Berita Peristiwa

Rumah Ahmad Sahroni di Tanjung Priok Diserbu Massa

734
×

Rumah Ahmad Sahroni di Tanjung Priok Diserbu Massa

Sebarkan artikel ini

Jakar­ta, SniperNew.id - Sebuah peri­s­ti­wa ker­icuhan ter­ja­di di kawasan Tan­jung Priok, Jakar­ta Utara. Rumah milik Ahmad Sahroni, seo­rang anggota DPR RI, dik­abarkan men­ja­di sasaran amukan mas­sa. Dalam reka­man video yang beredar luas di media sosial, ter­li­hat keru­mu­nan war­ga mema­su­ki kedia­man, merusak fasil­i­tas yang ada, ser­ta mem­bawa kelu­ar sejum­lah barang berhar­ga, Sab­tu (30/08).

Infor­masi ini per­ta­ma kali diung­gah oleh akun media sosial info­jawabarat melalui plat­form Threads. Dalam ung­ga­han­nya dise­butkan bah­wa mas­sa meng­han­curkan sebuah mobil mewah merek Lexus yang ter­parkir di garasi rumah. Selain itu, sejum­lah barang rumah tang­ga, per­ab­otan, hing­ga sebuah kolek­si berben­tuk robot Iron Man turut diam­bil oleh mas­sa yang menyer­bu.

Peri­s­ti­wa ini menim­bulkan per­ha­t­ian pub­lik dan lang­sung men­ja­di perbin­can­gan hangat. Reka­man video mem­per­li­hatkan suasana kacau di area rumah. Beber­a­pa orang tam­pak mema­su­ki garasi, semen­tara yang lain ter­li­hat melem­parkan barang dari lan­tai atas rumah ke arah luar pagar.

Berdasarkan keteran­gan yang beredar di media sosial, rumah Ahmad Sahroni men­ja­di sasaran amukan war­ga. Mas­sa melakukan aksi perusakan dan pen­jara­han. Mobil Lexus yang ter­parkir di garasi men­ja­di kor­ban per­ta­ma. Bagian kaca mobil pec­ah, dan bodi kendaraan rusak aki­bat lem­paran ben­da keras.

Tak hanya itu, mas­sa juga ter­li­hat mengam­bil berba­gai barang rumah tang­ga, mulai dari fur­ni­tur hing­ga kolek­si prib­a­di. Salah satu barang yang men­curi per­ha­t­ian dalam keteran­gan ung­ga­han adalah “robot Iron Man” yang dise­but turut diam­bil.

  Tongkang Bermuatan Batu Bara Terbakar di Laut Makassar

Selain itu, dalam video yang beredar, ter­li­hat keru­mu­nan memenuhi area garasi dan hala­man rumah. Suasana tam­pak tidak terk­endali den­gan teri­akan, doron­gan, ser­ta beber­a­pa barang dilem­par kelu­ar dari jen­dela lan­tai atas rumah.

Pihak uta­ma yang men­ja­di kor­ban dalam peri­s­ti­wa ini adalah Ahmad Sahroni, seo­rang anggota DPR RI yang dike­nal pub­lik. Ia dike­nal berasal dari daer­ah Tan­jung Priok dan ker­ap diju­lu­ki seba­gai “crazy rich Tan­jung Priok” kare­na latar belakang kehidu­pan­nya yang beraw­al dari seder­hana hing­ga kini memi­li­ki kehidu­pan mapan.

Ada­pun pihak yang ter­li­bat dalam ker­icuhan adalah mas­sa yang belum teri­den­ti­fikasi secara res­mi. Mere­ka meru­pakan keru­mu­nan war­ga yang datang berbon­dong-bon­dong ke lokasi rumah. Hing­ga beri­ta ini dit­ulis, belum ada keteran­gan res­mi men­ge­nai sia­pa saja yang ter­li­bat, bera­pa jum­lah mas­sa yang hadir, ser­ta apa moti­vasi uta­ma aksi terse­but.

Namun, jika meli­hat dari kolom komen­tar di ung­ga­han media sosial, banyak war­ga yang men­gaitkan peri­s­ti­wa ini den­gan isu keti­dakpuasan masyarakat ter­hadap peja­bat pub­lik dan dugaan adanya tin­dak korup­si di kalan­gan leg­is­latif.

Berdasarkan ung­ga­han yang beredar, peri­s­ti­wa ini dila­porkan ter­ja­di pada Sab­tu, 30 Agus­tus 2025. Infor­masi per­ta­ma muncul sek­i­tar satu jam sebelum tangka­pan layar diam­bil, menun­jukkan bah­wa ker­icuhan berlang­sung di siang hing­ga sore hari.

Hing­ga saat ini, ung­ga­han terse­but telah diton­ton ribuan kali oleh war­ganet. Video dan foto keja­di­an menye­bar den­gan cepat di berba­gai plat­form media sosial, menim­bulkan perde­batan dan komen­tar keras dari pub­lik.

Lokasi peri­s­ti­wa bera­da di kedia­man Ahmad Sahroni di kawasan Tan­jung Priok, Jakar­ta Utara. Tan­jung Priok dike­nal seba­gai kawasan pelabuhan terbe­sar di Jakar­ta dan salah satu titik padat aktiv­i­tas masyarakat.

Rumah Ahmad Sahroni yang men­ja­di sasaran dike­nal seba­gai hun­ian mewah den­gan garasi luas. Dari video yang beredar, ter­li­hat garasi besar berisi mobil mewah dan beber­a­pa fur­ni­tur, yang kemu­di­an dijarah oleh mas­sa.

  Bendera Robek Berkibar, Disiplin Aparatur Pekon Dipertanyakan

Hing­ga beri­ta ini dit­ulis, belum ada keteran­gan res­mi dari pihak kepolisian maupun dari Ahmad Sahroni sendiri men­ge­nai penye­bab mas­sa melakukan penyer­buan ke rumah­nya.

Namun, dari komen­tar pub­lik yang beredar, ter­li­hat adanya narasi bah­wa keja­di­an ini berkai­tan den­gan keti­dakpuasan masyarakat ter­hadap per­i­laku peja­bat pub­lik.

Seo­rang peng­gu­na menulis. “KaloRUU per­am­pasan aset ga bisa DPR sahin biar raky­at yang ram­pas aset anggota dewan yg korup.”

Komen­tar lain menye­butkan. ““Hajarterus haha­hah… Dasar belagu sama raky­at kau lawan ya jadi begi­ni keja­di­an­nya resiko.”

Komen­tar terse­but mengindikasikan bah­wa seba­gian pub­lik meli­hat peri­s­ti­wa ini seba­gai ben­tuk kemara­han raky­at ter­hadap peja­bat yang diang­gap menyalah­gu­nakan kekuasaan. Meskipun demikian, motif sebe­narnya masih menung­gu klar­i­fikasi res­mi dari pihak berwe­nang.

Dari video yang beredar, kro­nolo­gi semen­tara dap­at dije­laskan seba­gai berikut:

1. Mas­sa berkumpul di depan rumah Ahmad Sahroni di Tan­jung Priok. Jum­lah­nya ter­li­hat puluhan orang.

2. Mas­sa kemu­di­an masuk ke garasi rumah dan lang­sung merusak sebuah mobil Lexus.

3. Beber­a­pa orang ter­li­hat mengam­bil barang-barang dari dalam rumah, baik fur­ni­tur maupun ben­da kolek­si prib­a­di.

4. Dari lan­tai atas rumah, barang-barang dilem­par kelu­ar oleh sekelom­pok orang, kemu­di­an diam­bil oleh mas­sa yang bera­da di bawah.

5. Suasana ter­li­hat ricuh dan tidak ada aparat kea­manan di lokasi pada saat video direkam.

Sejauh ini, tidak ada lapo­ran res­mi men­ge­nai kor­ban luka ataupun jum­lah keru­gian materi aki­bat peri­s­ti­wa terse­but.

Komen­tar war­ganet atas peri­s­ti­wa ini san­gat beragam. Ada yang menyetu­jui tin­dakan mas­sa seba­gai sim­bol per­lawanan ter­hadap peja­bat, ada pula yang mengkri­tik keras tin­dakan main hakim sendiri.

  Satu Korban Hanyut di Wisata Bislab Ditemukan Tim Pencarian

Beber­a­pa komen­tar pub­lik yang muncul di ung­ga­han adalah:

imyoggs_: “Kalo RUU per­am­pasan aset ga bisa DPR sahin biar raky­at yang ram­pas aset anggota dewan yg korup.”

dharma_dudi: “Hajar terus haha­hah… Dasar belagu sama raky­at kau lawan ya jadi begi­ni keja­di­an­nya resiko.”

listiyo_dpk: “Ada sepe­da RB nya yg ratu­san juta itu.”

ahmadtho­hain­sani: “Lan­jut miskin kan.”

genam.id: “Mal­ing teri­ak pejuang raky­at, apa bedanya.”

Komen­tar-komen­tar terse­but mem­per­li­hatkan adanya sen­ti­men negatif pub­lik ter­hadap peja­bat yang diang­gap tidak berpi­hak kepa­da raky­at. Namun, seba­gian komen­tar juga berna­da sinis ter­hadap tin­dakan mas­sa yang merusak dan men­jarah.

Dari sisi hukum, tin­dakan mas­sa yang merusak rumah dan mengam­bil barang-barang jelas ter­ma­suk tin­dak pidana perusakan dan pen­jara­han. Aparat kepolisian dihara­p­kan segera turun tan­gan untuk menga­mankan lokasi ser­ta melakukan penye­lidikan ter­hadap pelaku.

Semen­tara dari sisi eti­ka sosial, keja­di­an ini mem­per­li­hatkan adanya keti­dakper­cayaan seba­gian masyarakat ter­hadap lem­ba­ga leg­is­latif. Mes­ki demikian, penyam­pa­ian aspi­rasi seharus­nya dilakukan melalui jalur hukum dan mekanisme res­mi, bukan den­gan tin­dakan kek­erasan atau per­am­pasan aset prib­a­di.

Peri­s­ti­wa penyer­buan rumah Ahmad Sahroni di Tan­jung Priok men­ja­di sorotan pub­lik pada Sab­tu, 30 Agus­tus 2025. Hing­ga kini, belum ada klar­i­fikasi res­mi dari pihak kor­ban maupun aparat kea­manan. Motif aksi mas­sa pun masih sim­pang siur dan banyak dikaitkan den­gan isu poli­tik ser­ta keti­dakpuasan pub­lik ter­hadap peja­bat.

Keja­di­an ini men­ja­di pengin­gat bah­wa kete­gan­gan antara masyarakat dan peja­bat pub­lik bisa beru­jung pada tin­dakan anarkis apa­bi­la tidak ada salu­ran komu­nikasi yang efek­tif. Penan­ganan hukum yang tegas diper­lukan agar kasus ini tidak men­ja­di preseden buruk bagi demokrasi dan ketert­iban sosial di Indone­sia. (Lin­da)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *