Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Terupdate

Ninik Mamak Salareh Aia Dukung Investasi Geothermal Bonjol. Bupati Sabar AS : Terus Lakukan Sosialisasi Ke Masyarakat

402
×

Ninik Mamak Salareh Aia Dukung Investasi Geothermal Bonjol. Bupati Sabar AS : Terus Lakukan Sosialisasi Ke Masyarakat

Sebarkan artikel ini

Pasaman, SniperNew.id Hing­ga saat ini belum ada inves­tasi besar yang masuk ke Pasaman. Bagaimana ekono­mi Pasaman akan mem­baik, kalau hanya men­gan­dalkan DAU dari Pemer­in­tah Pusat yang alokasinya selalu ter­batas seti­ap tahun.

“Sekali lagi saya mohon, mari dukung secara total, demi kepentin­gan bersama. Tidak hanya Bon­jol, tapi Pasaman secara umum. Mak­si­malkan sosial­isas­inya. Ingat, kuncinya dis­osial­isasi, agar infor­masi yang benar bisa sam­pai secara utuh kepa­da masyarakat.”

Hal itu diungkap Bupati Pasaman Sabar AS, dalam rap­at per­cepatan ren­cana inves­tasi ener­gi panas bumi Bon­jol, Selasa (30/7) di ruang rap­at Bupati Pasaman.

“Prin­sip­nya, inves­tasi ini harus jalan. Kalaupun ada masalah, mari kita atasi bersama. Ini kepentin­gan bersama. Kepentin­gan daer­ah dan kepentin­gan masyarakat. Jan­gan gara-gara hal kecil, inves­tasi harus ter­tun­da. Muaranya, masyarakat juga yang akan rugi,” ingat bupati.

  Bara Rokok Picu Kebakaran Petasan, Detik-Detik Mencekam Terekam Video

Kepa­da stake hold­er yang ter­li­bat, mulai OPD terkait, camat dan forkopim­ca Bon­jol, Wali Nagari ser­ta ninik mamak, dihara­p­kan Bupati untuk mam­pu merangkul semua pihak yang berke­pentin­gan dan bisa mem­fasil­i­tasi suara-suara yang muncul di masyarakat.

“Ini proyek besar dan berdampak luas, baik untuk daer­ah maupun masyarakat. Sama sekali bukan untuk kepentin­gan orang per-orang, apala­gi bupati atau yang lain­nya,” tegas bupati.

Kepa­da tim sosial­isasi yang telah ditun­juk, dihara­p­kan mak­si­mal bek­er­ja. Jan­gan sam­pai isu-isu yang kini bersilew­er­an di med­sos, bisa men­galahkan kebe­naran yang ada, lan­taran infor­masi yang benar tidak sam­pai ke masyarakat.

“Saya minta Pak Camat Bon­jol ‘all out’ di lapan­gan, kalau per­lu 24 jam non stop. Ajak rekan-rekan Forkopim­ca, Kapolsek juga Dan­ramil. Rangkul semua pihak yang berke­pentin­gan. Gunakan semua media yang ada, ter­ma­suk di masjid-masjid dalam seti­ap kesem­patan,” pesan Bupati Sabar AS.

Dije­laskan bupati, ter­lak­sanan­nya proyek pem­bangk­it listrik geot­her­mal Bon­jol, meru­pakan kebu­tuhan dan kebang­gan bagi Pasaman.

  Parkir Liar Warnai Pergantian Tahun Baru Medan

“Kapan lagi inves­tasi swasta skala besar masuk ke Pasaman. Dan tolong dicatat, kalaupun bukan saya bupatinya nan­ti, saya harap Geot­her­mal Bon­jol tetap jalan, agar ekono­mi masyarakat Pasaman bisa lebih baik lagi,” tegas bupati Sabar AS.

Hal sena­da juga dis­am­paikan Sig­it ST., Site Man­ag­er PT Med­co Geot­her­mal Sumat­era selaku perusa­haan yang men­da­p­atkan penu­gasan eksplo­rasi ener­gi panas bumi dari pemer­in­tah.

“Sia­papun bupatinya, sia­papun camat­nya, Kami akan tetap jalan. Kami tahu sekarang lagi masa pilka­da di Pasaman, tapi mohon kami jan­gan dis­eret seret ke ranah poli­tik,” tegas Sig­it.

Dikatakan, sem­u­la diren­canakan pros­es kon­struk­si mulai diakukan bulan juli sekarang. Namun kare­na kon­disi yang kurang baik, pro­gres itu ter­pak­sa dibatalk­an dulu.

Diakui Sig­it, dalam tahap pelak­sanaan kegiatan, sejauh ini ham­pir tidak dite­mukan kendala yang berar­ti. Kalau pun ada kendala-kendala, diyaki­ni bisa diatasi, ter­ma­suk per­soalan har­ga gan­ti rugi tanah yang muncul saat ini.

Semen­tara itu, Dt. Mangku­to Alam, ninik mamak Kena­gar­i­an Gang­go Mudi­ak, Keca­matan Bon­jol, meny­atakan dukun­gan penuh­nya atas ren­cana inves­tasi tam­bang ener­gi panas bumi yang akan dilakukan di daer­ah­nya.

  Air Mata Perantau Saat Aceh Tamiang Tenggelam

“Kalau kurang tapak tan­gan, jo nyiru kami tam­puangkan,” ujar Dt. Mangku­to Alam usai perte­muan antara investor PT Med­co Geot­her­mal Sumat­era (MGSu) den­gan para ninik mamak yang difasil­i­tasi Pemer­in­tah Kabu­pat­en Pasaman.

Menu­rut Dt. Mangku­to Alam, seba­gai ninik mamak pemangku adat Salareh Aia Bon­jol, ori­en­tasinya tidak lain adalah bagaimana seti­ap kebi­jakan dan kepu­tu­san yang dikelu­arkan men­datangkan kemasla­hatan bagi anak keme­nakan.

“Masalah yang ada saat ini, meru­pakan hal biasa. Kalau soal gan­ti rugi tanah, bisa didudukan kem­bali. Tapi masyarakat sedik­it ter­pro­vokasi aki­bat ‘dig­oreng’ oleh oknum per­an­tau melalui media sosial, yang pada­hal mere­ka sendiri tidak tahu duduk per­soalan­nya,” ucap Dt. Mangku­to.

Diungkap­kan­nya, soal gan­ti rugi tanah itu muncu­at, lan­taran ada yang menye­butkan nom­i­nal har­ga Rp.300 rb sam­pai Rp.400.000,- per­me­ternya. Pada­hal stan­dar har­ga tanah itu sudah ada dasarnya, sesuai NJOP yang dite­tap­kan pemer­in­tah.

Namun, Dat­u­ak Mangku­to opti­mis, pem­ban­gu­nan pem­bangk­it listrik ener­gi panas bumi Bon­jol, akan ber­jalan seba­gaimana dihara­p­kan
#Pasaman_Lebih_Baik_dan_Bermartabat ( Anjas­ri )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *