Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Peristiwa

Pemuda Tewas Tersengat Listrik di Kebun, Keluarga Tuntut Pertanggungjawaban

909
×

Pemuda Tewas Tersengat Listrik di Kebun, Keluarga Tuntut Pertanggungjawaban

Sebarkan artikel ini

Maros, SniperNew.id – Satu keja­di­an menge­jutkan ter­ja­di di Dusun Nihung, Desa Labua­ja, Keca­matan Cen­rana, Kabu­pat­en Maros, Sab­tu malam (25/1/2025). Putra Indrawan­syah (20), pemu­da asal Dusun Salas­sa, dite­mukan mening­gal dunia di kebun milik Kepala Desa Leb­bo Ten­gae, Suryan­to Indra (58), diduga aki­bat tersen­gat kawat listrik yang dipasang untuk jebakan babi.

  Aksi Perusakan Kunci Motor di Pringsewu Barat Alarm Serius Keamanan Lingkungan

Menu­rut sak­si mata, Dar­wis, kor­ban ter­li­hat tergele­tak di lokasi kebun sek­i­tar pukul 19.30 Wita. Kawat listrik itu terny­a­ta dialiri arus lang­sung dari rumah Suryan­to. Kor­ban lang­sung dievakuasi ke Puskesmas Cen­rana, tapi dok­ter sudah meny­atakan kor­ban mening­gal dunia kare­na luka bakar di lengan kiri.

Belum sele­sai den­gan keja­di­an tragis itu, suasana makin panas sete­lah Heri, paman kor­ban, tiba di lokasi. Heri yang dalam keadaan mabuk lang­sung ter­li­bat cek­cok den­gan Suryan­to. Ia bahkan meny­erang kepala desa terse­but den­gan badik, hing­ga Suryan­to men­gala­mi beber­a­pa luka gores di lengan, ping­gang, dan tela­pak tan­gan.

  Ledakan Oven di Dapur MBG Banyumas, Sepuluh Relawan Terluka

Heri akhirnya dia­mankan polisi, semen­tara barang buk­ti beru­pa badik juga sudah disi­ta. Suryan­to sendiri dirawat di Puskesmas Cen­rana aki­bat luka yang dider­i­tanya.

Kapolsek Cam­ba, Iptu Amran Adam, yang dikon­fir­masi mem­be­narkan keja­di­an ini. Menu­rut­nya, pemasan­gan kawat listrik untuk jebakan babi yang dilakukan oleh Suryan­to akan men­ja­di fokus penye­lidikan.

“Kor­ban dan Suryan­to ini sebe­narnya masih kelu­ar­ga, sepupu. Tapi keja­di­an ini sudah menim­bulkan keru­gian besar. Kami akan tetap men­dala­mi unsur pidananya, meskipun pihak kelu­ar­ga beru­paya menye­le­saikan secara kekelu­ar­gaan,” jelas Iptu Amran.

  Banjir Deras Jebol Gudang Toserba Surya Cirebon

Keja­di­an ini menim­bulkan banyak reak­si dari masyarakat. Seba­gian besar meni­lai, tin­dakan memasang kawat listrik seper­ti ini tidak hanya berba­haya, tapi juga menun­jukkan kelala­ian yang tidak seharus­nya dilakukan seo­rang kepala desa.

“Kami ini di kam­pung tidak tahu kalau ada yang pasang kawat listrik. Harus­nya ada cara lain yang lebih aman, jan­gan seper­ti ini,” ujar seo­rang war­ga yang eng­gan dise­butkan namanya.

Masyarakat berharap ada tin­dakan tegas dari pihak berwa­jib, agar keja­di­an seper­ti ini tidak teru­lang. Apala­gi, kepala desa seharus­nya men­ja­di con­toh yang baik dalam men­ja­ga kese­la­matan war­ga di sek­i­tarnya. (Syam­sir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *