Bantuan BOS

Pedagang Pasar Gambir Kutuk Kebijakan Kadis Perdagangan Usai Pedagang Meninggal Dunia

161
×

Pedagang Pasar Gambir Kutuk Kebijakan Kadis Perdagangan Usai Pedagang Meninggal Dunia

Sebarkan artikel ini

TEBING TINGGi.Snipernew.id

Duka men­dalam menye­limu­ti Pasar Gam­bir, Kota Tebing Ting­gi, sete­lah seo­rang peda­gang berna­ma Lin­don Malau mening­gal dunia usai meng­hadiri rap­at bersama Dinas Perda­gan­gan Kota Tebing Ting­gi pada Jumat, 9 Jan­u­ari 2026.

Peri­s­ti­wa ini memicu kemara­han para peda­gang yang mengutuk keras kebi­jakan dan sikap Marim­bun Marpaung, selaku Kepala Dinas Perda­gan­gan.


Rap­at yang dige­lar di lan­tai 3 Pasar Kain Tebing Ting­gi terse­but sejatinya mem­ba­has ver­i­fikasi data peda­gang Pasar Gam­bir, berdasarkan surat res­mi Dinas Perda­gan­gan Nomor 510/154/DPKUKM. Namun, suasana rap­at jus­tru mem­anas sete­lah para peda­gang dila­rang merekam jalan­nya rap­at.

  Pujian di Tengah Perkara: Momen Sowan Eggi Sudjana ke Jokowi Jadi Sorotan Publik

Larangan terse­but, menu­rut kesak­sian peda­gang dan kelu­ar­ga kor­ban, dis­am­paikan lang­sung oleh Kadis Perda­gan­gan.

“Banyak sak­si saat beli­au melarang kami memvideokan rap­at.

Pada­hal peja­bat pub­lik seharus­nya siap diawasi,” ujar salah satu anggota kelu­ar­ga kor­ban.

Kor­ban, Lin­don Malau, hadir dalam rap­at mewak­ili istrinya, Roi­da Simar­ma­ta, sesuai undan­gan res­mi yang men­can­tumkan nama sang istri. Seu­sai rap­at, Lin­don men­gala­mi penu­runan kon­disi kese­hatan dan sem­pat dibawa ke RSUD Kumpu­lan Pane, sebelum akhirnya diny­atakan mening­gal dunia. Jenazah kemu­di­an dibawa ke rumah duka di Jalan Danau Toba, Lingkun­gan IV, Kelu­ra­han Peli­ta, Keca­matan Baje­nis.

Kelu­ar­ga dan peda­gang meni­lai kema­t­ian Lin­don tidak dap­at dilepaskan dari tekanan psikol­o­gis aki­bat kebi­jakan yang dis­am­paikan dalam rap­at. Almarhum dike­tahui meno­lak tiga poin kebi­jakan uta­ma,
yakni kenaikan ret­ribusi pasar secara sig­nifikan, pen­gu­ran­gan kepemi­likan kios dari dua men­ja­di satu, ser­ta keten­tu­an bah­wa kios tidak dap­at diwariskan jika peda­gang mening­gal dunia.

  Dana BOS 2025 SDN 1 Tegineneng Disorot LPKAN RI, Kepsek Diminta Buka Data dan Bertanggung Jawab

Salah satu peda­gang men­gungkap­kan, sebelum mening­gal, Lin­don sem­pat menyam­paikan keber­atan­nya terkait kenaikan ret­ribusi dari Rp75.000 men­ja­di Rp300.000 per bulan, atau naik hing­ga 300 persen.

“Kami peda­gang kecil, bagaimana sang­gup mem­ba­yar sebe­sar itu? Kebi­jakan ini berto­lak belakang den­gan perny­ataan Menteri Keuan­gan Pur­baya yang menye­but pajak diperingan, bukan dinaikkan,” ujarnya di hada­pan aparat kepolisian.

Para peda­gang juga menye­salkan sikap Kadis Perda­gan­gan yang dini­lai tidak mau menden­garkan aspi­rasi.

Bahkan, saat di rumah sak­it, kelu­ar­ga menye­but ter­ja­di kem­bali kete­gan­gan kare­na pihak dinas diang­gap eng­gan mem­beri ruang pen­je­lasan.

  Polemik Biaya Seragam SMKN 9 Bandar Lampung, Wali Murid Mengeluh, LSM Desak Disdik Audit Lapangan

Kemara­han peda­gang turut diarahkan kepa­da DPRD Kota Tebing Ting­gi, khusus­nya Komisi II, yang dini­lai lam­ban menin­dak­lan­ju­ti per­mintaan Rap­at Den­gar Pen­da­p­at (RDP) terkait keluhan peda­gang Pasar Gam­bir. Surat res­mi dari media dan peda­gang telah dilayangkan sejak sebelum tahun baru, namun belum mem­buahkan keje­lasan.
“DPRD adalah wak­il raky­at. Jan­gan sam­pai raky­at baru diden­gar sete­lah ada kor­ban mening­gal dunia,” tegas salah satu peda­gang.

Para peda­gang mende­sak DPRD Komisi II untuk segera men­gaw­al kasus ini secara serius dan mem­inta Wali Kota Tebing Ting­gi turun tan­gan mengeval­u­asi kebi­jakan ret­ribusi pasar. Mere­ka mene­gaskan, kead­i­lan dan keber­pi­hakan kepa­da peda­gang kecil adalah har­ga mati agar trage­di seru­pa tidak teru­lang.
Redak­si.