Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Ekonomi

Modus Batang Dulu, Duit Nanti — “Pedagang Kena PHP Pembeli Siluman”

386
×

Modus Batang Dulu, Duit Nanti — “Pedagang Kena PHP Pembeli Siluman”

Sebarkan artikel ini

Jabar, SnipetNew.id - Viral sebuah ung­ga­han dari akun Face­book Ris­man Nad­hir Ris­naya yang mem­per­li­hatkan momen di sebuah warung sem­bako yang nyaris jadi kor­ban penipuan oleh pem­be­li baru. Dalam ung­ga­han yang dibagikan 6 jam lalu, tam­pak seo­rang pria tak dike­nal ten­gah sibuk memil­ih barang di eta­lase toko, Rahu 16 Julu 2025.

Namun, bukan soal belan­jaan­nya yang jadi sorotan. Yang bikin geger adalah modus si pem­be­li, diduga men­co­ba “men­ge­labui” peda­gang den­gan dal­ih akan ambil uang yang katanya tert­ing­gal di kendaraan. Barang belan­jaan sudah dikumpulkan, tapi uangnya? Zonk.

  Viral! Mobil Disulap Jadi Toko Juice Berjalan, Inspirasi Dagang Milenial Kekinian

Ris­man mem­beri cap­tion tegas:
“Intinya harus selalu hati-hati jan­gan mudah per­caya sama orang baru.”
Lengkap den­gan tagar: #warungsem­bako

Komen­tar dari neti­zen pun ramai memenuhi kolom. Banyak yang setu­ju bah­wa keja­di­an seper­ti ini marak dan sudah banyak kor­ban.

Bayu S: “Bukan soal mahal­nya, tapi isi kon­ten yg mem­berikan edukasi pd para peda­gang agar selalu hati2 ter­hadap pem­be­li yg baru dike­nal.”

Duma Sari: “Sebe­tul­nya itu kon­ten bukan masalah har­ga, yg per­lu kita ketahui hati-hatinya sama orang. Jan­gan mudah per­caya, apala­gi itu orang cuma lewat saja… Itu hanya mengin­gatkan hati, itu pent­ing cuy!”

  Rapat Bahas Kinerja BPJS Digelar di Kementerian Keuangan

Mbok Yuk: “Seba­gai peda­gang memang harus berhati-hati agar tidak mudah terke­coh kata pem­be­li. Modus­nya biasanya ingin mem­bawa kabur barang yang dibeli tan­pa bayar 😥”

Muji­lan: “Betul BPK peda­gang ini, kare­na kakak saya belum lama ini ketipu, keja­di­an­nya seper­ti ini, dan kor­ban­nya sudah banyak.”

Peda­gang lain pun menyam­but baik kon­ten edukatif ini seba­gai ben­tuk sal­ing mengin­gatkan. Ada juga yang mem­bagikan har­ga rin­cian barang belan­ja si pem­be­li mis­terius:

Jarum Cok­lat: Rp160.000

Kopi hitam 10 bungkus: Rp18.000

Gula pasir 1 kg: Rp20.000

Mie rebus 10 bks: Rp30.000
Total: Rp228.000

 

Terny­a­ta, jum­lah­nya tidak sedik­it, cukup bikin jan­tun­gan kalau sam­pai benar-benar kabur!

Pesan Moral:
Buat para peda­gang, baik itu warung kecil, toko kelon­tong, hing­ga kios di pasar, jan­gan mudah per­caya den­gan pem­be­li baru, apala­gi yang sok akrab dan pakai alasan mau ambil uang di motor atau mobil. Selalu pastikan pem­ba­yaran lang­sung sebelum barang kelu­ar toko.

  Murah! Rumah Idaman Dekat Mall Chandra Natar, Cuma 330 Juta!

Ingat, senyum boleh, ramah harus, tapi tetap was­pa­da itu wajib!
Lebih baik kehi­lan­gan pem­be­li bermodus, dari­pa­da kehi­lan­gan barang dagan­gan hasil ker­ja keras.

Ayo bagikan kisah ini!
Jan­gan sam­pai peda­gang lain kena batun­ya gara-gara modus lama den­gan gaya baru. “Batang dibawa, duit­nya entah di mana” bukan lagi ceri­ta lucu, tapi luka dom­pet sesung­guh­nya.

Kalau kamu per­nah men­gala­mi hal seru­pa, tulis di kolom komen­tar, biar kita sal­ing jaga dan sal­ing ingatkan!.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *