Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Terupdate

Ribuan Masyarakat Doa Bersama Rayakan HUT Bhayangkara Ke-78, Irjen Pol Ahmad Luthfi Sangat Tersentuh

205
×

Ribuan Masyarakat Doa Bersama Rayakan HUT Bhayangkara Ke-78, Irjen Pol Ahmad Luthfi Sangat Tersentuh

Sebarkan artikel ini

Tegal, SniperNew.id — Sek­i­tar 2000 masyarakat di Kabu­pat­en Tegal hadiri acara Tasyaku­ran dan Doa Bersama lin­tas aga­ma dalam rang­ka peringatan HUT ke-78 Bhayangkara Pol­ri. Kegiatan terse­but dige­lar di Gedung Las­nur Con­ven­tion Hall Pro­cot, Slawi, Kab Tegal pada Senin (8/7/2024) siang.

Kapol­da Jateng Irjen Pol Ahmad Luth­fi yang hadir dalam kegiatan men­gungkap­kan dirinya merasa tersen­tuh oleh momen keber­samaan terse­but. Acara itu juga dihadiri oleh Maulana Al Habib Muham­mad Luth­fi bin Ali bin Yahya. Turut hadir pula Guber­nur Akpol Irjen Pol Kris­no H. Sire­gar, Waka Pol­da Jateng, para PJU Pol­da Jateng, Forkopim­da Kab. Tegal, ser­ta para tokoh lin­tas aga­ma dan tokoh masyarakat setem­pat.

  Demo Sengketa Lahan Ricuh, Warga Jadi Korban

“Momen ini san­gat menyen­tuh hati selu­ruh insan Bhayangkara di Indone­sia, Belum per­nah ter­ja­di sebelum­nya hari Bhayangkara diperingati oleh masyarakat,” ujar Kapol­da di awal sambu­tan­nya.

Dirinya san­gat men­gapre­si­asi kegiatan yang dise­but­nya meru­pakan ben­tuk sin­er­gi­tas dan doa restu dari masyarakat kepa­da Pol­ri terse­but.

“Kami atas nama insti­tusi Pol­ri men­gu­cap­kan ter­i­makasih atas dukun­gan dan doa restu yang diberikan kepa­da kami di hari jadi Pol­ri yang ke-78. Ten­tu masih banyak yang per­lu diper­bai­ki dan dit­ingkatkan oleh Pol­ri dalam mem­berikan pelayanan kepa­da masyarakat,” ungkap­nya.

Kapol­da berharap dukun­gan dan doa restu dari masyarakat terus men­galir guna mewu­jud­kan Pol­ri yang dicin­tai masyarakat.

“Ke depan kami ber­jan­ji Pol­ri akan terus mem­berikan pelayanan ter­baik bagi masyarakat dan tidak menyak­i­ti hati masyarakat. Kare­na besarnya Pol­ri diten­tukan oleh masyarakat kita,” tegas­nya.

Pada kesem­patan itu, Kapol­da men­je­laskan hakekat dari peringatan Hari Bhayangkara ke-78. Nama Bhayangkara terin­spi­rasi dari pasukan elit ker­a­jaan Majapahit, Pasukan yang san­gat setia kepa­da rajanya itu dip­impin oleh Patih Gajah­ma­da.

  Profil Lengkap Camat Banyumas Kabupaten Pringsewu, Zainal Abidin, S.Pd., M.M.: Kiprah Kepemimpinan dan Kontribusi Untuk Pembangunan Daerah

“Pasukan Bhayangkara terke­nal dalam upayanya melin­dun­gi raja Majapahit dari pem­berontakan,” sebut­nya.

Dalam men­jalankan tugas­nya, Pasukan Bhayangkara di Zaman Ker­a­jaan Majapahit berpe­gang pada empat prin­sip pra­ju­rit yang dise­but Catur Prasetya. Empat prin­sip pra­ju­rit terse­but antara lain: ‘Satya Haprabu’ yang artinya setia kepa­da pemimpin negara, ‘Hanyak­en Musuh’ yang artinya mengenyahkan musuh negara, ‘Gine­ung Pra­tid­i­na’ yang artinya mem­per­ta­hankan negara, ser­ta ‘Tan Satris­na’ yang artinya bek­er­ja sepenuh hati.

Kese­ti­aan Pol­ri ter­hadap pemer­in­tah yang sah seba­gaimana terkan­dung dalam prin­sip Satya Haprabu digam­barkan melalui upaya Pol­ri dalam men­dukung pro­gram pemer­in­tah untuk mewu­jud­kan pem­ban­gu­nan Nasion­al.

“Yang ked­ua, Hanyak­en Musuh dimak­nai melalui per­an Pol­ri dalam upaya pence­ga­han dan mem­ber­an­tas keja­hatan di ten­gah masyarakat. Kalau dalam bahasa ula­ma adalah Amar Ma’ruf Nahi Munkar,” jelas Kapol­da.

Tekad Pol­ri dalam rang­ka mem­per­ta­hankan negara juga teguh seba­gaimana nilai yang terkan­dung dalam prin­sip Gine­ung Pra­tid­i­na. Dan yang ter­akhir, prin­sip Tan Satrisa tergam­bar melalui pelak­sanaan tugas yang tulus ikhlas tan­pa meng­hara­p­kan imbal­an.

  Pasar Inpres: Kebijakan yang Menabrak Aturan

Seba­gai Abdi Uta­ma pada Nusa dan Bangsa, Pol­ri seba­gaimana Lam­bang Pol­ri Ras­tra Sewakot­ta­ma, Pol­ri dalam pelak­sanaan tugas tidak meng­hara­p­kan imbal­an apapun.

“Sehing­ga ini yang dihara­p­kan ter­pa­tri dalam seti­ap dada anggota Pol­ri dalam memak­nai peringatan Hari Bhayangkara ke-78. Mari kita berikan pengab­di­an ter­baik kepa­da masyarakat, bangsa dan negara. Kare­na Pol­ri adalah Abdi Uta­ma dari pada Nusa dan Bangsa,” tan­das Kapol­da.

Pada kesem­patan terse­but, Maulana Al Habib Muham­mad Luth­fi bin Ali bin Yahya turut bang­ga atas momen keber­samaan yang tergam­bar antara Pol­ri, TNI dan selu­ruh ele­men masyarakat di acara terse­but. Dirinya menye­but sin­er­gi­tas TNI Pol­ri den­gan selu­ruh ele­men masyarakat tidak bisa dip­isahkan.

“Ini luar biasa, para ula­ma, tokoh aga­ma, tokoh masyarakat, dan para pimp­inan TNI Pol­ri bisa hadir di kegiatan ini san­gat mem­bang­gakan. Saya yakin segala per­masala­han di negeri ini bisa dipec­ahkan. TNI Pol­ri adalah ben­teng yang mem­perku­at bangsa ini,” pungkas­nya. (Muji)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *