Berita Hukum

Miliaran Rupiah Kerugian Keuangan PT Angkasa Pura II dan Indikasi Dua Kegiatan Fiktif Jadi Temuan BPK

317
×

Miliaran Rupiah Kerugian Keuangan PT Angkasa Pura II dan Indikasi Dua Kegiatan Fiktif Jadi Temuan BPK

Sebarkan artikel ini

Medan//Snipernew id — Badan Pemerik­sa Keuan­gan Repub­lik Indone­sia (BPK RI), men­e­mukan dugaan keru­gian keuan­gan PT Angkasa Pura II (PT AP II) hing­ga mil­iaran rupi­ah pada 24 kegiatan, ter­ma­suk dua kegiatan diantaranya terindikasi fik­tif.

Dugaan keru­gian keuan­gan perusa­haan BUMN yang nilainya cukup sig­nifikan terse­but ter­ja­di pada PT AP II, anak perusa­haan dan instan­si terkait lain­nya di wilayah Ban­ten, Sumat­era Utara, Jawa Ten­gah, dan Kali­man­tan Barat Tahun Buku 2021 dan 2022.

Kasus dugaan keru­gian keuan­gan PT AP II ini terungkap ke pub­lik sete­lah BPK RI mer­ilis hasil audit­nya pada Lapo­ran Hasil Pemerik­saan (LHP) Nomor: 58/LHP/XX/11/2024 pada tang­gal 18 Novem­ber 2024.

BPK menye­but, penye­le­sa­ian piu­tang PT AP II sebe­sar Rp207,85 mil­iar berlarut-larut, dan out­stand­ing atau jatuh tem­po piu­tang Park­ing Sur­charge atau biaya tam­ba­han parkir LAG pada Ban­dara Kualana­mu sebe­sar Rp57,02 mil­iar belum jelas penye­le­sa­ian­nya.

PT AP II kehi­lan­gan kesem­patan mem­per­oleh pem­ba­gian pen­da­p­atan kons­esi atas kegiatan penan­ganan Ground Han­dling untuk maska­pai PT LAG pada tiga ban­dara, dan ker­jasama peman­faatan pasil­i­tas komer­sial pada PT AP II, PT APA, dan PT APS tidak sesuai keten­tu­an.

  Dana Desa Torgamba Disorot, Kades Diduga Rangkap Jabatan dan Tak Transparan

Pros­es rekon­sil­iasi data pemu­ng­utan JKP2U/CSC belum memadai dan Aplikasi SIGO seba­gai pen­dukung pen­gelo­laan pen­da­p­atan jasa usa­ha kar­go pada KC BHS belum diman­faatkan secara opti­mal.

Ker­jasama bis­nis terindikasi fik­tif atas pen­gi­r­i­man mate­r­i­al proyek PLTU Trans­former 2×3 MW Ampana pada PT APK merugikan keuan­gan perusa­haan sebe­sar Rp8,67 mil­iar.

Kegiatan jasa pener­ban­gan Char­ter den­gan meng­gu­nakan blok wak­tu atau Block­hour pada PT APK tidak dilak­sanakan sesuai den­gan per­jan­jian, dan ker­jasama pen­gi­r­i­man kar­go pada PT APK tidak dilak­sanakan sesuai den­gan per­jan­jian.

PT APK melak­sanakan ker­jasama bis­nis terindikasi fik­tif terkait proyek ben­dun­gan Sadawar­na Indra­mayu-Sub­ang paket 3 merugikan perusa­haan keuan­gan sebe­sar Rp1,69 mil­iar.

Ker­jasama antara PT APK den­gan PT STNS dalam proyek Han­dling dan pen­gi­r­i­man Scrap Kapal KM Pagaruyung disinyalir tidak sesuai keten­tu­an.

Kemi­traan strate­gis PT AP II dan GMR Air­port Con­sor­tium dalam pen­gelo­laan Ban­dar Udara Inter­na­sion­al Kualana­mu berpoten­si menim­bulkan per­masala­han hukum.

Pros­es penye­le­sa­ian per­jan­jian kons­esi jasa keban­daru­daraan (Tahun 2018 s/d saat ini) untuk dis­ep­a­kati antara PT AP II den­gan Direk­torat Jen­der­al Per­hubun­gan Udara Kementer­ian Per­hubun­gan berlarut-larut.

Pem­ba­yaran pre­mi atas tun­jan­gan Asur­an­si Pur­na Jabatan atau Aspur­jab tidak sesuai keten­tu­an sebe­sar Rp1,81 mil­iar, dan pem­ber­ian Insen­tif ker­ja pada PT AP II dan anak perusa­haan tidak mem­per­tim­bangkan kon­disi kin­er­ja perusa­haan.

  DPRD Medan Soroti Lemahnya Pendampingan Korban TPPO Anak

Penun­jukan lang­sung sewa kendaraan opera­sion­al pada Kan­tor Cabang Uta­ma Ban­dara Inter­na­sion­al Soekarno – Hat­ta (KCU BSH) PT AP II tidak sesuai keten­tu­an.

Pen­em­patan inves­tasi dana pen­si­un karyawan PT AP II belum mem­berikan hasil yang opti­mal dan beban pen­gelo­laan belum digu­nakan secara efisien, dan per­tang­gung­jawa­ban anggaran beban pemasaran tidak sesuai kepu­tu­san Direk­si PT AP II Nomor KEP.05.01/07/2012.

Pelak­sanaan per­jalanan dinas tidak sesuai per­at­u­ran direk­si sebe­sar Rp673,86 juta dan tidak sesuai den­gan jang­ka wak­tu penu­gasan sebe­sar Rp153,66 juta.

PT AP II menang­gung pem­ba­yaran klaim man­faat Tun­jan­gan Hari Tua atau THT Karyawan yang telah mema­su­ki masa pen­si­un yang tidak diba­yarkan oleh AJB Bumi­put­era 1992 min­i­mal sebe­sar Rp134,77 mil­iar.

Pen­gelo­laan aset/aktiva tetap pada PT AP II belum memadai, dan ter­da­p­at kema­ha­lan har­ga pada pelak­sanaan peker­jaan Air­port Pas­sanger Pro­cess­ing Sys­tem (APPS) dari PT AP II yang dilak­sanakan oleh Pihak Keti­ga sebe­sar Rp4,96 mil­iar.

Pen­gadaan peker­jaan jasa keber­si­han (Clean­ing Ser­vice) dan jasa tena­ga Avi­a­tion Secu­ri­ty (Avsec) tidak sesuai keten­tu­an.

Pem­ban­gu­nan Hotel Inte­grat­ed Build­ing berlarut-larut dan berpoten­si tidak dap­at dis­e­le­saikan sesuai per­jan­jian ker­ja sama.

Peker­jaan ter­dampak pan­de­mi Covid-19 berisiko mangkrak dan menim­bulkan Dis­pute den­gan Pihak Keti­ga ser­ta peren­canaan inves­tasi pada PT AP II belum didukung kajian kelayakan/feasibility study.

  Kasus Trisna Ginting Dikecam Mandek, Polsek Pancur Batu Dinilai Abaikan Prosedur

Keku­ran­gan vol­ume pada tujuh paket peker­jaan sebe­sar Rp2,66 mil­iar, pelak­sanaan atas empat paket peker­jaan tidak sesuai keten­tu­an, inves­tasi pada Ban­dara Jen­der­al Soedirman Wirasa­ba belum mem­berikan kon­tribusi, dan aset peker­jaan yang dis­er­ah­ter­i­makan belum diman­faatkan sebe­sar Rp14,43 mil­iar.

Sekadar infor­masi, PT AP II meru­pakan salah satu perusa­haan BUMN yang berg­er­ak dalam bidang usa­ha pelayanan jasa keban­daru­daraan dan pelayanan jasa terkait ban­dar udara.

PT APK juga perusa­haan BUMN yang meru­pakan perusa­haan kar­go dan logis­tik yang bernaung di bawah PT Angkasa Pura Indone­sia atau yang sebelum­nya dike­nal seba­gai InJour­ney (sebelum­nya gabun­gan dari Angkasa Pura I dan II), yang meru­pakan Hold­ing BUMN di sek­tor avi­asi dan pari­wisa­ta.

PT APA adalah anak perusa­haan PT AP II yang didirikan den­gan fokus pada pen­gelo­laan kemi­traan strate­gis dan opera­sion­al di ban­dara ter­ten­tu, salah sat­un­ya adalah Ban­dara Inter­na­sion­al Kualana­mu. Perusa­haan ini meru­pakan bagian dari BUMN dan berg­er­ak di bidang jasa keban­daru­daraan dan jasa terkait lain­nya.

Hing­ga beri­ta ini dipub­likasikan, Senin (24/11/2025), pihak PT Angkasa Pura II belum terkon­fir­masi untuk dim­intai keteran­gan­nya terkait kasus yang diduga meli­batkan sejum­lah pihak terse­but. (Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *