Terupdate

OKI Berhasil Tekan Inflasi, Dibawah Rerata Nasional dan Provinsi

206
×

OKI Berhasil Tekan Inflasi, Dibawah Rerata Nasional dan Provinsi

Sebarkan artikel ini

OKI,Snipernew.id– Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI)Kembali menunjukkan tren positif dalam rangka mengatasi inflasi periode Mei 2024.Badan pusat statistik (BPS) meliris tingkat inflasi OKI di angka 2,81 persen (tahun ke tahun) di bawah inflasi nasional 2,84 persen dan provinsi Sumsel 2,98 persen.

Pj.Bupati Asmar Wijaya mengatakan, tingkat inflasi itu berhasil di tekan setelah berbagai langkah di lakukan.Mulai dari operasi pasar, pengaktifan satgas pangan hingga program gerakan pangan murah.

“Saya kira ini merupakan kerja keras kita semua stakeholder juga sudah bekerja untuk menekan tingkat inflasi di OKI,”kata Asmar pada rakor rilis inflasi mei 2024

Oleh BPS OKI di ruang kerjanya,Selasa (4/5)Asmar juga membandingkan soal tingkat inflasi di OKI sejak Januari 2024

Hingga Mei 2024 yakni dari 4,92 persen turun drastis menjadi 2,81 persen atas hasil ini Asmar mengaku, sangat amat bersyukur dengan tingkat inflasi OKI yang terkendali.

“Alhamdulillah, secara umum OKI cukup aman, kita akan terus berupaya, agar tren nya, akan semakin membaik.upaya pengendalian tidak kita hentikan,”ujar dia.

Sementara kepala BPS OKI, Anugrah Hani Prasetyowati dalam paparannya menjelaskan, beberapa komoditas penyumbang inflasi periode Mei antara lain cabai merah,bawang merah,bahan bakar rumah tangga hingga minyak goreng.

“Kelompok makanan, minuman, dan tembakau dengan andil 2,41 persen disumbang oleh beras,bawang merah, cabai merah dan tomat.kelompok penyediaan makanan dan minuman/Restoran dengan andil 0,52 persen, komoditas penyumbang utama inflasi pada kelompok ini adalah pempek, nasi dengan lauk dan martabak,” jelas Hani.

Sementara kelompok perawatan pribadi dan jasa lain nya dengan andil 0,49 persen antara lain Emas perhiasan dan pasta Gigi.

Untuk menjaga laju inflasi kedepan Hani menjelaskan OKI sudah memiliki langkah awal yang sangat baik.

“Sudah dilakukan upaya maksimal hingga penurunan inflasi signifikan.Harus di perhatikan komoditas penyumbang inflasi,”ujar dia.(Ali Yamin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *