Manado, SniperNew.id — Komitmen Pemerintah Jamin Rumah Ibadah Bebas Sengketa Tanah! Langkah nyata kembali diperlihatkan oleh Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), H. Nusron Wahid, dalam kunjungan kerjanya ke Sulawesi Utara (Sulut), Rabu (17/7/2025). Dalam sebuah momen bersejarah, Menteri Nusron menandatangani Nota Kesepahaman dan Perjanjian Bersama dengan para pemuka agama se-Sulut untuk menjamin kepastian hukum tanah rumah ibadah.
Acara yang berlangsung di Wisma Graha Bumi Beringin, Manado, turut dihadiri oleh Gubernur Sulut, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Komaling dan Wakil Gubernur Dr. Victor Mailangkay, SH., MH., serta tokoh-tokoh dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), Sinode GMIM, Gereja Katolik, dan KGPM.
“Ini bukan sekadar kunjungan kerja. Ini adalah bentuk konkret kehadiran negara dalam memastikan rumah ibadah berdiri di atas tanah yang sah secara hukum,” tegas Menteri Nusron. Ia juga menyerahkan sertifikat tanah wakaf dan aset Pemprov Sulut sebagai bukti komitmen penuh pemerintah pusat.
Program strategis ini merupakan bagian dari transformasi layanan pertanahan nasional, yang meliputi verifikasi ketat, penerbitan sertifikat, dan digitalisasi data tanah wakaf. Harapannya, rumah ibadah bisa berfungsi optimal tanpa dibayangi sengketa.
Gubernur Sulut menyambut antusias inisiatif ini. “Kepastian hukum atas rumah ibadah adalah pondasi kerukunan umat di daerah kami. Ini juga akan memperkuat arah pembangunan Sulut yang damai dan bermartabat,” ujar Yulius Komaling.
Senada, Wakil Gubernur Victor Mailangkay menilai nota kesepahaman ini sebagai terobosan besar dalam tata kelola pemerintahan yang inklusif dan transparan.
Tak hanya menjamin legalitas tanah rumah ibadah, kerja sama ini juga akan mempercepat penerbitan sertifikat tanah, mendorong literasi hukum masyarakat, dan mempererat sinergi antara pemerintah, tokoh agama, serta masyarakat.
Acara ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah penuh kehangatan, memperlihatkan simbol kuat kolaborasi lintas iman demi tanah yang tertib, damai, dan bersertifikat.
(Laporan: Zakha | snipernew.id)













