Medan, SniperNew.id – Jagat maya kembali dihebohkan oleh beredarnya sebuah video yang memperlihatkan seorang pria diduga mengambil tas milik pengguna Lapangan Benteng, Medan, Sumatera Utara. Video tersebut diunggah oleh seorang warganet melalui akun media sosialnya dan kemudian viral setelah dibagikan ulang oleh berbagai platform berita, salah satunya inilah.com, Rabu 27 Agustus 2025.
Dalam keterangannya, pemilik video menjelaskan bahwa dirinya saat itu tengah berolahraga di Lapangan Benteng. Ia mengaku meletakkan tasnya di salah satu sudut area lapangan yang menurutnya masih terlihat jelas dari posisinya berlari. Namun, beberapa saat kemudian tas tersebut tidak lagi tampak.
“Naro tas di spot kosong tapi visible. Setelah lari berapa putaran, tasnya nggak kelihatan jadi aku samperin. Eh, langsung ketemu sama bapak ini yang dengan santai nenteng tas plus pegang tumblenya,” ungkapnya di kolom komentar postingan, dikutip Rabu (27/8/2025).
Kejadian itu pun sempat direkam dalam video singkat yang menunjukkan sosok seorang pria memakai kaos hitam dan topi biru. Dalam video tersebut, warganet memberi peringatan kepada masyarakat yang sering berolahraga di kawasan Lapangan Benteng.
Tulisan dalam video berbunyi:
“Yang sering jogging di Lapangan Benteng Medan, jaga barangnya ya guyss. Dan hati-hati sama beliau ini 😡 ngambil barang orang depan orangnya langsung 👊.”
Video itu sontak memicu beragam komentar warganet. Banyak yang menilai tindakan pria dalam video sangat nekat karena mengambil barang di area terbuka yang ramai pengunjung. Ada pula yang mengingatkan pentingnya kewaspadaan ketika berolahraga di ruang publik.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak keamanan Lapangan Benteng maupun aparat kepolisian mengenai identitas pria tersebut dan tindak lanjut peristiwa yang terekam. Namun, unggahan yang bersumber dari akun TikTok @rahmiqillia itu telah ramai diperbincangkan dan menjadi peringatan keras bagi masyarakat untuk lebih waspada menjaga barang pribadi.
Fenomena kehilangan barang di area publik seperti Lapangan Benteng sebenarnya bukan hal baru. Beberapa warga Medan mengaku kerap mendengar kasus serupa. Lapangan yang menjadi salah satu pusat aktivitas olahraga warga ini memang selalu ramai, terutama pada pagi dan sore hari. Banyak orang yang datang untuk jogging, bersepeda, atau sekadar berjalan santai.
Sayangnya, keramaian tersebut sering dimanfaatkan oknum tertentu untuk melakukan aksi pencurian barang. Modusnya beragam, mulai dari berpura-pura sebagai pengunjung, hingga mengambil barang-barang yang ditinggalkan pemiliknya di area terbuka.
“Sudah sering kita dengar cerita barang hilang di Lapangan Benteng. Ada yang kehilangan handphone, sepeda, sampai tas. Jadi memang harus hati-hati, jangan tinggalkan barang sembarangan,” kata Rudi, salah seorang warga yang rutin jogging di sana, saat ditemui secara terpisah.
Kasus terbaru ini menjadi pengingat bahwa penting bagi masyarakat untuk tidak lengah. Meski niat awal hanya berolahraga, namun keamanan barang pribadi tetap harus menjadi perhatian. Polisi diharapkan segera melakukan patroli rutin di lokasi untuk mencegah terulangnya kejadian serupa.
Pakar kriminologi dari Universitas Sumatera Utara (USU), Dr. Dedi Siregar, menilai fenomena viral seperti ini bisa menjadi bentuk kontrol sosial. “Ketika masyarakat merekam dan menyebarkan peristiwa semacam ini, pesan utamanya adalah peringatan bagi yang lain agar waspada. Tapi sebaiknya tetap dilaporkan ke aparat berwenang agar ada tindak lanjut hukum,” jelasnya.
Menurut Dedi, publikasi di media sosial memang efektif mempercepat penyebaran informasi, namun perlu diimbangi dengan langkah formal. “Kalau hanya viral tanpa laporan resmi, bisa jadi tidak ada konsekuensi hukum. Padahal, jika memang terbukti mengambil barang orang lain, itu jelas tindakan pidana,” tambahnya.
Video pria yang diduga mengambil tas di Lapangan Benteng Medan kini terus menuai sorotan. Banyak yang mendesak aparat bertindak cepat. Warganet juga saling mengingatkan agar tidak sembarangan meninggalkan barang bawaan, meski hanya sebentar.
Sementara itu, pihak pengunggah video menyampaikan bahwa tujuannya bukan untuk mempermalukan, melainkan sebagai peringatan bersama.
“Supaya orang-orang lebih hati-hati, jangan sampai kejadian yang sama terulang lagi,” tulisnya.
Peristiwa ini sekaligus mengingatkan kita tentang pentingnya menjaga barang berharga saat berada di ruang publik. Seringkali rasa aman karena suasana ramai justru membuat orang lengah, padahal kejahatan bisa terjadi kapan saja dan di mana saja.
Kini masyarakat menanti respons dari aparat keamanan, apakah kasus ini akan ditindaklanjuti atau tidak. Namun yang pasti, pesan yang paling kuat dari video viral tersebut adalah waspada selalu, jangan tinggalkan barang berharga tanpa pengawasan.
Kasus dugaan pencurian tas di Lapangan Benteng Medan menjadi potret nyata bahwa kewaspadaan adalah kunci utama. Kehadiran aparat sangat diperlukan, namun sikap hati-hati dari masyarakat jauh lebih penting untuk mencegah terulangnya insiden serupa. Dengan demikian, olahraga di ruang publik bisa tetap menjadi kegiatan yang sehat, aman, dan menyenangkan. (Redaksi)













