Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Investigasi

Mis Ngamuk di SPBU Desa Kuala Satong Daerah Ketapang Miliki Kode 64.78808

974
×

Mis Ngamuk di SPBU Desa Kuala Satong Daerah Ketapang Miliki Kode 64.78808

Sebarkan artikel ini

Keta­pang, SniperNew.id — Berdasarkan infor­masi yang terse­dia, SPBU di Desa Kuala Satong, Kabu­pat­en Keta­pang, Kali­man­tan Barat, memi­li­ki kode 64.78808. Ala­mat lengkap­nya adalah Jl. Raya Siduk Kuala Satong Matan, Kamis (27/2/2025).

  Baru Seumur Jagung, Aspal Jalan Bedug–Grobog Kulon Rp542 Juta Sudah Retak, DPUPR Kabupaten Tegal Disorot

Seo­rang ibu yang dike­nal den­gan pang­gi­lan sehari-hari Ibu Mis melu­ap­kan kemara­han­nya di SPBU Desa Kuala Satong sete­lah tidak men­da­p­atkan satu pun jeriken BBM meskipun sudah men­gantri sejak pagi hing­ga siang. Dalam reka­man yang beredar, Ibu Mis ter­li­hat mem­bawa tiga jeriken, dua di antaranya berka­p­a­sitas 5 liter, namun upayanya untuk men­da­p­atkan BBM tidak mem­buahkan hasil. Ia mengkri­tisi kebi­jakan SPBU yang diduga lebih mem­pri­or­i­taskan pengisian BBM dalam jum­lah besar meng­gu­nakan drum, sehing­ga war­ga kecil seper­ti dirinya tidak keba­gian.

“Kami sudah antre lama, dari pagi sam­pai siang, satu jeriken pun tak dap­at! Tapi yang pakai drum bisa lang­sung isi!” serun­ya den­gan nada kece­wa.

  FPII Lampung Jalin Silaturahmi ke SMKN 9, Dorong Penguatan Transparansi Dana BOS

Masyarakat sek­i­tar juga men­geluhkan hal seru­pa. Mere­ka meni­lai dis­tribusi BBM di SPBU ini tidak adil dan mem­inta adanya pen­gawasan ketat agar BBM bersub­si­di benar-benar sam­pai kepa­da mere­ka yang berhak.

Kasus seper­ti ini bukan per­ta­ma kali ter­ja­di, sehing­ga banyak war­ga berharap ada inter­ven­si dari pemer­in­tah atau Per­t­a­m­i­na untuk men­ert­ibkan SPBU yang diduga lebih menguta­makan pem­be­li besar.

Masyarakat yang men­gala­mi keja­di­an seru­pa bisa mela­porkan­nya ke BPH Migas, Per­t­a­m­i­na, atau pihak kepolisian agar ada tin­dakan tegas ter­hadap SPBU yang bermain curang, dimana rata rata dari jum­ber sam­pai ke SPBU dan SPBN banyaknya bermain curang kata ibu Mis kalo melayani masyarakat pakai Ken san­gat sulit tapi kalau mengisi Drum beralasan rekom yang tidak jelas.

  Suara Wali Murid Bongkar Masalah Dana BOS SMKN 9

“Bisa kok melayani pake jeriken dari paki sam­pai sore tidak di isi kata ibu mis yang menga­muk di SPBU Kuala Satong,” ungkap­nya kepa­da awak media ini.

Penulis: (Juma­di)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *