Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Lifestyle

Peran Ayah Penting bagi Tumbuh Kembang Anak

331
×

Peran Ayah Penting bagi Tumbuh Kembang Anak

Sebarkan artikel ini

Jakar­ta,  SniperNew.id — Rabu 27 Agus­tus 2025 Kehadi­ran seo­rang ayah dalam kehidu­pan anak tidak kalah pent­ing diband­ing per­an seo­rang ibu. Pesan ini dis­am­paikan melalui ung­ga­han video di media sosial yang dibagikan akun Trends milik dok­ter anak, dr. Indra Taringan, Rabu (27/8).

Dalam ung­ga­han­nya, dr. Indra mene­gaskan bah­wa anak tidak hanya mem­bu­tuhkan kasih sayang ibu, tetapi juga deka­pan hangat, bimbin­gan, dan teladan lang­sung dari ayah. Menu­rut­nya, kehadi­ran ayah yang aktif dan ter­li­bat mem­berikan dampak posi­tif sig­nifikan ter­hadap tum­buh kem­bang anak, baik secara fisik maupun emo­sion­al.

“Ayah yang hadir mem­bu­at anak tum­buh lebih kuat, per­caya diri, dan baha­gia,” tulis dr. Indra dalam keteran­gan video.

Video terse­but menampilkan inter­ak­si seo­rang ayah yang men­dampin­gi anaknya men­jalani per­awatan kese­hatan. Dalam tayan­gan itu ter­li­hat ayah memeluk, menghibur, sekali­gus mem­berikan seman­gat kepa­da anak. Menu­rut keteran­gan yang dis­am­paikan, video terse­but dibu­at dan diung­gah den­gan per­se­tu­juan ter­tulis dari pasien dan kelu­ar­ganya untuk tujuan edukasi masyarakat.

  Ngopi di Tengah Sawah: Gaya Hidup Desa yang Jadi Incaran Kaum Urban

dr. Indra men­je­laskan, persep­si yang berkem­bang di masyarakat ser­ing kali mem­po­sisikan ayah hanya seba­gai pen­cari nafkah, sedan­gkan per­an pen­ga­suhan lebih banyak dibebankan pada ibu. Pan­dan­gan ini per­lu diubah.

“Anak per­lu meli­hat fig­ur ayah di rumah, bukan hanya menden­gar namanya. Sen­tuhan fisik, deka­pan, obrolan ringan, bahkan kehadi­ran di momen kecil sehari-hari, semuanya mem­beri rasa aman yang tidak ter­gan­tikan,” ujarnya.

Ia menam­bahkan bah­wa penelit­ian di bidang psikolo­gi perkem­ban­gan menun­jukkan, anak yang memi­li­ki hubun­gan dekat den­gan ayah cen­derung lebih mam­pu men­gelo­la emosi, memi­li­ki keper­cayaan diri ting­gi, dan lebih siap meng­hadapi tan­ta­n­gan sosial keti­ka dewasa.

Beber­a­pa stu­di inter­na­sion­al men­gungkap­kan, per­an ayah dalam mem­berikan dukun­gan emo­sion­al sama pent­ingnya den­gan per­an ibu. Anak yang tum­buh den­gan kehadi­ran ayah yang respon­sif dan ter­li­bat memi­li­ki risiko lebih ren­dah men­gala­mi gang­guan per­i­laku maupun masalah akademis.

“Deka­pan ayah bukan sekadar pelukan. Itu adalah bahasa cin­ta yang menum­buhkan rasa aman dalam diri anak,” kata dr. Indra.

Menu­rut­nya, bimbin­gan ayah juga men­ja­di sum­ber pem­be­la­jaran ten­tang disi­plin, ker­ja keras, dan tang­gung jawab. Fig­ur ayah yang men­ja­di teladan akan diin­gat anak sep­a­n­jang hidup­nya, mem­ben­tuk pola pikir dan sikap mere­ka saat dewasa kelak.

Dalam ung­ga­han terse­but, dr. Indra men­ga­jak para ayah muda untuk tidak ragu ter­li­bat lang­sung dalam pen­ga­suhan. Mulai dari hal seder­hana seper­ti men­gan­tar anak ke seko­lah, men­e­mani bermain, mem­ba­cakan ceri­ta sebelum tidur, hing­ga men­dampin­gi saat anak sak­it.

  Google Doodle Peringati Ulang Tahun ke-92 Pramoedya Ananta Toer, Penulis Legendaris Indonesia

“Tidak per­lu menung­gu momen besar. Kehadi­ran ayah seti­ap hari, seke­cil apa pun, lebih berhar­ga dari­pa­da hadi­ah mahal,” tulis­nya.

Ia juga mengin­gatkan bah­wa per­an ayah dan ibu sal­ing melengkapi. Ibu mem­berikan kehangatan dan rasa aman, semen­tara ayah mem­berikan doron­gan, keberan­ian, dan rasa per­caya diri. “Jika ked­u­anya hadir bersama, anak men­da­p­at fon­dasi emo­sion­al yang kokoh,” tam­bah­nya.

dr. Indra mene­gaskan bah­wa seti­ap kon­ten yang ia ung­gah di media sosial selalu mengiku­ti prose­dur etik, teruta­ma jika meli­batkan pasien. “Video ini diung­gah den­gan per­se­tu­juan ter­tulis dari pasien dan kelu­ar­ganya. Tujuan­nya murni untuk edukasi,” katanya.

Ia berharap masyarakat semakin sadar akan pent­ingnya kese­im­ban­gan per­an ayah dan ibu. Selain itu, ia men­ga­jak war­ganet untuk mem­bagikan pesan posi­tif ini agar semakin banyak orang tua terin­spi­rasi untuk hadir lebih dekat dalam kehidu­pan anak.

Ung­ga­han terse­but men­u­ai beragam komen­tar posi­tif. Banyak peng­gu­na media sosial yang men­gapre­si­asi pesan yang dibawa dr. Indra. Beber­a­pa war­ganet bahkan mem­bagikan pen­gala­man prib­a­di men­ge­nai peruba­han posi­tif yang ter­ja­di keti­ka ayah mulai lebih ter­li­bat dalam pen­ga­suhan.

  Sedekah Subuh di Cirebon: Gerakan Kecil yang Membawa Keberkahan

Seo­rang war­ganet menulis, “Dulu saya pikir tugas saya hanya men­cari nafkah. Sete­lah menden­gar pesan ini, saya mulai melu­angkan wak­tu untuk anak-anak. Hasil­nya luar biasa, mere­ka lebih dekat dan lebih ter­bu­ka kepa­da saya.”

Komen­tar lain datang dari seo­rang ibu yang men­gatakan, “Kami san­gat bersyukur sua­mi ikut mem­be­sarkan anak-anak. Mere­ka tum­buh penuh kasih dan per­caya diri.”

dr. Indra meni­lai, media sosial dap­at men­ja­di sarana efek­tif untuk menye­barkan pesan posi­tif sep­utar par­ent­ing dan kese­hatan kelu­ar­ga. Namun, ia mengin­gatkan agar para kreator kon­ten selalu mematuhi kode etik, men­ja­ga pri­vasi, dan menguta­makan edukasi dari­pa­da sen­sasi.

Menu­rut­nya, peruba­han pola pikir ten­tang per­an ayah adalah salah satu langkah pent­ing mem­ban­gun gen­erasi yang lebih sehat secara men­tal dan emo­sion­al. “Mari kita sama-sama men­dukung ayah agar tidak hanya men­ja­di sim­bol, tapi benar-benar hadir dalam kehidu­pan anak-anak kita,” pungkas­nya.

Pesan yang dis­am­paikan melalui ung­ga­han dr. Indra Taringan mene­gaskan kem­bali pent­ingnya per­an ayah dalam pen­ga­suhan. Anak tidak hanya mem­bu­tuhkan kasih sayang ibu, tetapi juga bimbin­gan dan teladan dari ayah. Den­gan kehadi­ran ayah, anak tum­buh lebih kuat, per­caya diri, dan baha­gia.

Seba­gaimana dit­ulis dalam ung­ga­han terse­but, “Ayah yang hadir bukan hanya mem­be­sarkan anak, tapi mem­ben­tuk masa depan.” (redak­si)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *