Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Peristiwa

Sangat Mengkhawatirkan Loncat dari Lantai 4, ART Asal Karawang Jawabarat Tutup Usia

242
×

Sangat Mengkhawatirkan Loncat dari Lantai 4, ART Asal Karawang Jawabarat Tutup Usia

Sebarkan artikel ini

Tang­gerang, SniperNews.id - Sete­lah sem­pat dirawat di Rumah Sak­it, Asis­ten Rumah Tang­ga (ART) yang melom­pat dari rumah majikan­nya di Peruma­han Cimone Per­mai Karawaci Kota Tangerang Jawa barat mening­gal dunia, Sab­tu (8/6–2024).

Kor­ban sem­pat men­da­p­at per­awatan di salah satu Rumah Sak­it Swasta. Ia juga sem­pat diru­juk ke Rumah Sak­it Umum Kabu­pat­en Tangerang untuk men­da­p­atkan per­awatan. Namun nyawa kor­ban tidak ter­to­long.

Kor­ban men­gala­mi patah tulang dibeber­a­pa bagian tubuh­nya dan luka diba­gian dalam aki­bat lom­pat dari lan­tai empat rumah majikan­nya. Kor­ban akan dike­bu­mikan dikam­pung hala­man­nya di Karawang, Jawa Barat.

  Warga Semarang “Gandulan Truk” Demi Sesuap Nasi di Tengah Lautan Terboyo

Atas keja­di­an ini, polisi mene­tap­kan 3 orang seba­gai ter­sang­ka. Mere­ka adalah L majikan kor­ban, J seba­gai penyalur, dan K yang berper­an mem­bu­at Kar­tu Tan­da Pen­duduk (KTP) den­gan memal­sukan usia kor­ban dan domisili pal­su.

Majikan kor­ban diduga ker­ap melakukan kek­erasan, baik secara fisik maupun psikis yang mem­bu­at kor­ban merasa tertekan.

Kapol­res Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Zain Dwi Nugro­ho men­gatakan J dite­tap­kan men­ja­di ter­sang­ka kare­na diduga mengek­sploitasi anak dan mem­bu­at kar­tu tan­da pen­duduk (KTP) pal­su untuk kor­ban berin­isial CC yang masih beru­sia 16 tahun untuk dipeker­jakan seba­gai ART.

  Karyawan Konter Menangis Haru, Bertemu Pelanggan yang Mirip dengan Almarhum Ayahnya

“Ter­sang­ka berin­isial J bin A (26) diduga melakukan tin­dak pidana eksploitasi anak atau mem­peker­jakan anak den­gan cara memal­sukan iden­ti­tas kor­ban agar bisa dipeker­jakan seba­gai ART, ” ujar Z saat dikon­fir­masi media.

Z menye­butkan CC terny­a­ta berala­mat di Karawang, Jawa Barat dipal­sukan men­ja­di Brebes, Jawa Ten­gah.

Usia kor­ban masih 16 tahun sesuai Ijazah SMP dan Kar­tu Kelu­ar­ga (KK), namun oleh pelaku dipal­sukan men­ja­di 21 tahun.

“Ter­sang­ka mem­bu­at doku­men oten­tik beru­pa KTP pal­su den­gan memal­sukan umur kor­ban men­ja­di 21 tahun dan berala­mat di Brebes, pada­hal saat ini usia kor­ban masih 16 tahun sesuai KK dan Ijazah SMP kor­ban yang berala­mat di kota Karawang,” ujarnya.

Sete­lah melakukan penge­cekan di Dis­duk­capil, NIK di KTP pal­su yang dibu­at oleh pelaku tidak tereg­is­ter atau terdaf­tar.

  Seorang Boca Tenggelam Saat Mandi di Sungai Kuantan

Aki­bat per­bu­atan­nya, pelaku dike­nakan pasal 2 UU RI No. 21 th 2007 ten­tang Tin­dak Pidana Perda­gan­gan Orang (TPPO) dan/atau pasal 76i jo. pasal 88 dan/atau pasal 76C jo. pasal 80 UU RI No. 35 th 2014 ten­tang peruba­han atas UU RI No. 23 tahun 2002 ten­tang Per­lin­dun­gan Anak.

Kini pelaku telah dita­han di Rutan Pol­res Metro Tangerang Kota dan men­da­p­atkan anca­man 15 tahun pen­jara. “Ter­hadap pelaku bisa terke­na huku­man pidana pen­jara sela­ma 15 tahun,” Tuturnya.

Semen­tara itu, polisi sam­pai saat ini belum dap­at memas­tikan alasan kor­ban nekat melom­pat dari lan­tai tiga terse­but.

Kaper­wil (SniperNews i.d)Jabar
– T.S –

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *