Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Hukum

Penanganan Kasus Dugaan Pengelapan, Penipuan dan Penyalahgunaan Wewenang Pengurus Koprasi Lestari Abadi Bersama Desa Kuwala Tolak Daerah Ketapang Lamban

645
×

Penanganan Kasus Dugaan Pengelapan, Penipuan dan Penyalahgunaan Wewenang Pengurus Koprasi Lestari Abadi Bersama Desa Kuwala Tolak Daerah Ketapang Lamban

Sebarkan artikel ini

Keta­pang, SniperNew.id — Lam­bat­nya penan­ganan kasus dugaan penipuan yang meli­batkan Kop­erasi Lestari Aba­di Bersama (LAB) dan PT KAL oleh Pol­da Kali­man­tan Barat memicu keke­ce­waan pihak pela­por. Dr. Her­man. Hofi, pen­gacara yang menan­gani kasus ini, akhirnya mela­porkan hal terse­but ke Mabes Pol­ri seba­gai ben­tuk protes atas kurangnya respons dari kepolisian daer­ah.

  SKT Tanpa Sempadan, Kades PJs Tanjung Muda Terancam Pidana

Sete­lah lapo­ran masuk ke Mabes Pol­ri, Divisi Pro­fe­si dan Penga­manan (Propam) Pol­ri segera menin­dak­lan­ju­ti den­gan men­gelu­arkan surat pem­ber­i­tahuan perkem­ban­gan penan­ganan pen­gad­u­an (SP3D) pada 17 Jan­u­ari 2025. Dalam surat terse­but, Propam Mabes Pol­ri meny­atakan bah­wa lapo­ran pela­por telah dilimpahkan ke Biro Pen­gawasan Penyidikan (Biro Was­sidik) Bareskrim Pol­ri untuk ditin­dak­lan­ju­ti.

  P2NAPAS Pertanyakan Kinerja Kementerian ATR/BPN dan Desak Ditjen PSKP Tuntaskan Penanganan dan Penyelesaian Kasus Pertanahan

Langkah ini akhirnya men­dorong Pol­da Kalbar untuk segera melakukan pemang­gi­lan sak­si ser­ta pihak-pihak yang diduga ter­li­bat. Berdasarkan surat pem­ber­i­tahuan perkem­ban­gan hasil penelit­ian lapo­ran pen­gad­u­an yang diter­bitkan pada 28 Feb­ru­ari 2025, Ditreskri­mum Pol­da Kalbar memang­gil sak­si-sak­si, ser­ta memang­gil pen­gu­rus kop­erasi, yakni Ket­ua dan Ben­da­hara Kop­erasi LAB untuk mem­berikan klar­i­fikasi.

Namun, ked­ua pen­gu­rus kop­erasi terse­but mangkir dari pang­gi­lan per­ta­ma, den­gan alasan tidak memi­li­ki cukup wak­tu untuk menyi­ap­kan data-data yang dim­inta penyidik. Aki­bat­nya, Pol­da Kalbar men­jad­walkan pemang­gi­lan ked­ua untuk memas­tikan klar­i­fikasi dap­at dilakukan secepat­nya.

  Diduga Oknum Kades Laman Satong Korupsi DD 2023 Rp 275.479.052 Tak Proses Hukum

Kasus ini men­ja­di sorotan pub­lik mengin­gat dugaan penipuan yang ter­ja­di diduga telah merugikan banyak pihak. Pela­por ser­ta masyarakat luas berharap agar Pol­da Kalbar benar-benar men­jalankan pros­es hukum secara pro­fe­sion­al, tan­pa adanya inter­ven­si dari pihak mana pun, kepa­da awak media snipernewsid Keta­pang Kalbar, Sab­tu (7/3/2025)

 

Penulis: (Juma­di)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *