Bekasi, SniperNew.id — Dinas Sosial Kabupaten Bekasi berupaya melakukan penanganan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Bekasi. Upaya tersebut dilakukan guna mencapai target penurunan angka kemiskinan ekstrem di tanah air hingga nol persen pada tahun 2024 ini.
Namun, kenyataanya masyarakat miskin di Kabupaten Bekasi masih banyak kita jumpai, seperti yang kita lihat hari ini diwilayah Desa Karang Satu Kecamatan Karang Bahagia Kabupaten Bekasi, Selasa ‚(9/7–2024).
Salah satu rumah Nenek Nuri warga lansia yang berlokasi di Dusun II RT 12/RW 004 Desa Karang Satu Kecamatan Karang Bahagia Kabupaten Bekasi di kabarkan ambruk pada Senin (7/7–2024) sekitar pukul 05 : 00 WIB pagi. Lantaran sudah lapuk dan rapuh, banyak dari bahan bangunannya keropos akibat dimakan rayap sehingga membuat ambruk.
Nenek Nuri berusia 70 tahun yang merupakan si pemilik rumah tersebut, saat itu dirinya tengah tertidur lelap. Nenek Nuri tinggal sendirian di rumah tersebut, dan saat ini rumahnya telah ambruk yang di akibatkan sudah rapuhnya bangunan rumah yang sudah cukup lama dibiarkan dan termakan usia.
Sutomo yang merupakan keponakannya Nenek Nuri menjelaskan awal terjadinya rumah nenek Nuri ambruk.
“Saat itu nenek sedang berada di dalam rumah. Saya dan istri saya mendengar suara retakan kayu dari atap rumah nenek Nuri, tak lama kemudian terjadilah ambruk. Saya dan istri langsung spontan menghampiri nenek Nuri untuk memberikan pertolongan kepada nenek Nuri.” Terangnya.
“Alhamdulillah nenek Nuri tidak terkena reruntuhan kayu dan langsung cepat kami selamatkan,” jelasnya.
Hingga saat kejadian musibah robohnya rumah tersebut, Nenek Nuri sementara waktu di evakuasi di rumah keponakannya, yang kebetulan bersebelahan dengan nenek Nuri.
Ares salah satu anggota Karang Taruna Kecamatan Karang Bahagia saat berada dilokasi rumah korban mengatakan, bahwa kabar tersebut di ketahuinya dari group Whatsap Karang Taruna Kecamatan.
“Sebelumnya saya mendapat informasi tersebut dari grup WhatsApp Karang Taruna Kecamatan Karang Bahagia, kemudian informasi tersebut saya share ke grup WhatsApp (FBI) “Forum Bebas Interaksi”, dan Alhamdulillah saat itu juga ada beberapa orang anggota langsung menanggapi info dari saya, terkait adanya rumah warga yang roboh itu.” Ucapnya.
“Dan pada saat tau informasi tersebut sejak robohnya rumah nenek Nuri langsung saya berinisiatif menginfokan kepada pihak Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) Kecamatan Karang Bahagia, Dinsos dan Baznas Kabupaten Bekasi.” Ungkapnya menandaskan.
“Alhasil laporan saya ke pihak (FPRB) Dinsos dan Baznas ditanggapi, dan berencana akan turun ke lokasi rumah korban, pada hari Sabtu dan Minggu, namun kenyataannya belum ada yang turun ke lokasi, kemungkinan ada kendala karena hujan.” Paparnya.
Sementara itu Karnadi Camat Karang Bahagia yang mendapatkan informasi persoalan tersebut pihaknya segera menurunkan jajaranya ke lokasi tempat kejadian tersebut.
“Hari ini saya tugaskan langsung staf dari Kasie Ekbang Kecamatan untuk monitor rumah rubuh milik nenek Nuri tersebut.
Pemdes Karang Satu informasinya telah memberikan bantuan berupa bahan bangunan asbes dan juga uang.” Ujarnya.
“Kemudian Pemdes Karang Satu akan segera membuat proposal pengajuan untuk dilayangkan ke Baznas dengan secepatnya. Kemudian juga pihak dari Dinas Sosial informasinya akan datang ke lokasi, demikian agar maklum adanya.” Ungkapnya menjelaskan.
Dilokasi yang berbeda, Kepala Desa Karang Satu Sarim saat di konfirmasi mengatakan. Saat kejadian tersebut di hari Jum’at saat itu juga pihaknya langsung menginformasikan ke RT setempat.
“Saat Kami Pemerintah Desa Karang Satu, siap membantu, dan kami juga langsung mengajukan proposal ke dinas terkait. Harapan kami sebagai Pemerintah semoga dari pihak Baznas dan pihak terkait lainnya yang ada di Kabupaten Bekasi bisa secepatnya bisa merealisasikan bantuan untuk warga kami.” Pungkasnya.
Kaperwil (SniperNew.id)Jabar.
– T.S –



















