Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Peristiwa

Miris Kematian Bayi Perempuan di Batu Bara Tak Kunjung Terungkap

912
×

Miris Kematian Bayi Perempuan di Batu Bara Tak Kunjung Terungkap

Sebarkan artikel ini

Batu Bara, Snipernew id - Peri­s­ti­wa tragis meng­gun­cang masyarakat Keca­matan Medang Deras, Kabu­pat­en Batu Bara, pada hari Sab­tu, 09 Maret 2024.

Sek­i­tar pukul 14.00 WIB, Polsek Medang Deras men­da­p­atkan lapo­ran dari masyarakat ten­tang pen­e­muan may­at bayi perem­puan yang men­ga­pung di ali­ran iri­gasi Simod­ong, kom­plek Dusun Sabar, Desa Pakam Raya.

  Truk Pertamina Terbalik, Pasir Hayam Dilanda Kobaran Api Hebat

May­at bayi terse­but per­ta­ma kali dite­mukan oleh seo­rang petani berna­ma Nel­son Pasaribu (40 tahun) bersama anaknya, Marko Pasaribu (15 tahun).

Ked­u­anya sedang men­jala ikan dan men­cari lobar di ali­ran iri­gasi terse­but keti­ka men­e­mukan jasad bayi yang sudah tidak bernyawa.

Segera sete­lah itu, Nel­son men­gangkat may­at bayi terse­but ke tepi dan mem­inta ban­tu­an kepa­da kepala Dusun setem­pat.

Pihak kepolisian dari Polsek Medang Deras bersama den­gan tim iden­ti­fikasi dari Pol­res Batu Bara, petu­gas kese­hatan dari puskesmas, ser­ta kepala Dusun lang­sung mengevakuasi may­at bayi untuk dibawa ke RSUD Batu Bara.

Berdasarkan pemerik­saan medis awal, bayi terse­but diperki­rakan beru­sia sek­i­tar 28 hing­ga 30 ming­gu saat dite­mukan.

  DPC LAKI Laskar Anti Korupsi Indonesia Ketapang Minta Tipkor Tindak Dugaan  Korupsi Perisa Lelang Proyek Renovasi Terminal Bandar Udara Rahadi Oesman

Dugaan semen­tara menye­butkan bah­wa bayi malang terse­but kemu­ngk­i­nan besar dibuang oleh orang tuanya.

Namun, sete­lah Tujuh bulan lama nya sejak peri­s­ti­wa ini ter­ja­di, kasus ini masih belum terungkap.

Pihak kepolisian Polsek Medang Deras di bawah pimp­inan AKP Abdi Tansar belum berhasil men­gungkap sia­pa pelaku yang tega mem­buang bayi terse­but hing­ga menye­babkan kema­tian­nya.

Kega­galan ini menim­bulkan keke­ce­waan dan kri­tik dari masyarakat setem­pat ser­ta media lokal.

Masyarakat mem­per­tanyakan kin­er­ja Polsek Medang Deras dalam menan­gani kasus ini.

Banyak yang merasa bah­wa lam­bat­nya pros­es pen­gungka­pan menun­jukkan keti­dak­mam­puan pihak kepolisian setem­pat dalam men­jalankan tugas­nya, teruta­ma di bawah kepemimp­inan AKP Abdi Tansar.

Hing­ga saat ini, belum ada perkem­ban­gan berar­ti dalam penye­lidikan kasus ini, meskipun sudah berlang­sung tujuh bulan lama nya.

  Diduga Charger HP Picu Kebakaran, Rumah Warga Banyurip Nyaris Ludes Berita Peristiwa

Desakan untuk men­copot jabatan Kapolsek Medang Deras mulai dis­uarakan oleh berba­gai pihak.

Mere­ka menun­tut agar pene­gak hukum yang lebih kom­pe­ten segera meng­gan­tikan AKP Abdi Tansar untuk memas­tikan kasus ini dap­at segera terungkap, dan pelaku yang mem­buang bayi terse­but bisa segera diadili.

Hing­ga beri­ta ini ditayangkan, Kapolsek Medang Deras belum dap­at dikon­fir­masi terkait kri­tik dan tun­tu­tan yang semakin san­ter beredar.

Kasus kema­t­ian bayi perem­puan yang belum ter­pec­ahkan ini men­ja­di luka men­dalam bagi masyarakat Medang Deras, yang berharap ada kead­i­lan dan pene­gakan hukum yang tegas bagi pelaku keja­hatan ini. (Bas­t­ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *