Berita Daerah

Reses Bernuansa Doa, Ediyanto Serap Aspirasi Warga Pringsewu dengan Yasinan Bersama

211
×

Reses Bernuansa Doa, Ediyanto Serap Aspirasi Warga Pringsewu dengan Yasinan Bersama

Sebarkan artikel ini

Pringsewu, SniperNew.id  – Anggota DPRD Kabu­pat­en Pringsewu, Ediyan­to, mengge­lar kegiatan reses keti­ganya den­gan nuansa yang berbe­da. Tidak hanya seba­gai forum pen­jaringan aspi­rasi masyarakat, reses kali ini dike­mas dalam ben­tuk pen­ga­jian, doa bersama, dan yasi­nan ber­ja­maah di kedia­man­nya di Pekon Karangsari, Keca­matan Page­laran, Senin (25/8/2025) sore usai salat Ashar.

Kegiatan terse­but dihadiri ratu­san war­ga dari tiga keca­matan yang men­ja­di daer­ah pemil­i­han (Dapil V) Ediyan­to, yakni Page­laran, Page­laran Utara, dan Banyu­mas. Turut hadir tokoh aga­ma, tokoh masyarakat, pemu­da, dan per­wak­i­lan pemer­in­tah pekon setem­pat.

Reses yang biasanya iden­tik den­gan forum diskusi for­mal kali ini dike­mas penuh nuansa kekelu­ar­gaan dan keaga­maan. Agen­da dim­u­lai den­gan pem­ba­caan Surah Yasin bersama, dilan­jutkan doa bersama, kemu­di­an tau­si­ah yang dis­am­paikan Abah Anom, pimp­inan pon­dok pesantren setem­pat yang dike­nal luas di Karangsari.

Dalam ceramah­nya, Abah Anom mene­gaskan pent­ingnya men­jadikan seti­ap peker­jaan seba­gai ben­tuk ibadah. Tidak hanya untuk petani atau peda­gang, tetapi juga peja­bat negara seper­ti anggota DPRD.

  Rotasi 203 ASN Purwakarta Dinilai Picu Polemik Publik

“Peker­jaan apapun, teruta­ma bagi peja­bat pub­lik, bila dilakukan den­gan tulus dan ikhlas untuk kepentin­gan umat, maka nilainya ibadah di sisi Allah,” ujar Abah Anom.
“Seo­rang anggota dewan yang bek­er­ja untuk raky­at, mem­per­juangkan kepentin­gan umum tan­pa pam­rih, itu juga ibadah yang paha­lanya besar.”

Pesan ini dis­am­but hangat oleh war­ga dan tokoh masyarakat yang hadir. Mere­ka men­gang­gap pen­dekatan religius dalam reses mam­pu mem­per­erat hubun­gan emo­sion­al sekali­gus mengin­gatkan bah­wa tugas peja­bat adalah amanah yang harus dijalankan den­gan penuh keikhlasan.

Dalam sambu­tan­nya, Ediyan­to mene­gaskan bah­wa kegiatan reses bukan hanya for­mal­i­tas, melainkan sarana silat­u­rah­mi sekali­gus pen­jaringan aspi­rasi masyarakat secara lang­sung.

Ia tidak menu­tupi keny­ataan bah­wa banyak usu­lan pem­ban­gu­nan war­ga yang belum tere­al­isasi kare­na keter­batasan anggaran daer­ah.

“Memang harus kita akui, banyak aspi­rasi yang belum ter­ca­pai kare­na kon­disi keuan­gan pemer­in­tah saat ini sedang defisit,” ujar Ediyan­to.
“Namun semua masukan dan usu­lan masyarakat tetap kami catat, dan akan terus men­ja­di pro­gram jang­ka pan­jang yang akan saya per­juangkan di DPRD.”

Mes­ki meng­hadapi kendala anggaran, Ediyan­to mene­gaskan komit­men­nya untuk tidak berhen­ti mem­per­juangkan kebu­tuhan dasar masyarakat, seper­ti per­baikan infra­struk­tur jalan, fasil­i­tas pen­didikan, ban­tu­an per­tan­ian, dan pro­gram pem­ber­dayaan ekono­mi lokal.

  Masyarakat Adat Langan Ratu Siap Gelar Aksi Damai

“Per­juan­gan ini memang pan­jang dan tidak bisa instan. Tapi saya bertekad aspi­rasi war­ga Dapil V tetap saya kaw­al agar masuk dalam pri­or­i­tas pem­ban­gu­nan Kabu­pat­en Pringsewu,” tegas­nya.

Di akhir sambu­tan­nya, Ediyan­to menyam­paikan apre­si­asi dan rasa ter­i­ma kasih kepa­da masyarakat yang terus men­dukung segala ben­tuk kegiatan pem­ban­gu­nan di daer­ah.

“Saya ucap­kan ter­i­ma kasih atas dukun­gan selu­ruh war­ga, tokoh aga­ma, tokoh masyarakat, dan pemu­da yang selalu hadir bersama dalam seti­ap langkah per­juan­gan ini,” kata Ediyan­to.
“InsyaAl­lah, sela­ma kita bek­er­ja tulus dan ikhlas, apa yang kita per­juangkan akan mem­buahkan hasil ter­baik untuk daer­ah kita.”

Sejum­lah tokoh pemu­da dan war­ga yang hadir mem­berikan tang­ga­pan posi­tif ter­hadap kon­sep reses yang dilak­sanakan Ediyan­to. Mere­ka meni­lai acara den­gan for­mat pen­ga­jian dan tau­si­ah ini meng­hadirkan suasana baru sekali­gus mem­perku­at nilai spir­i­tu­al dalam kegiatan poli­tik.

“Biasanya reses hanya tanya jawab soal pem­ban­gu­nan, kali ini lebih adem kare­na dim­u­lai den­gan doa dan pen­ga­jian. Semoga jadi con­toh bagi anggota dewan lain,” ujar Rizal, salah seo­rang pemu­da Karangsari.

Tokoh masyarakat H. Suy­at­no juga menyam­paikan hara­pan­nya agar aspi­rasi war­ga tidak hanya sekadar dicatat, tetapi benar-benar diper­juangkan hing­ga tere­al­isasi.

  Prosesi Pemakaman Paku Buwana XIII di Imogiri Berlangsung Khidmat

“Kami paham anggaran ter­batas, tapi kami juga berharap wak­il raky­at tetap gigih mem­per­juangkan pem­ban­gu­nan di sini,” ucap­nya.

Reses adalah agen­da rutin anggota DPRD untuk turun ke daer­ah pemil­i­han­nya guna meny­er­ap aspi­rasi masyarakat. Namun, pen­dekatan Ediyan­to kali ini dini­lai berhasil meng­hadirkan reses yang lebih huma­n­is. Selain berdia­log lang­sung, kegiatan ini juga diwar­nai doa bersama untuk kese­la­matan dan kema­juan Kabu­pat­en Pringsewu.

Di sela acara, Ediyan­to juga menden­garkan lang­sung keluhan war­ga terkait infra­struk­tur jalan desa yang rusak, sulit­nya akses air bersih, ser­ta per­lun­ya ban­tu­an modal usa­ha untuk peda­gang kecil. Semua aspi­rasi itu ia jan­jikan akan dis­am­paikan dan diper­juangkan dalam pem­ba­hasan anggaran di DPRD.

Den­gan meng­gabungkan nilai religius dan poli­tik, Ediyan­to berharap reses ini bukan sekadar acara ser­e­mo­ni­al, melainkan benar-benar mem­berikan man­faat nya­ta bagi war­ga.

Reses keti­ga Ediyan­to di Dapil V Kabu­pat­en Pringsewu meng­hadirkan nuansa baru den­gan yasi­nan dan doa bersama. Selain seba­gai forum ser­ap aspi­rasi, acara ini men­ja­di ajang mem­perku­at nilai spir­i­tu­al dan silat­u­rah­mi den­gan masyarakat. Mes­ki keter­batasan anggaran men­ja­di tan­ta­n­gan, Ediyan­to ber­jan­ji tetap men­gaw­al aspi­rasi war­ga agar masuk dalam pro­gram pem­ban­gu­nan jang­ka pan­jang.

Penulis: (Ajo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *