Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Daerah

Pekan Semarak Petualangan Literasi BKKBN Resmi Dimulai

191
×

Pekan Semarak Petualangan Literasi BKKBN Resmi Dimulai

Sebarkan artikel ini

Pringsewu, SniperNew.id – Kementer­ian Pen­didikan dan Kebu­dayaan Bang­ga Kelu­ar­ga Bali­ta Nasion­al (BKKBN) melalui akun res­mi @kemendukbangga_bkkbn mengu­mumkan dim­u­lainya Pekan Semarak Pet­u­alan­gan Lit­erasi. Acara ini ditu­jukan untuk Ayah Bun­da, para pen­ga­suh, ser­ta Kad­er BKB (Bina Kelu­ar­ga Bali­ta) di selu­ruh Indone­sia. Pengu­mu­man ini diung­gah pada Senin (22/9/2025) di plat­form Threads dan lang­sung menarik per­ha­t­ian para pegiat lit­erasi.

Pekan Semarak Pet­u­alan­gan Lit­erasi adalah rangka­ian kegiatan lit­erasi kre­atif yang men­ga­jak kelu­ar­ga Indone­sia, teruta­ma yang memi­li­ki bali­ta, untuk menum­buhkan kecin­taan pada mem­ba­ca dan berek­spre­si. Dalam ung­ga­han terse­but, BKKBN mene­gaskan bah­wa acara ini res­mi dim­u­lai dan men­ga­jak masyarakat untuk mera­maikan kegiatan lewat karya-karya kre­atif yang diung­gah ke media sosial. Kegiatan uta­ma yang ditawarkan antara lain:

1. Mem­ba­ca Nyaring di Tamasya – Aktiv­i­tas mem­ba­ca nyaring buku ceri­ta bersama anak-anak saat tamasya kelu­ar­ga.

2. Kreasi Origa­mi di Tamasya – Kegiatan seni meli­pat ker­tas untuk men­gasah motorik halus anak.

3. Ekspre­si Cin­ta di Tamasya – Aktiv­i­tas berek­spre­si ten­tang kasih sayang dalam kelu­ar­ga melalui karya seni atau ceri­ta.

Ung­ga­han res­mi juga men­can­tumkan peri­ode par­tisi­pasi mulai 22–26 Sep­tem­ber 2025.

Kegiatan ini meli­batkan: BKKBN seba­gai penye­leng­gara uta­ma.

Ayah Bun­da dan Pen­ga­suh anak bali­ta di selu­ruh Indone­sia.

  Drumband MTsN 7 Sungai Bahar Terganggu Saat Tampil di Acara HUT RI

Kad­er BKB (Bina Kelu­ar­ga Bali­ta) di berba­gai daer­ah seba­gai peng­ger­ak lit­erasi kelu­ar­ga.

Per­pus­takaan Nasion­al (perpusnas.go.id) dan komu­ni­tas lit­erasi seper­ti gemarmembaca.id seba­gai mitra yang turut menye­barkan infor­masi.

Akun media sosial res­mi @kemendukbangga_bkkbn, @ditbalnak.kemendukbangga, dan @gemarmembaca.id dise­but untuk ditandai saat ung­ga­han dilakukan.

Peri­ode ung­ga­han kegiatan berlang­sung pada 22–26 Sep­tem­ber 2025. Walaupun pengu­mu­man dilakukan secara dar­ing melalui Threads, imple­men­tasi kegiatan dap­at dilakukan di mana saja—baik di rumah, taman kota, maupun lokasi tamasya kelu­ar­ga di selu­ruh Indone­sia. Artinya, ruang par­tisi­pasi san­gat luas dan inklusif, memu­ngkinkan kelu­ar­ga dari berba­gai daer­ah turut ser­ta tan­pa batasan geografis.

BKKBN men­je­laskan bah­wa lit­erasi kelu­ar­ga adalah fon­dasi pent­ing untuk tum­buh kem­bang anak. Mem­ba­ca nyaring, mem­bu­at karya seni, dan berek­spre­si cin­ta diyaki­ni mam­pu:

Men­guatkan ikatan emo­sion­al antara orang tua dan anak.

Menum­buhkan minat baca sejak usia dini.

Men­gasah kreativ­i­tas dan keter­ampi­lan motorik halus anak bali­ta.

Menghidup­kan seman­gat bulan lit­erasi nasion­al.

Menu­rut pakar pen­didikan kelu­ar­ga yang dihubun­gi SniperNew.id, lit­erasi kelu­ar­ga meru­pakan inves­tasi jang­ka pan­jang. Anak-anak yang tum­buh den­gan kebi­asaan mem­ba­ca dan berkreasi cen­derung memi­li­ki kemam­puan kog­ni­tif dan sosial yang lebih baik.

Untuk berpar­tisi­pasi, BKKBN mem­berikan pan­d­u­an:

1. Kelu­ar­ga atau kad­er BKB men­gadakan kegiatan sesuai tiga tema uta­ma.

2. Pros­es kegiatan direkam dalam for­mat video reels.

3. Ung­gah video di media sosial sela­ma peri­ode yang telah diten­tukan.

4. Gunakan tagar dan tandai akun res­mi BKKBN dan mitra lit­erasi seper­ti yang ter­can­tum dalam ung­ga­han.

Selain mem­o­ti­vasi par­tisi­pasi, pani­tia juga menye­butkan akan ada hadi­ah menarik bagi kon­ten-kon­ten kre­atif ter­baik.

Sejak diu­mumkan, ung­ga­han terse­but lang­sung men­da­p­at respons posi­tif dari war­ganet. Beber­a­pa orang tua meny­atakan antu­sias untuk ikut ser­ta. Kad­er BKB di sejum­lah daer­ah juga mulai meren­canakan kegiatan di taman bermain lokal atau ruang ter­bu­ka hijau.

  PBB Naik 250%, Bupati Pati Tantang Rakyat: “50 Ribu Orang Saya Hadapi!

Peng­giat lit­erasi kelu­ar­ga meni­lai langkah BKKBN ini selaras den­gan tren edukasi berba­sis pen­gala­man menye­nangkan. Mem­ba­ca nyaring di ruang ter­bu­ka, mem­bu­at origa­mi, dan mengek­spre­sikan kasih sayang bukan hanya menghibur anak, tetapi juga menanamkan nilai keber­samaan.

Selain itu, kegiatan berba­sis media sosial ini mem­ban­tu meningkatkan kesadaran pub­lik ten­tang pent­ingnya lit­erasi kelu­ar­ga di era dig­i­tal. Den­gan for­mat reels yang pop­uler, pesan lit­erasi bisa lebih mudah men­jangkau gen­erasi muda dan kelu­ar­ga muda di Indone­sia.

Pakar lit­erasi anak dari Uni­ver­si­tas Negeri Yogyakar­ta, Dr. Rina Lestari, men­gatakan kepa­da SniperNew.id bah­wa pen­dekatan kre­atif seper­ti ini efek­tif. “Kegiatan mem­ba­ca nyaring dan origa­mi dap­at merangsang kemam­puan berba­hasa, ima­ji­nasi, dan koor­di­nasi motorik anak. Meng­gabungkan­nya den­gan momen tamasya kelu­ar­ga mem­bu­at pros­es bela­jar terasa menye­nangkan,” ujarnya.

Semen­tara itu, psikolog kelu­ar­ga, Arif Prase­tyo, menam­bahkan bah­wa ekspre­si cin­ta dalam kelu­ar­ga adalah pon­dasi psikol­o­gis pent­ing. “Keti­ka anak merasa dicin­tai dan dia­jak berek­spre­si, mere­ka tum­buh men­ja­di prib­a­di yang per­caya diri dan peduli lingkun­gan,” jelas­nya.

Kegiatan ini juga mem­bu­ka pelu­ang bagi taman kanak-kanak, PAUD, dan per­pus­takaan daer­ah untuk men­gadakan acara bersama. Beber­a­pa per­pus­takaan di Jawa Ten­gah dan Suma­tra Barat bahkan sudah menyi­ap­kan sesi khusus mem­ba­ca nyaring di luar ruan­gan.

Ket­ua Komu­ni­tas Gemar Mem­ba­ca Yogyakar­ta, Siti Rah­mawati, men­gatakan bah­wa momen­tum ini men­ja­di ajang kolab­o­rasi. “Kami akan men­ga­jak para orang tua dan anak-anak untuk datang ke Taman Pin­tar Yogyakar­ta pada akhir pekan. Akan ada sesi mem­ba­ca nyaring, lom­ba origa­mi, dan ceri­ta ten­tang kasih sayang kelu­ar­ga. Ini cara kami men­dukung inisi­atif BKKBN sekali­gus meme­ri­ahkan bulan lit­erasi,” ungkap­nya.

  Gunung Halimun Salak “Paru-Paru Jawa Barat” Luka Parah Akibat Tambang Emas Ilegal

Dalam era gawai dan kon­ten dig­i­tal cepat saji, ajakan BKKBN untuk mera­maikan lit­erasi lewat karya kre­atif men­ja­di san­gat rel­e­van. Video reels, origa­mi, dan ekspre­si cin­ta bukan sekadar kegiatan hibu­ran, melainkan strate­gi untuk mem­bu­at lit­erasi kem­bali menarik bagi gen­erasi muda.

Masyarakat dihara­p­kan tidak hanya men­gung­gah kon­ten, tetapi juga menyem­patkan wak­tu untuk berdia­log dan berba­gi ceri­ta den­gan anak. Den­gan begi­tu, kegiatan lit­erasi tidak berhen­ti di media sosial, tetapi men­ja­di kebi­asaan posi­tif di rumah.

Pekan Semarak Pet­u­alan­gan Lit­erasi BKKBN bukan sekadar ajang ung­ga­han media sosial. Lebih dari itu, ia adalah ger­akan nasion­al untuk mem­perku­at budaya mem­ba­ca, kreativ­i­tas, dan kasih sayang kelu­ar­ga. Den­gan meli­batkan selu­ruh lapisan masyarakat, dari Ayah Bun­da hing­ga kad­er BKB, kegiatan ini men­ja­di pengin­gat bah­wa lit­erasi dim­u­lai dari rumah dan dap­at tum­buh sub­ur di mana saja—termasuk di ten­gah suasana tamasya kelu­ar­ga.

Den­gan peri­ode ung­ga­han yang berlang­sung dari 22 hing­ga 26 Sep­tem­ber 2025, para kelu­ar­ga dan komu­ni­tas lit­erasi di Indone­sia pun­ya wak­tu untuk menyi­ap­kan karya ter­baik mere­ka. Dukun­gan penuh BKKBN dan mitra-mitranya menun­jukkan bah­wa lit­erasi kelu­ar­ga adalah tang­gung jawab bersama.

Melalui langkah seder­hana seper­ti mem­ba­ca nyaring, meli­pat origa­mi, dan mengek­spre­sikan cin­ta, ger­akan ini dihara­p­kan men­ja­di inspi­rasi bagi ribuan kelu­ar­ga di Tanah Air untuk kem­bali men­jadikan buku, kreativ­i­tas, dan kasih sayang seba­gai bagian tak ter­pisahkan dari kese­har­i­an.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *