Terupdate

Santer Adanya Dugaan Korupsi Pengadaan Alat Peraga Dinas Pendidikan, Komunitas Sedulur Syah Afandin Angkat Bicara

725
×

Santer Adanya Dugaan Korupsi Pengadaan Alat Peraga Dinas Pendidikan, Komunitas Sedulur Syah Afandin Angkat Bicara

Sebarkan artikel ini

Langkat-Snipernew.id  San­ter adanya dugaan korup­si pen­gadaan alat per­a­ga beru­pa foto peja­bat Negara dan foto Lam­bang Negara yaitu Burung Garu­da di Dinas Pen­didikan Kabu­pat­en Langkat yang dilakukan oleh oknum Kepala Bidang berin­isial GMG.

Dari infor­masi yang beredar, oknum Kabid Dinas Pen­didikan Kabu­pat­en Langkat berin­isial GMG telah memak­sa para K3S dan ADM seko­lah se-Kabu­pat­en Langkat untuk mem­be­li alat per­a­ga den­gan har­ga yang fan­tastis ting­gi.

Peri­s­ti­wa demi peri­s­ti­wa yang men­er­pa Dinas Pen­didikan Kabu­pat­en Langkat, Ket­ua Komu­ni­tas Sedu­lur Syah Afandin, SH angkat bicara.

Kepa­da awak media, Ket­ua Komu­ni­tas Sedu­lur Syah Afandin Mui, men­gungkap­kan san­gat pri­hatin meli­hat kon­disi di Dinas Pen­didikan Kabu­pat­en Langkat yang sarat korup­si.

  Nawaripi Bangun SDM OAP Lewat Anyaman & Lomba Renang Tradisional

“Belum genap sebu­lan war­ga Kabu­pat­en Langkat bergem­bi­ra, Bupati dan Wak­il Bupati Langkat ter­pil­ih peri­ode 2025–2030 Syah Afandin, SH-Tiori­ta Br Sur­bak­ti dilan­tik seba­gai Bupati dan Wak­il Bupati Defin­i­tif Kabu­pat­en Langkat oleh Pres­i­den Repub­lik Indone­sia Prabowo Subianto di Istana Negara Jakar­ta untuk lima tahun kede­pan din­odai den­gan adanya dugaan korup­si pen­gadaan alat per­a­ga di Dinas Pen­didikan Kabu­pat­en Langkat yang dilakukan oleh oknum Kepala Bidang inisial GMG

“Saya pri­hatin meli­hat Dinas Pen­didikan Kabu­pat­en Langkat, yang tidak hen­ti-hentinya dilan­da musi­bah, bagaimana ruwet­nya kasus korup­si PPPK tahun 2023,yang mana para ter­sang­ka baru kemarin,Rabu (5/3/25) disidan­gkan di PN Medan, sudah datang lagi masalah baru yakni dugaan korup­si pen­gadaan alat per­a­ga, ” ujar Mui, Kamis (6/3/25)

Atau jan­gan-jan­gan di Kabu­pat­en Langkat ini sudah sulit men­e­mukan orang yang amanah untuk memimpin di Dinas Pen­didikan Kabu­pat­en Langkat yang meru­pakan cikal bakal mem­ben­tuk Gen­erasi Bangsa, sam­bung Mui.

  Unggahan Media Soroti Pembabatan Hutan Aceh Tengah Massif

“Seba­gai komu­ni­tas Sedu­lur Syah Afandin, yang sejak awal men­dukung Syah Afandin-Tiori­ta san­gat menyayangkan atas keja­di­an yang viral di media sosial terkait per­ak­tik dugaan korup­si yang dilakukan oleh oknum GMG yang bermen­tal korup­si, dike­tahui bah­wa pen­gadaan alat per­a­ga itu bersum­ber dari dana Ban­tu­an Opra­sion­al Seko­lah (BOS) dis­e­ti­ap seko­lah tingkat SD dan SMP, ungkap­nya.

Mui mene­gaskan bah­wa Komu­ni­tas Sedu­lur Syah Afandin akan men­gaw­al sia­papun yang akan merusak cit­ra kepemimp­inan Syah Afandin-Tiori­ta Br Sur­bak­ti dari oknum-oknum bermen­tal korup­si seper­ti oknum GMG terse­but dan kami mem­inta Aparat Pene­gak Hukum (APH) Kabu­pat­en Langkat untuk memang­gil dan memerik­sa oknum GMG terse­but.

Terkait adanya dugaan korup­si pen­gadaan alat per­a­ga Dinas Pen­didikan Kabu­pat­en Langkat wartawan ini men­co­ba mem­inta klar­i­fikasi Plt Kadis Pen­didikan Kabu­pat­en Langkat Robert Gint­ing melalui aplikasi per­pe­sanan What­sapp, Jum’at,(6/3/25),pukul 22.18 Wib, men­gatakan, Per­ta­ma saya memang baru menge­tahui hal terse­but. Ked­ua, alat per­a­ga itu sepenge­tahuan saya tidak ada di anggaran Dinas Pen­didikan mungkin ada di anggarkan di seti­ap seko­lah. Keti­ga, K3S itu kelom­pok ker­ja kepala seko­lah SD dan mere­ka mem­ban­tu Kabid SD dalam suk­ses tugas seti­ap kepala seko­lah yang baik dan bukan di bawah Kabid SMP. K3S saya lihat seba­ha­gian besar pro­fe­sion­al dan mema­ha­mi tugas­nya dan jika beber­a­pa hal ter­ja­di bisa saja kare­na ada tekanan ter­ten­tu walau saya tidak yakin K3S melakukan itu atas inisi­atif sendiri. Keem­pat, saya tidak per­nah tau har­ga har­ga alat per­a­ga terse­but dan itu bukan ranah saya men­gu­rus­nya. Keli­ma, saran saya untuk tidak menim­bulkan fit­nah sebaiknya di buk­tikan saja kebe­naran­nya oleh aparat pen­gawasan intern pemer­in­tah (APIP) yaitu inspek­torat atau aparat hukum sesuai den­gan Kitap Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP). Hal ini supaya tidak meng­ham­bat pen­ca­pa­ian visi dan misi Pak Bupati / Wak­il Bupati Langkat peri­ode 2025–2030.(Tolhas Pasaribu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *