban­gu­nan infra­struk­tur manu­sia. Den­gan mem­berikan akses pen­didikan yang mer­a­ta, dihara­p­kan akan lahir gen­erasi yang cer­das, berkarak­ter, dan siap ber­saing di tingkat glob­al.

Kehadi­ran pro­gram ini juga dis­am­but antu­sias oleh masyarakat, teruta­ma para orang tua dan pen­didik. Mere­ka meli­hat Seko­lah Raky­at seba­gai pelu­ang emas untuk mem­bawa anak-anak mere­ka kelu­ar dari ketert­ing­galan pen­didikan.

Salah satu guru di daer­ah ter­pen­cil yang tidak dise­butkan namanya men­gungkap­kan rasa syukurnya ter­hadap pro­gram ini. “Kami san­gat ter­ban­tu den­gan adanya pro­gram Seko­lah Raky­at ini. Banyak anak-anak di daer­ah kami yang sela­ma ini kesuli­tan men­gak­ses pen­didikan kare­na fak­tor ekono­mi maupun geografis. Den­gan adanya dukun­gan dari pemer­in­tah, hara­pan kami semakin besar,” ujarnya.

Pro­gram ini juga dihara­p­kan akan bersin­er­gi den­gan BUMN dan sek­tor swasta lain­nya dalam menye­di­akan fasil­i­tas pen­didikan, pelati­han guru, ser­ta bea­siswa bagi siswa berprestasi dari kelu­ar­ga kurang mam­pu.

  Dari Gedung Sederhana Menuju Sekolah Berkemajuan: SMP Muhammadiyah 2 Pagelaran Terus Tumbuh dan Dipercaya Masyarakat

Tak hanya dalam pem­ban­gu­nan fisik seko­lah, pemer­in­tah juga berkomit­men meng­hadirkan kuriku­lum yang rel­e­van den­gan tan­ta­n­gan zaman. Pen­didikan karak­ter, teknolo­gi dig­i­tal, kewirausa­haan, dan nilai kebangsaan akan men­ja­di kom­po­nen pent­ing dalam kuriku­lum Seko­lah Raky­at. Ini menun­jukkan bah­wa pro­gram ini bukan sekadar sim­bol poli­tik, melainkan bagian dari trans­for­masi pen­didikan nasion­al.

Dalam jang­ka pan­jang, pro­gram ini dihara­p­kan men­ja­di katal­isator peruba­han sosial yang sig­nifikan. Gen­erasi muda yang ter­didik akan mem­bawa seman­gat baru dalam pem­ban­gu­nan bangsa di segala sek­tor: ekono­mi, poli­tik, teknolo­gi, dan budaya.

Melalui pro­gram Seko­lah Raky­at, Indone­sia sedang menanam benih masa depan yang kuat. Inves­tasi di bidang pen­didikan bukan hanya soal angka dan sta­tis­tik, tapi ten­tang mem­ben­tuk masa depan anak-anak bangsa agar men­ja­di manu­sia Indone­sia seu­tuh­nya — cer­das, ber­daya saing, dan berkeprib­a­di­an luhur.

Langkah awal ini bisa men­ja­di pon­dasi kuat menu­ju Indone­sia Emas 2045. Pemer­in­tah dan selu­ruh ele­men bangsa dihara­p­kan bisa terus men­ja­ga seman­gat gotong roy­ong dan inklu­siv­i­tas dalam dunia pen­didikan.

Seba­gai penut­up, momen-momen yang terekam dalam ung­ga­han Erick Tho­hir ini mem­berikan pesan kuat kepa­da pub­lik: bah­wa negara hadir dan berpi­hak pada masa depan anak-anak. Den­gan pen­didikan seba­gai sen­ja­ta uta­ma, Indone­sia siap melangkah ke masa depan yang gemi­lang.

Edi­tor: (Ahmad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *