Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Terupdate

Polres Batu Bara Terkesan Lamban Menangkap Predator Pelaku Rudupaksa Anak Dibawah Umur

211
×

Polres Batu Bara Terkesan Lamban Menangkap Predator Pelaku Rudupaksa Anak Dibawah Umur

Sebarkan artikel ini

BATUBARA . Snipernew. Id.

 

Kelu­ar­ga kor­ban Rudu­pak­sa menye­salkan lam­ban­nya pros­es hukum dan menangkap pelaku yang ham­pir satu pekan itu ter­ja­di, pada Kamis.(3/10/24)

Kor­ban berisinial MA gadis kecil yang masih duduk di kelas 5 Seko­lah Dasar war­ga Dusun 7, Desa Lubuk Cuik, Keca­matan Lima­pu­luh Pesisir, Kabu­pat­en Batu Bara, Sumat­era Utara, men­ja­di kor­ban Rudu­pak­sa oleh pria dewasa Preda­tor anak berisinial S war­ga Desa Gunung Ban­dung.

Dani kelu­ar­ga kor­ban menu­turkan kro­nolo­gi keja­di­an keji terse­but ter­ja­di pada hari Rabu tang­gal 25 Sep­tem­ber 2024, keti­ka itu kor­ban pulang seko­lah lebih awal dari biasanya dikare­nakan para guru seko­lah sedang men­gadakan rap­at.

Lan­jut Dani dari keteran­gan sak­si dan kor­ban, keti­ka itu kor­ban menung­gu kakaknya men­jem­put dirinya dan menung­gu di depan ger­bang seko­lah, tak lama datang ter­duga pelaku S dan men­gatakan “Ayo aku antar,” dan ajakan terse­but juga dis­ak­sikan oleh sak­si yang tak jauh rumah­nya den­gan seko­lah.

  Unit Lantas Polres Pidie Siaga Atasi Kemacetan di Keramaian Pasar Malam Trienggadeng

Ajakan S dito­lak oleh kor­ban, namun ia menyakinkan kem­bali den­gan men­gatakan “Aku teman kakak­mu” den­gan menden­gar perkataan itu kor­ban sem­pat meno­lak lagi, namun akhirnya kor­ban mengiyakan ajakan S.

Dari keteran­gan sak­si, ujar Dani, ter­duga pelaku S lang­sung mem­bawa kor­ban den­gan meng­gu­nakan sepe­da motor, bukanya men­gan­tarkan kor­ban kerumah­nya namun mem­bawanya ke Perke­bunan Saw­it PTPN4 Tanah Itam Ulu.

Diperke­bunan sepi terse­but pelaku S Preda­tor anak melakukan tin­dakan san­gat keji yang menyay­at hati.

Sete­lah S puas den­gan aksi bejat­nya, lan­tas men­gan­tar kor­ban kerumah­nya dan dil­i­hat oleh sak­si yang juga kelu­ar­ga kor­ban yang tak menaruh curi­ga ter­hadap S.

Sete­lah kor­ban sam­pai dirumah, lan­tas mencer­i­takan keja­di­an keji terse­but kepa­da kakaknya.

Dani paman kor­ban menden­gar keja­di­an itu lang­sung meli­hat kor­ban, dan men­cari kead­i­lan den­gan men­cari S ser­ta men­jumpai kepala desa dimana S ting­gal.

Di hari itu juga Dani lang­sung mela­porkan keja­di­an terse­but ke Pol­res Batu Bara tan­pa didampin­gi oleh perangkat Desa Lubuk Cuik maupun Gunung Ban­dung.

  Bupati Maya Menyempatkan Sahur Bersama Masyarakat di Mesjid Agung Rantauprapat

Pol­res Batu Bara mener­bitkan surat lapo­ran polisi den­gan nomor LP/B/400/IX/2024/SPKT/Polres Batubara/Polda Sumat­era Utara pada tang­gal 25 Sep­tem­ber 2024.

Sete­lah lapo­ran diter­bitkan pihak Pol­res Batu Bara, penyidik men­jad­walkan hari Jumat tang­gal 04 Okto­ber 2024 untuk melakukan visum ter­hadap kor­ban. Dimana telah selisih 9 hari dari keja­di­an, dan kor­ban baru divi­sum oleh Pol­res Batu Bara.

Atas lam­banya visum kor­ban sehing­ga pros­es hukum penangka­pan ter­duga pelaku S men­ja­di lam­bat dan terke­san mende­lay.

Bukan hanya itu ter­duga pelaku S yang sem­pat melarikan diri dis­ek­i­taran Desa Sim­pang Gam­bus, sem­pat-sem­pat­nya mem­bu­at sta­tus di Face­book yang menge­jek ser­ta men­gan­cam akan mem­bunuh sesi­a­pa yang ingin menangkap­nya.

Humas Pol­res Batu Bara AKP AH Sagala pada Rabu, 02 Okto­ber 2024, saat dikon­fir­masi men­gatakan jika ia belum mener­i­ma lapo­ran Rudu­pak­sa Anak terse­but.

“Belum dap­at beri­tanya aku”, ujarnya.

“Kalau aku belum dap­at beri­tanya bagaimana aku beri­takan sama Abang”, kata Sagala saat mem­perte­gas jawa­ban­nya.

Men­ja­di tan­da tanya besar bagi kelu­ar­ga kor­ban, bagaimana pela­po­ran telah diter­i­ma dan diter­bitkan oleh Pol­res Batu Bara, Humas tidak menge­tahui atas lapo­ran terse­but.

Selain itu didalam surat lapo­ran itu tidak dise­butkan den­gan jelas data diri ter­duga pelaku S baik itu nama lengkap, nomor iden­ti­tas, ala­mat, dan hanya nama S itupun nama pang­gi­lan, beda hal­nya den­gan data diri pela­por yang ter­ketik jelas lengkap.

  POLSEK SANDAI KEMBALI UNGKAP NARKOTIKA, 2(DUA) KASUS NARKOTIKA DI WILAYAH SANDAI

Pada­hal Dani telah mem­berikan foto KTP S yang memi­li­ki data diri lengkap, sehing­ga data ter­la­por tidak jelas pada surat lapo­ran polisi, mengin­gat nama S memi­li­ki kemiri­pan den­gan nama orang lain.

“Ditanya KTP pelaku, ku kasih ke polisinya, tapi cuma nama aja Sulis di surat lapo­ran­nya gak ada data diri jelas kayak data pela­por,” kata paman kor­ban, Rabu 02 Okto­ber 2024.

Kelu­ar­ga kor­ban mem­inta Pol­res Batu Bara serius dalam kasus ini apala­gi kasus Rudu­pak­sa ter­hadap anak.

“Tolong pak Kapol­res tangkap pelaku, kasi­han anak kami masa depan­nya han­cur pak”, jelas kelu­ar­ga kor­ban.

Dike­tahui ter­duga pelaku S ser­ing mem­bu­at resah di lingkun­gan tem­pat tinggal­nya, seper­ti yang ditu­turkan oleh war­ga Desa Gunung Ban­dung yang tak mau dise­butkan namanya.

“Itu si S sebe­tul­nya sudah san­gat mere­sahkan, pen­cu­ri­an juga per­nah, per­cobaan pemerkosaan juga per­nah, tapi berakhir damai kelu­ar­ga”, terangnya.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *