Pesawaran, SniperNew.id — Pemerintah Kabupaten Pesawaran terus memperkuat tata kelola administrasi pemerintahan berbasis digital. Salah satu langkah yang dilakukan yakni melalui pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Desk Aplikasi SRIKANDI bagi para admin perangkat daerah di lingkungan pemerintah kabupaten.
Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pesawaran melalui Bidang Pembinaan dan Pengawasan Kearsipan. Bimtek secara resmi dibuka oleh Kepala Bidang Pembinaan dan Pengawasan Kearsipan, M. Rinaldo Arbarino, S.I.Kom., pada Senin, 23 Februari 2026, di ruang rapat lantai dinas setempat.
Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendorong implementasi SRIKANDI (Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi) sebagai sistem pengelolaan arsip dan persuratan elektronik yang terintegrasi di lingkungan pemerintahan.
Dalam sambutannya, Rinaldo Arbarino menyampaikan bahwa kegiatan ini ditujukan khusus bagi perangkat daerah yang belum memiliki akun pada aplikasi SRIKANDI. Melalui kegiatan tersebut, para peserta tidak hanya mendapatkan pemahaman teoritis mengenai pengelolaan arsip digital, tetapi juga pendampingan teknis secara langsung.
“Bimtek ini bertujuan untuk membantu perangkat daerah yang belum memiliki akun SRIKANDI agar dapat segera mengimplementasikan sistem persuratan digital secara optimal,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa saat ini masih terdapat sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) yang belum memiliki akses ke sistem tersebut. Berdasarkan data yang dihimpun, terdapat delapan dinas, satu rumah sakit umum daerah, sepuluh bagian di lingkungan sekretariat daerah, serta sebelas kecamatan yang masih dalam tahap proses pembuatan akun.
Melalui kegiatan Bimtek ini, peserta mendapatkan pendampingan mulai dari proses pembuatan akun hingga praktik langsung penggunaan aplikasi. Materi yang diberikan meliputi tata cara pembuatan surat elektronik, pengelolaan arsip digital, hingga mekanisme pengiriman dokumen melalui sistem SRIKANDI.
Pada pelaksanaan hari pertama kegiatan, terdapat lima perangkat daerah yang mengikuti Bimtek sesuai dengan jadwal undangan. Kelima perangkat daerah tersebut yakni Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Pesawaran, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Pesawaran, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Pesawaran, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Pesawaran, serta Dinas Perikanan Kabupaten Pesawaran.
Para peserta tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut. Selain memperoleh materi dari narasumber, mereka juga langsung mempraktikkan penggunaan aplikasi dengan bimbingan tim teknis yang telah disiapkan oleh dinas penyelenggara.
Rinaldo menambahkan bahwa kegiatan ini akan terus dilaksanakan secara bertahap hingga seluruh perangkat daerah di Kabupaten Pesawaran dapat mengoperasikan aplikasi SRIKANDI secara mandiri. Jadwal kegiatan telah disusun hingga pertengahan Maret 2026 untuk mengakomodasi seluruh OPD, bagian, dan kecamatan yang masih dalam proses implementasi.
Menurutnya, penerapan sistem arsip digital menjadi langkah penting dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang modern dan transparan. Dengan adanya sistem tersebut, proses administrasi persuratan dapat dilakukan secara lebih cepat, efisien, dan terdokumentasi dengan baik.
Selain itu, penggunaan aplikasi SRIKANDI juga diharapkan dapat mengurangi penggunaan dokumen fisik secara berlebihan serta meminimalkan risiko kehilangan arsip penting.
“Melalui implementasi SRIKANDI, diharapkan seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesawaran dapat mewujudkan tertib arsip sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan administrasi pemerintahan,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Pesawaran menilai bahwa digitalisasi arsip merupakan bagian dari transformasi birokrasi yang harus terus didorong agar pelayanan publik semakin efektif dan akuntabel.
Dengan adanya kegiatan Bimtek ini, diharapkan seluruh perangkat daerah dapat segera mengimplementasikan sistem persuratan digital secara optimal, sehingga mendukung terciptanya tata kelola pemerintahan yang lebih modern, transparan, dan efisien di Kabupaten Pesawaran. (Fahrul Rozi).



















