Jakarta, SniperNew.id - Dalam upaya membangun masa depan bangsa yang lebih cerah, pemerintah di bawah visi Presiden terpilih Prabowo Subianto meluncurkan program Sekolah Rakyat sebagai bentuk nyata kehadiran negara dalam dunia pendidikan. Program ini mendapat dukungan penuh dari Menteri BUMN Erick Thohir, yang menyatakan bahwa Sekolah Rakyat adalah bagian penting dalam strategi peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia.
Melalui akun media sosial Threads resminya, Erick Thohir mengungkapkan bahwa Sekolah Rakyat merupakan bukti konkret bahwa negara hadir untuk memberikan akses pendidikan yang merata kepada anak-anak di seluruh penjuru negeri. Ia menegaskan bahwa pendidikan menjadi aspek krusial dalam menciptakan generasi pemimpin bangsa di masa depan.
“Program Sekolah Rakyat yang merupakan visi Bapak Presiden Prabowo Subianto menjadi bukti nyata negara hadir di bawah untuk memberikan akses pendidikan kepada anak-anak yang akan menjadi pemimpin bangsa di masa depan,” tulis Erick Thohir.
Menurut Erick, pendidikan adalah pondasi utama dalam pembangunan nasional, terutama dalam mencetak SDM unggul yang akan membawa Indonesia menjadi negara maju, makmur, dan sejahtera.
“Pendidikan menjadi bagian penting untuk membangun Sumber Daya Manusia di masa depan bangsa agar Indonesia menjadi negara yang maju, makmur, dan sejahtera,” tambahnya.
Dalam video yang dibagikan bersama unggahan tersebut, terlihat beberapa momen mengharukan yang memperlihatkan kedekatan antara anak-anak dan pemimpin nasional. Salah satu cuplikan menampilkan Erick Thohir berbicara serius dalam forum resmi, mengenakan kemeja putih dan duduk di ruang diskusi, menggambarkan komitmen serius pemerintah terhadap pendidikan.
Potongan video berikutnya menunjukkan sekelompok siswa berseragam putih biru dan putih abu-abu, mengenakan hijab dan topi seragam khas sekolah Indonesia. Mereka tersenyum dan melambaikan tangan ke arah kamera, menggambarkan semangat dan harapan generasi muda dalam menyongsong masa depan.
Adegan paling menyentuh dalam video itu memperlihatkan Presiden Prabowo Subianto sedang membelai kepala para siswa sekolah dasar dengan penuh kasih sayang. Anak-anak yang mengenakan seragam merah putih tampak terharu dan bahagia saat berinteraksi langsung dengan sang presiden. Momen ini menggambarkan betapa besar perhatian pemimpin bangsa terhadap masa depan generasi muda Indonesia.
Melalui program Sekolah Rakyat, pemerintah ingin menjangkau anak-anak dari lapisan masyarakat bawah yang selama ini masih kesulitan dalam mengakses pendidikan yang layak. Pendidikan yang merata dan berkualitas adalah kunci utama untuk memutus rantai kemiskinan dan menciptakan mobilitas sosial ke arah yang lebih baik.
Program ini menjadi bagian dari visi besar pemerintahan Prabowo-Gibran dalam membangun peradaban Indonesia yang lebih maju. Fokus mereka tidak hanya pada pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga pada pembangunan infrastruktur manusia. Dengan memberikan akses pendidikan yang merata, diharapkan akan lahir generasi yang cerdas, berkarakter, dan siap bersaing di tingkat global.
Kehadiran program ini juga disambut antusias oleh masyarakat, terutama para orang tua dan pendidik. Mereka melihat Sekolah Rakyat sebagai peluang emas untuk membawa anak-anak mereka keluar dari ketertinggalan pendidikan.
Salah satu guru di daerah terpencil yang tidak disebutkan namanya mengungkapkan rasa syukurnya terhadap program ini. “Kami sangat terbantu dengan adanya program Sekolah Rakyat ini. Banyak anak-anak di daerah kami yang selama ini kesulitan mengakses pendidikan karena faktor ekonomi maupun geografis. Dengan adanya dukungan dari pemerintah, harapan kami semakin besar,” ujarnya.
Program ini juga diharapkan akan bersinergi dengan BUMN dan sektor swasta lainnya dalam menyediakan fasilitas pendidikan, pelatihan guru, serta beasiswa bagi siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu.
Tak hanya dalam pembangunan fisik sekolah, pemerintah juga berkomitmen menghadirkan kurikulum yang relevan dengan tantangan zaman. Pendidikan karakter, teknologi digital, kewirausahaan, dan nilai kebangsaan akan menjadi komponen penting dalam kurikulum Sekolah Rakyat. Ini menunjukkan bahwa program ini bukan sekadar simbol politik, melainkan bagian dari transformasi pendidikan nasional.
Dalam jangka panjang, program ini diharapkan menjadi katalisator perubahan sosial yang signifikan. Generasi muda yang terdidik akan membawa semangat baru dalam pembangunan bangsa di segala sektor: ekonomi, politik, teknologi, dan budaya.
Melalui program Sekolah Rakyat, Indonesia sedang menanam benih masa depan yang kuat. Investasi di bidang pendidikan bukan hanya soal angka dan statistik, tapi tentang membentuk masa depan anak-anak bangsa agar menjadi manusia Indonesia seutuhnya — cerdas, berdaya saing, dan berkepribadian luhur.
Langkah awal ini bisa menjadi pondasi kuat menuju Indonesia Emas 2045. Pemerintah dan seluruh elemen bangsa diharapkan bisa terus menjaga semangat gotong royong dan inklusivitas dalam dunia pendidikan.
Sebagai penutup, momen-momen yang terekam dalam unggahan Erick Thohir ini memberikan pesan kuat kepada publik: bahwa negara hadir dan berpihak pada masa depan anak-anak. Dengan pendidikan sebagai senjata utama, Indonesia siap melangkah ke masa depan yang gemilang.
Editor: (Ahmad)



















