Barito Utara, SniperNew.id — Daerah Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah Suasana demokrasi terasa hangat di Kabupaten Barito Utara, Provinsi Kalimantan Tengah, pada hari Rabu, 6 Agustus 2025. Warga terlihat mulai mendatangi Tempat Pemungutan Suara (TPS) sejak pagi hari untuk memberikan hak suaranya dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Barito Utara.
Pemungutan suara berlangsung di berbagai TPS, salah satunya adalah TPS 02 yang terletak di Desa Parian Raya, RT 10, Kecamatan Teweh Selatan. Dalam suasana yang terpantau aman dan tertib, masyarakat dari berbagai kalangan hadir secara bergelombang untuk menyalurkan pilihan mereka. Tampak pula pihak keamanan dari unsur TNI, Polri, serta awak media yang memantau proses jalannya pemilu di wilayah tersebut.
Dalam salah satu dokumentasi yang terekam pada pukul 08.03 WIB, tiga orang terlihat berfoto bersama. Mereka adalah seorang jurnalis yang mengenakan kaos bertuliskan “PERS”, seorang anggota kepolisian dengan seragam lengkap dan rompi taktis bertanda “PAM TPS”, serta seorang anggota TNI yang duduk santai sambil memegang telepon genggam.
Koordinat dan metadata lokasi menunjukkan bahwa gambar tersebut diambil di wilayah Malungai, Kecamatan Gunung Timang, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah. Data tambahan dari foto memperlihatkan ketinggian lokasi sekitar 124,7 meter di atas permukaan laut (mdpl) dan status kecepatan 0 km/h, menandakan bahwa lokasi pengambilan gambar bersifat statis.
Ketiga petugas ini berperan penting dalam menjamin keamanan serta pengawasan jalannya pemilihan di daerah tersebut. Kolaborasi antara aparat dan media menjadi bentuk komitmen bersama dalam menjaga transparansi dan integritas pemilu.
Salah satu warga yang terdaftar sebagai pemilih adalah Yohanes Konsius. Berdasarkan data dari undangan resmi yang dikeluarkan oleh Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), Yohanes diundang untuk menggunakan hak pilihnya pada Rabu, 6 Agustus 2025, di TPS yang beralamat di Desa/Kelurahan Bukit Sawit, Kecamatan Teweh Selatan.
Waktu yang disarankan untuk kehadiran pemilih pun sudah diatur secara bergelombang, untuk menghindari penumpukan. Yohanes dijadwalkan hadir antara pukul 09.00 hingga 10.00 WIB. Dalam undangan tersebut juga tercantum informasi penting seperti larangan membawa alat perekam, serta anjuran membawa identitas resmi seperti e‑KTP atau surat keterangan dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.
Bersamaan dengan surat pemberitahuan itu, tampak pula identitas resmi Yohanes berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP). Berdasarkan data KTP, Yohanes lahir di Ende pada 3 Maret 1986, bekerja sebagai karyawan swasta, dan berdomisili di Desa Bukit Sawit, RT 10, Kecamatan Teweh Selatan.
TPS 02: Kesederhanaan yang Penuh Makna. Dokumentasi lain menunjukkan suasana di TPS 02. TPS ini dibangun dengan tenda berwarna biru sederhana di atas lahan berumput. Beberapa meja dan kursi terlihat digunakan untuk proses pemungutan suara. Di bagian depan, terdapat banner bertuliskan “TPS 02” dengan logo Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Sejumlah warga tampak berdiri mengantri dan memperhatikan papan pengumuman. Sebagian petugas KPPS duduk di balik meja, sibuk mencocokkan data pemilih dan membagikan surat suara. Meskipun lokasi TPS ini terlihat sederhana dan berada di lingkungan terbuka, antusiasme masyarakat sangat tinggi.
Pihak penyelenggara terlihat berusaha keras untuk memastikan proses pemilihan berjalan sesuai prosedur. Petugas KPPS pun tampak sigap dalam membantu warga, terutama lansia dan pemilih baru, agar dapat memahami alur pemungutan suara dengan benar.
Keamanan dan Ketertiban Tetap Terjaga
Keamanan menjadi salah satu prioritas utama dalam pelaksanaan pemilu. Keterlibatan unsur TNI dan Polri di lapangan menjadi bukti nyata bahwa pemerintah berupaya menciptakan suasana yang kondusif dan tertib. Tidak terlihat adanya gangguan selama proses berlangsung. Petugas keamanan juga aktif melakukan pemantauan agar tidak terjadi kecurangan atau intimidasi kepada pemilih.
Pemilu kali ini adalah pemilihan khusus untuk memilih Bupati dan Wakil Bupati Barito Utara periode 2025–2030. Meskipun berskala daerah, semangat demokrasi terasa hingga ke pelosok desa. Masyarakat desa Parian Raya, termasuk RT 10, menunjukkan semangat yang tinggi dalam berpartisipasi aktif dalam pesta demokrasi ini.
Beberapa warga yang ditemui di lokasi TPS mengungkapkan harapan mereka agar Bupati terpilih nanti bisa lebih memperhatikan infrastruktur desa, layanan kesehatan, serta pendidikan. “Kami ingin pemimpin yang benar-benar hadir di tengah masyarakat,” kata seorang warga yang tidak ingin disebutkan namanya.
Pemilu di Barito Utara pada 6 Agustus 2025 berjalan lancar, aman, dan tertib. Dari data yang diperoleh, baik warga, aparat, hingga petugas KPPS telah menjalankan tugasnya dengan baik. Suasana di TPS 02 Desa Parian Raya memperlihatkan potret kesederhanaan namun penuh semangat demokrasi.
Momentum ini menjadi refleksi bahwa meskipun berada di pelosok Kalimantan Tengah, semangat warga dalam menentukan pemimpin masa depan tetap tinggi. Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Barito Utara 2025 diharapkan membawa perubahan nyata bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan rakyat.
Laporan Yohanes Karwilus
Editor Ahmad



















