Berita Peristiwa

Pemasangan Beton U Dimulai di Pasar Pengosari: Langkah Pemulihan Pascabanjir Kerobokan

642
×

Pemasangan Beton U Dimulai di Pasar Pengosari: Langkah Pemulihan Pascabanjir Kerobokan

Sebarkan artikel ini

Den­pasar, SniperNew.id - Men­je­lang genap satu bulan pas­caperi­s­ti­wa ban­jir besar yang melan­da kawasan Pasar Pen­gosari, Ker­obokan, Kabu­pat­en Badung, Bali, pemer­in­tah dan pihak terkait mulai menun­jukkan langkah nya­ta dalam upaya pemuli­han infra­struk­tur yang ter­dampak. Berdasarkan infor­masi yang diter­i­ma dari akun media sosial @denpasar.viral, Kamis (9/10/2025) ini ren­cananya proyek per­baikan di lokasi terse­but mulai mema­su­ki tahap pemasan­gan beton U, seba­gai bagian dari rekon­struk­si sis­tem salu­ran air yang sebelum­nya rusak parah aki­bat ben­cana ban­jir.

Ung­ga­han yang dibagikan oleh akun terse­but menuliskan. “UPDATE! Men­je­lang 30 hari pas­ca ben­cana ban­jir besar di Pasar Pen­gosari, Ker­obokan. Menu­rut keteran­gan pen­gawas proyek, hari ini, Kamis 09/10/25 ren­cana akan mulai dipasang beton U yang sebelum­nya sudah disi­ap­kan di lokasi.”

Ung­ga­han terse­but juga dilengkapi den­gan dua foto kon­disi ter­baru area proyek, menun­jukkan aktiv­i­tas di sek­i­tar galian besar yang men­ja­di pusat per­baikan salu­ran air. Ter­li­hat sejum­lah peker­ja dan alat berat bera­da di area yang sebelum­nya sem­pat men­gala­mi kerusakan serius aki­bat deras­nya ali­ran air saat ban­jir ter­ja­di pada Sep­tem­ber lalu.

Peri­s­ti­wa ini meru­pakan lan­ju­tan dari upaya reha­bil­i­tasi pas­ca­ban­jir besar yang melan­da Pasar Pen­gosari, Ker­obokan, sek­i­tar satu bulan lalu. Ban­jir terse­but sem­pat men­gak­i­batkan kerusakan berat pada infra­struk­tur drainase dan jalan di sek­i­tar pasar, ter­ma­suk amblesnya beber­a­pa bagian tro­toar ser­ta ter­pu­tus­nya akses war­ga menu­ju area perda­gan­gan.

Kini, proyek per­baikan mema­su­ki tahap pent­ing, yakni pemasan­gan beton berben­tuk U, yang berfungsi seba­gai salu­ran air per­ma­nen untuk menam­pung dan men­garahkan ali­ran hujan agar tidak melu­ap kem­bali ke per­muki­man war­ga maupun area pasar.

  Tanah Bergerak Putuskan Jalur Penghubung Bagbagan–Kiara Dua

Langkah ini men­ja­di bagian dari upaya mit­i­gasi ben­cana agar ban­jir seru­pa tidak teru­lang di masa men­datang, teruta­ma mengin­gat wilayah Ker­obokan dike­nal seba­gai salah satu titik rawan genan­gan di kawasan Badung bagian sela­tan.

Dalam ung­ga­han yang sama dise­butkan bah­wa pen­gawas proyek men­ja­di sum­ber keteran­gan terkait ren­cana peker­jaan hari ini. Mes­ki iden­ti­tas indi­vidu atau instan­si yang bertang­gung jawab belum dije­laskan secara rin­ci dalam ung­ga­han, proyek ini diyaki­ni bera­da di bawah koor­di­nasi pemer­in­tah daer­ah Kabu­pat­en Badung bersama pihak pelak­sana proyek yang telah ditun­juk.

Selain itu, keter­li­batan war­ga sek­i­tar dan peda­gang di Pasar Pen­gosari juga men­ja­di ele­men pent­ing dalam pros­es pemuli­han. Beber­a­pa peda­gang sebelum­nya dila­porkan men­gala­mi keru­gian kare­na akses ke pasar ter­gang­gu dan area dagang ter­ge­nang lumpur. Kini, mere­ka berharap proyek ini segera ram­pung agar aktiv­i­tas ekono­mi dap­at kem­bali nor­mal.

Menu­rut ung­ga­han akun @denpasar.viral, tahap pemasan­gan beton U dijad­walkan dim­u­lai pada Kamis, 9 Okto­ber 2025, tepat 30 hari sete­lah ban­jir besar melan­da kawasan terse­but.

Ben­cana ban­jir itu sendiri ter­ja­di pada awal Sep­tem­ber 2025, sete­lah hujan deras meng­guyur wilayah Den­pasar dan Badung sela­ma lebih dari enam jam tan­pa hen­ti. Salu­ran air di sek­i­tar pasar tak mam­pu menam­pung deb­it air yang ting­gi, menye­babkan air melu­ap ke jalan raya dan meng­gerus struk­tur tanah di sek­i­tarnya.

Sejak keja­di­an itu, pemer­in­tah daer­ah bersama pihak terkait melakukan pem­ber­si­han lumpur, mengevakuasi mate­r­i­al ban­gu­nan yang rusak, ser­ta menyi­ap­kan ran­can­gan rekon­struk­si salu­ran baru. Kini, tahap fisik proyek sudah mulai tam­pak den­gan kehadi­ran mate­r­i­al beton di lokasi.

Peri­s­ti­wa dan proyek per­baikan ini berlang­sung di Pasar Pen­gosari, salah satu pasar tra­di­sion­al yang berlokasi di wilayah Ker­obokan, Kabu­pat­en Badung, Bali.

Lokasi ini dike­nal seba­gai kawasan padat aktiv­i­tas perda­gan­gan dan jalur lalu lin­tas penghubung antara Den­pasar dan Cang­gu. Kare­na posisinya yang bera­da di dataran ren­dah ser­ta dike­lilin­gi ali­ran air kecil, kawasan ini ser­ing kali men­ja­di titik rawan genan­gan keti­ka curah hujan ting­gi.

  Ambulans Terobos Kerumunan Tahun Baru 2026 di Bundaran HI Jakarta

Ung­ga­han foto dari akun @denpasar.viral mem­per­li­hatkan area galian besar di tepi jalan dan dekat ban­gu­nan pasar, den­gan tanah long­sor dan rerun­tuhan sisa ban­jir masih ter­li­hat di sek­i­tarnya. Sejum­lah peker­ja tam­pak mem­per­si­ap­kan pemasan­gan beton di sisi salu­ran.

Tujuan uta­ma pemasan­gan beton U adalah meningkatkan kap­a­sitas salu­ran drainase ser­ta mem­perku­at struk­tur tanah di sek­i­tar pasar. Berdasarkan lapo­ran semen­tara, salu­ran lama yang ter­bu­at dari batu kali dan tanah padat dini­lai tidak cukup kuat mena­han tekanan air saat curah hujan ekstrem melan­da.

Ben­cana ban­jir pada Sep­tem­ber lalu men­ja­di eval­u­asi pent­ing bagi pemer­in­tah setem­pat. Selain menye­babkan keru­gian ekono­mi, keja­di­an terse­but juga menim­bulkan kere­sa­han war­ga kare­na air sem­pat melu­ap hing­ga ke dalam area pasar dan beber­a­pa rumah sek­i­tar.

Pemasan­gan beton U dihara­p­kan dap­at men­ja­di solusi per­ma­nen untuk men­galirkan air den­gan lan­car ke sun­gai uta­ma, sekali­gus mem­i­ni­malkan risiko ban­jir di musim penghu­jan men­datang.

Menu­rut infor­masi yang diter­i­ma, mate­r­i­al beton U sudah disi­ap­kan sebelum­nya di lokasi proyek. Peker­jaan akan dilakukan secara berta­hap, dim­u­lai den­gan pem­ber­si­han area galian, penataan dasar salu­ran, kemu­di­an pemasan­gan beton meng­gu­nakan alat berat.

Sete­lah pros­es pemasan­gan sele­sai, tim akan melan­jutkan den­gan pen­guatan sisi kanan dan kiri salu­ran meng­gu­nakan cam­pu­ran semen ser­ta pemasan­gan penut­up di beber­a­pa titik untuk kea­manan pejalan kaki.

Pros­es ini diperki­rakan memakan wak­tu beber­a­pa ming­gu, ter­gan­tung pada kon­disi cua­ca dan sta­bil­i­tas tanah di sek­i­tar area ker­ja.

Pen­gawas proyek juga mene­gaskan bah­wa peker­jaan dilakukan den­gan tetap mem­per­hatikan kea­manan war­ga dan kelan­car­an aktiv­i­tas pasar, meskipun beber­a­pa akses jalan semen­tara dial­ihkan sela­ma pros­es berlang­sung.

Berdasarkan penga­matan dari ung­ga­han foto yang dibagikan, kon­disi di sek­i­tar Pasar Pen­gosari masih menun­jukkan bekas kerusakan cukup parah. Tanah di sek­i­tar salu­ran tam­pak ambles dan ter­da­p­at tumpukan mate­r­i­al lama yang belum selu­ruh­nya diber­sihkan.

  Kucing Oren Bertahan Tiga Minggu di Pohon Sawit, Berhasil Dievakuasi Relawan di Aceh Tamiang

Sejum­lah war­ga yang dite­mui di lokasi proyek berharap agar per­baikan dap­at segera ram­pung, mengin­gat area pasar meru­pakan sum­ber mata penc­a­har­i­an uta­ma bagi banyak peda­gang kecil.

“Yang pent­ing salu­ran­nya cepat jadi dan tidak ban­jir lagi. Kami sudah cukup trau­ma wak­tu air masuk sam­pai ke lapak,” ujar salah satu peda­gang yang eng­gan dise­butkan namanya, saat diwawan­car­ai secara ter­pisah oleh media lokal.

Selain war­ga, beber­a­pa pen­gen­dara yang rutin melin­tas di kawasan terse­but juga meng­hara­p­kan agar proyek ini tidak meng­gang­gu arus lalu lin­tas ter­lalu lama, teruta­ma pada jam sibuk.

Pemer­in­tah Kabu­pat­en Badung sebelum­nya telah meny­atakan komit­men­nya untuk mem­per­cepat penan­ganan pas­ca­ban­jir di wilayah-wilayah ter­dampak, ter­ma­suk Ker­obokan dan sek­i­tarnya. Dalam rap­at koor­di­nasi awal bulan ini, Dinas Peker­jaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Badung mene­gaskan bah­wa per­baikan sis­tem drainase akan men­ja­di pri­or­i­tas uta­ma sela­ma tri­wu­lan akhir 2025.

“Fokus kami bukan hanya mem­per­bai­ki kerusakan, tapi juga mem­perku­at sis­tem agar keja­di­an seru­pa tidak teru­lang,” ujar salah satu peja­bat dinas dalam keteran­gan resminya.

Pro­gram ini juga masuk dalam agen­da reha­bil­i­tasi infra­struk­tur strate­gis yang meliputi pem­ban­gu­nan salu­ran baru, pen­ingkatan kap­a­sitas gorong-gorong, ser­ta penataan kem­bali area pasar agar lebih ramah lingkun­gan dan tahan ter­hadap ben­cana.

Kegiatan pemasan­gan beton U di Pasar Pen­gosari hari ini men­ja­di sim­bol dim­u­lainya fase pemuli­han yang lebih konkret sete­lah ben­cana ban­jir besar yang sem­pat melumpuhkan aktiv­i­tas masyarakat.

Den­gan sin­er­gi antara pemer­in­tah daer­ah, pihak proyek, dan war­ga, dihara­p­kan pros­es rekon­struk­si ini ber­jalan lan­car dan mam­pu mem­berikan hasil yang berman­faat jang­ka pan­jang bagi masyarakat Ker­obokan.

Proyek ini tidak hanya men­ja­di langkah tek­nis mem­per­bai­ki salu­ran air, tetapi juga ben­tuk komit­men kolek­tif ter­hadap keta­hanan lingkun­gan dan kese­jahter­aan war­ga di wilayah Den­pasar dan sek­i­tarnya.

Reporter: (Tim Redak­si)
Lokasi: Pasar Pen­gosari, Ker­obokan, Badung – Bali
Tang­gal: Kamis, 9 Okto­ber 2025
Sum­ber: Akun Threads @denpasar.viral.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *