Terupdate

Pencegahan Karhutla di Desa Ekang Anculai Bintan(Kepri),Oleh Tim Manggala Agni

217
×

Pencegahan Karhutla di Desa Ekang Anculai Bintan(Kepri),Oleh Tim Manggala Agni

Sebarkan artikel ini

Bintan(Kepri),SniperNew.id – Rangka mencegah terjadinya kebakaran hutan,dan lahan (Karhutla), Tim Patroli Terpadu terdiri TNI, Polri, Daops Manggala Agni bersama masyarakat, mulai melaksanakan patroli pencegahan karhutla di Desa Ekang Anculai Kecamatan Teluk Sebong Kabupaten Bintan, Kamis (11/7/2024).

Berikut, Tim Patroli Terpadu tersebut dilaksanakan oleh Toyo,selaku Katim Manggala Agni Daops Sum VIII/Batam, Hendra Yudi, selaku Anggota Manggala Agni Daops Sum VIII/Batam, Bhabinkamtibmas Desa Ekang Anculai, AIPTU Herwin, S.H., Babinsa Desa Ekang Anculai SERDA Budi Hendriko dan 1 orang masyarakat yang bernama, Sepatu Afendi.

  Polres Muara Enim Revolusioner, Hadirkan Pendekatan Simpatik dalam Operasi Patuh Musi 2024

Aiptu Herwin, S.H sampaikan, kegiatan tim di lapangan meliputi monitoring kawasan, sosialisasi, pencarian informasi dan pemetaan masalah serta melakukan groundcheck hotspot apabila terdeteksi muncul hotspot, pemadaman dini sehingga api tidak membesar.

Ungkapan Bhabinkamtibmas Desa Ekang Anculai, Aiptu Herwin, S.H yang ikut dalam tim patroli terpadu, dalam pengendalian karhutla kali ini, tim lebih mengutamakan upaya pencegahan karhutla dengan patroli secara rutin.

  DKPP Diminta Berhentikan Komisioner Bawaslu Deli Serdang

“Kegiatan yang dilakukan teman-teman di lapangan pada saat patroli terpadu adalah menjaga daerah yang rawan karhutla, serta beberapa daerah disekitarnya, ini juga salah satu upaya sehingga tidak terjadi karhutla di wilayah tersebut,” ujarnya.

Di tempat yang berbeda, Kasihumas Polres Bintan IPTU Missyamsu Alson mengatakan, bahwa dengan adanya kegiatan patroli dan posko terpadu pencegahan Karhutla, diharapkan pencegahan karhutla yang melibatkan multistakeholder akan semakin sinergis.

  Peletakan Batu Pertama Pembangunan Rumah Wartawan 

“Tim sedang melakukan upaya terpadu dengan tetap memperhatikan kearifan lokal masyarakat dan secara bertahap, mencari solusi bagi pembakar hutan dan lahan yang bermotif ekonomi”, pungkas Kasihumas IPTU Missyamsu Alson,(Gurgur).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *